Dudi Suprihadi
Institut Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsepsi Kepemimpinan Pendidikan Dalam Islam Jonisar; Syatiri Ahmad; Tentri Septiyani; Asmawati; Dudi Suprihadi
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 5, No. 4, October 2022
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v5i4.338

Abstract

Tulisan ini bertujuan mengkaji konsepsi kepemimpinan pendidikan dalam Islam. Dalam hal ini disimpulkan bahwa Kepemimpinan merupakan suatu proses kegiatan seseorang untuk mempengaruhi, menggerakkan dan mengkoordinasikan individu atau kelompok agar terwujud hubungan kerjasama dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pemimpin pendidikan (sekolah) harus memiliki beberapa keterampilan. Pertama, kemampuan mengorganisir dan membantu staf dalam merumuskan perbaikan program pembelajaran. Kedua, kemampuan memupuk kepercayaan diri guru dan staf. Ketiga, kemampuan membangun kerjasama dalam pengembangan program supervisi. Keempat, kemampuan mendorong partisipasi staf dalam usaha mencapai tujuan sekolah. Pemimpin adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab besar dalam sebuah organisasi atau kehidupan bermasyarakat, menjadi seorang pemimpin harus memiliki yang berketinggian dalam berkehidupan sehingga bisa dijadikan teladan oleh anggotanya. Dalam Islam sendiri disampaikan kepada Umat agar menjadi pemimpin yang sesuai dengan syariat yang ada pada ajaran agama Islam, yang selanjutnya menuju kepemimpinan Islami, yaitu kepemimpinan yang lebih mengarah pada tuntunan pendidikan agama Islam dengan prinsip-prinsip yang telah ada dalam Al-Quran dan keteladanan dari Rasulullah Saw.
Pengembangan Media Pembelajaran Online Interaktif Menggunakan Virtual Reality Video 3600 Pada Materi Sistem Tata Surya Kelas Vl Sekolah Dasar Irdam Denni; Neli Rismayanti; Dudi Suprihadi; Aceng Ahmad Rodian Susila; Demmy Dharma Bhakti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107283

Abstract

Learning at SDN 4 Caringin still uses textbooks with lecture and discussion methods so that students have difficulty in understanding abstract material resulting in difficult and boring lessons. This researcher aims to develop interactive online learning media using Virtual Reality video 3600 for solar system material and test the feasibility of this learning media. The research method used is R&D with the ADDIE model. Media development was studied on sixth grade elementary school students at SDN Caringin 4 with the research method used is R&D (Research and Development) with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The results of this media development obtained a value of 96% and 98% from media experts so that the media is suitable for use with revisions, the value from material experts obtained 98% so that the material is suitable for use without revision. The results of the learning media trial on students on a large scale obtained a value of 95% so it can be concluded that it is suitable for use as a learning media.Pembelajaran di sekolah SDN 4 Caringin masih menggunakan buku paket dengan metode ceramah dan diskusi sehingga peserta didik kesulitan dalam memahami materi yang bersifat abstrak mengakibatkan pelajaran sulit dipahami dan membosankan. Peneliti ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran online interaktif menggunakan Virtual Reality  video 3600  untuk materi sistem tata surya dan menguji kelayakan dari media pembelajaran ini. Metode peneltian yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE.  Pengembangan media diteliti kepada siswa Sekolah Dasar kelas VI di SDN Caringin 4 dengan Metode peneltian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil dari pengembangan media ini diperoleh nilai 96% dan 98% dari ahli media sehingga media layak digunakan dengan revisi, nilai dari ahli materi memperoleh 98% sehingga materi layak digunakan tanpa revisi. Hasil uji coba media pembelajaran terhadap peserta didik dengan skala besar mendapatkan nilai 95% sehingga dapat disimpulkan layak digunakan sebagai media pembelajaran.