Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

CAMPUR KODE BAHASA SANGER DIALEK SIAU DALAM PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI DESA BUHIAS KECAMATAN SIAU TIMUR SELATAN Yulicia Tampilang; Theresye Wantania; Susan Monoarfa
KOMPETENSI Vol. 2 No. 10 (2022): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan campur kode bahasa sanger dialek siau dalam penggunaan Bahasa Indonesia di Desa Buhias Kecamatan Siau Timur Selatan Kabupaten Siau Tagulandang Biaro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah informan bahasa Sanger dialek Siau yang berdomisili di desa Buhias Kecamatan Siau Timur Selatan. Untuk mengumpulkan data, teknik yang digunakan adalah teknik rekam, teknik catat, teknik simak.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Campur kode dalam bentuk kata bahasa Sanger dialek Siau dalam penggunaan bahasa Indonesia adalah 71,44% campur kode dalam bentuk frasa bahasa Sanger dialek Siau dalam penggunaan bahasa Indonesia adalah 28,55%. 2) Dari segi bentuk tuturan (1) aparat desa bercampur kode kata bahasa Sanger dialek Siau 33,33 % dan frasa 66,66 % dalam penggunaan bahasa Indonesia. Pada tuturan (2) ibu-ibu rumah tangga bercampur kode kata bahasa Sanger dialek Siau 73,33 % dan frasa 26,66 % dalam penggunaan bahasa Indonesia. Pada tuturan (3) aparat desa dan masyarakat bercampur kode kata bahasa Sanger dialek Siau 81,25 % dan frasa 18,75 % dalam penggunaan bahasa Indonesia. Pada tuturan (4) Ibu-ibu rumah tangga bercampur kode kata bahasa Sanger dialek Siau 81,81 % dan frasa 18,18 % dalam penggunaan bahasa Indonesia. (5) Remaja bercampur kode kata bahasa Sanger dialek Siau 87,5 % dan frasa 12,5 % dalam penggunaan bahasa Indonesia. 3) Dari segi makna tuturan memuat tindak tutur mengundang, memuat tindak tutur menyatakan, memuat ajakan, memuat tindak tutur bertanya.
KEMAMPUAN MENYIMAK TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUALSISWA KELAS VIII SMP SATAP NEGERI 1 NANUSA Susan Binambuni; Thelma I. M. Wengkang; Theresye Wantania
KOMPETENSI Vol. 3 No. 1 (2023): KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Seni
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan menggunakan pendekatan penelitian tindakan. Tujuan studi tindakan kelas ini adalah untuk mengatasi masalah keterampilan mendengarkan. Karena masih banyak guru yang takut menggunakan media tersebut, maka situasi sebenarnya yang ada di kalangan siswa kelas VIII di SMP Satap Negeri 1 Nanusa masih kurang. Media audio visual serta taktik kerja kelompok digunakan. Penelitian ini diawali dengan hasil fundamental dan dua siklus. Efektivitas setiap siklus diukur dengan mengamati dan mengukur aktivitas dengan dua cara: evaluasi produk dan evaluasi proses. Sedangkan data hasil kapasitas mendengarkan metode kerja kelompok melalui media audio visual dianalisis dengan mendeskripsikan nilai rata-rata siklus untuk mencapai taraster pembelajaran sebesar 75%. Pada pengamatan pertama, rata-rata hasil kelas sebesar 69,44 persen, dan rata-rata kemampuan menyimak pada siklus I sebesar 75,125 persen, namun sebesar 87,50 persen pada siklus II. Berdasarkan hasil 1 dan 2, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (1) Kemampuan mendengarkan menggunakan proses kerja kelompok media audio visual di kelas VIII SMP Satap Negeri 1 Nanusa cukup baik; dan (2) Penggunaan media audio visual dalam meningkatkan kapasitas mendengarkan sangat berhasil.