Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementasi Quadruple Helix Untuk Membentuk Creative Enterprenuer Network Bagi Umkm Olahan Tahu Di Kabupaten Kediri Khusniyah Khusniyah; Dwi Apriyanti Kumalasari
JURNAL EKUIVALENSI Vol. 6 No. 2 (2020): JURNAL EKUIVALENSI
Publisher : LPPM dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Jatim berkembang besar Selama kurun waktu 2006-2016. Quadruple Helix merupakan salah satu pilar utama mendorong tumbuhnya UMKM dan menjadi salah program trobosan baru untuk UMKM guna meninggkatkan kualitas produk dan SDM. Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi kendala tumbuh kembang, potensi, serta peranan UMKM yang berbasis olahan tahu dalam mendukung perekonomian Kabupaten Kediri berdasarkan konsep Quadruple Helix dan Enterprenuer Network Metode Penelitian Data data primer dan data sekunder.Data primer diperoleh melalui wawancara pelaku UMKM olahan tahu dan dinas (SKPD) yakni Dinas Koperasi dan UMKM serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Data sekunder diperoleh sumber literatur dan hasil penelitian terkait dengan topik penelitian ini. Hasil Penelitian di kecamatan Banyakan dan kecamanatan Grogol yaitu belum ada pendampingan dari pemerintah dan universitas untuk membantu UMKM dalam meningkatkat inovasi produk olahan tahu, promosi hampir tidak ada baik secara offline (pameran) ataupun Online Kesimpulan implementasi quaduple helix untuk membentuk creative enterprener network bagi UMKM tahu dan olahan tahu belum terlaksana karena belum terjadi kerjasama yang baik. Kata kunci : Quadruple Helix, Enterprenuer Network, olahan tahu, UMKM
ANALISA PERBANDINGAN NILAI EKONOMI TEBU DAN PRODUKTIVITAS BUDIDAYA TEBU MENGGUNAKAN TRICHOGRAMMA SPP SEBAGAI MUSUH ALAMI HAMA DI KECAMATAN KANDAT KABUPATEN KEDIRI Dwi Apriyanti Kumalasari; Hermus Ariadi; Khusniyah; Stevanus Gatot Supriyadi; Indana Mardatilla
Fruitset Sains : Jurnal Pertanian Agroteknologi Vol. 10 No. 05 (2022): Desember: Ilmu Pertanian
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahunnya kebutuhan gula di Indonesia selalu meningkat sehingga peluang bisnis untuk komoditas tebu sangat menjanjikan bagi petani tebu. Tersedianya lahan subur serta kebutuhan penunjuang seperti air dan pupuk yang melimpah , dapat meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi tanaman tebu. Namun masih  terdapat beberapa hal yang dapat merugikan petani dalam berbudidaya tanaman tebu , yaitu adanya serangan hama penggerek. Serangan dari hama ini dapat menurunkan produktivitas dan nilai ekonomi. Oleh karena itu harus segera dilakukan penanganan hama. Salah satu cara penanganan hama ialah dengan cara penggunaan musuh alaminya yaitu serangga Trichogramma spp. dipilihnya Trichogramma spp sebagai agen penananganan hama karena sifatnya yang ramah lingkungan, tidak merusak ekosistem serta biayanya yang murah. Karena minimnya informasi serta pengetahuan dalam pengaplikasian Trichogramma spp ,menyebabkan produktivitas dan nilai ekonomi dari usaha petani tebu masih belum maksimal. Maka dari itu, untuk memaksimalkan usaha tani tebu, informasi terkait pengaplikasian Trichogramma spp sebagai musuh utama hama penggerek sangastlah penting sehingga akan dapat meninkatkan produktivitas tebu sebanyak 11% dan nilai ekonomi sebanyak Rp 31.665.250 per hektarnya.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBIBITAN TANAMAN STROBERI PADA KARANG TARUNA 86 DESA SEMANDING-PARE-KEDIRI Dwi Apriyanti Kumalasari; CHITRA DEWI YULIA CHRISTIE; NIA AGUS LESTARI; Novi Priyambodo; Hasbi Ashshiddiqi W K; Khusniyah Khusniyah; Imam Suhaimi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v1i2.517

Abstract

Abstrak Tanaman stroberi merupakan tanaman buah herba, dimana tanaman ini dahulunya sulit dikembangkan didaerah tropis seperti di Indonesia, tanaman ini menyukai suhu dingin. Akan tetapi seiring dengan perkembangan keilmuan dan teknolologi, tanaman stroberi dapat dibudidayakan didaerah tropis dan di Indonesia sekarang ini sudah banyak yang melakukan pembudidayaan terhadap tanaman ini. Pembudidayaan tanaman ini tidaklah terlepas dari pembibitan, untuk pembibitan tanaman ini dapat dilakukan melalui vegetative maupun generative. Sosialisasi dan pelatihan terhadap masyarakat mengenai pembibitan ini akan menjadi penting dan dapat menambah pengetahuan serta lebih mendekatkan tanaman stroberi pada masyarakat, dalam hal ini masyarakat disini ialah Karang Taruna 86 Desa Semanding-Pare-Kediri. Semua peserta mampu mempraktekkan pembibitan strawberi baik menggunakan persemaian biji, maupun menggunakan tunas baru. Peserta mengaku senang dengan acara PKM tersebut karena menambah wawasan pengetahuan dan menambah keahlian pemuda pemudi karang taruna. Kata kunci: Sosialisasi Pembibitan, Tanaman Stoberi, Pelatihan Pembibitan, Karang Taruna. Abstract Strawberry plant is a herbaceous fruit plant, where this plant was previously difficult to develop in tropical areas such as Indonesia, this plant likes cold temperatures. However, along with scientific and technological developments, strawberry plants can be cultivated in the tropics and in Indonesia now many have cultivated this plant. Cultivation of this plant can not be separated from nurseries, for breeding this plant can be done through vegetative or generative. Socialization and training to the community regarding this nursery will be important and can increase knowledge and bring strawberry plants closer to the community, in this case the community here is Karang Taruna 86 Semanding-Pare-Kediri Village. All participants were able to practice breeding strawberries either using seed nurseries or using new shoots. Participants admitted that they were happy with the PKM event because it added insight to knowledge and increased the skills of youth and youth organizations. Keyword: Nursery Socialization, Strawberry Plants, Nursery Training, Youth Organizations.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGOLAHAN MANGGA MENJADI SARI BUAH MANGGA MILENIAL PADA KARANG TARUNA DAN IBU-IBU PKK RT 68 DESA SEMANDING KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Dwi Apriyanti Kumalasari; Nia Agus Lestari; Chitra Dewi Yulia Christie; Hasbi Ashshiddiqi W.K; Khusniyah Khusniyah; Novi Dwi Priambodo; Imam Suhaimi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v2i1.639

Abstract

Mangga merupakan buah favorit yang banyak dikonsumsi masyarakat baik dalam bentuk segar maupun dalam bentuk jus. Kandungan gizi yang ada dalam buah mangga juga dinilai cukup tinggi untuk dikonsumsi setiap harinya. Mangga podang urang merupakan salah satu jenis mangga lokal dari daerah Kediri yang menjadi potensi unggulan daerah. Keberlimpahan hasil buah mangga podang urang serta menurunnya distribusi penjualan dari mangga akibat pandemi covid19 menjadi salah satu masalah yang harus dipecahkan. Solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdian masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Kahuripan Kediri adalah dengan melakukan pengolahan manga podang urang menjadi minuman sari buah milenial. Sehingga dilakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan dalam pengolahan mangga podang urang menjadi minuman sari buah milenial yang dapat meningkatkan pengetahuan karang taruna dan ibu-ibu PKK RT 68 Desa Semanding serta dapat menjadi solusi dalam menambah pendapatan masyarakat yang terkena dampak dari pandemi covid19 ini. Abstract Mango is a favorite fruit that is consumed by many people, both in fresh from and in the form of juice. The nutritional content in mangoes is also considered high enough to be consumed every day. Manggo of podang urang is one of the local mango species from Kediri area which is a regional superior potential. The abundance of podang urang mango fruit and the declining distribution of sales of mangoes due to the pandemic of covid19 are among the problems that must be solved. The solution offered by the community service team of the Faculty of Agriculture University of Kahuripan Kediri is to process mango of podang urang into millenial fruit juice drinks. So that community service is carried out by conducting socialization and training in processing mango podang urang into millennial fruit juice which can increase the knowledge of youth groups and PKK women RT 68 Semanding village and can be a solution in increasing the income of people affectes by ths pandemic of covid19.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DAN KOTORAN TERNAK MENJADI PUPUK ORGANIK PADA KARANG TARUNA 86 DESA SEMANDING KECAMATAN PARE KABUPATEN KEDIRI Dwi Apriyanti Kumalasari; Nia Agus Lestari; Chitra Dewi Yulia Christie; Hasbi Ashshiddiqi W.K; Khusniyah Khusniyah; Novi Dwi Priambodo; Imam Suhaimi; Adi Luqman Hakim; Sussanti Sussanti; M. Nurul Khusnun
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Abdikmas
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/abdikmas.v2i2.763

Abstract

Sampah rumah tangga adalah sisa pembuangan dari aktifitas rumah tangga berupa sisa makanan, kemasan, dan bahan-bahan lain sisa konsumsi manusia. Sedangkan kotoran ternak adalah sisa olahan makanan ternak yang berasal dari sapi, ayam, kambing, dan bebek. Kotoran ternak dan sampah rumah tangga mampu menimbulkan bau tidak sedap dan merusak pemandangan bahkan mampu menimbulkan penyakit. Umumnya sampah tersebut dibuang tanpa mengalami pengolahan lebih lanjut untuk dimanfaatkan. Tim pengabdian masyarakat Fakultas Pertanian Universitas Kahuripan Kediri memberikan tawaran solusi pengolahan sampah rumah tangga dan kotoran ternak menjadi bermanfaat. Sehingga kami melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan dalam pengolahan sampah rumah tangga dan kotoran ternak menjadi kompos yang bermanfaat sebagai media pemupukan tanaman sekitar rumah untuk karang taruna dan ibu-ibu PKK RT 68 Desa Semanding. Selain itu upaya ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat di era covid 19.
THE ROLE OF COOPERATIVES IN IMPROVING THE RURAL ECONOMY: A LITERATURE ANALYSIS Khusniyah; Eyad Saleh Bani-Domi; Iyad Abdallah Al- Shreifeen
INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS Vol. 1 No. 3 (2024): INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS (IJEFE)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cooperatives are often regarded as the backbone of the rural economy, contributing significantly to the improvement of the socio-economic welfare of its people. The study method in this research uses the literature method. The results show that cooperatives have substantial potential to support rural economic development and diversification, but also require a strategic approach and appropriate policy support to fully realise their contribution. The conclusion of this study confirms the importance of cooperatives in accelerating rural development and calls for more effective and coordinated development efforts.
KAJIAN POTENSI PEMANFAATAN BIOMASSA LIMBAH PERTANIAN UNTUK MEWUJUDKAN EKONOMI BERKELANJUTAN Dwi Apriyanti Kumalasari; Khusniyah Khusniyah; Zeni Zainal Muis
Jurnal Salome : Multidisipliner Keilmuan Vol. 3 No. 6 (2025): JULI
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out the extent of the application of Sustainable Economic Innovation through the Utilization of Agricultural Waste as Renewable Energy. This research method is qualitative with descriptive analysis All data used in this study are sourced from books, encyclopedias, journals, magazines, newspapers, and other literature materials because it is a literature review. The results of this study are that the potential of agricultural waste in Indonesia as a source of renewable energy is really extraordinary. With the right technology management, policy support, and stakeholder synergy, this potential can be transformed into clean energy, reduce emissions, strengthen the village economy, and increase national energy security.