Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membangun Usaha Dengan Olah Sampah Rumah Tangga ( “Dulu Sampah Sekarang Berkah “) Di Nagari Koto Laweh, Kab. Solok Esi Sriyanti; Nurhayati Nurhayati; Afni Yeni; Siska Yulia Defitri
Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Vol. 2 No. 1 (2023): Januari : Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri
Publisher : Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.725 KB) | DOI: 10.58192/sejahtera.v2i1.385

Abstract

Dalam kondisi perekonomian sulit sekarang ini, pasca pandemi covid 19 sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Seiring itu permasalahan sampah menjadi permasalahan dimana –mana yang sangat meresahkan masyarakat. Pengabdian ini difokuskan mengajak masyarakat Koto Laweh yang menjadi objek pengabdian masyarakat untuk bisa membangun usaha mengolah sampai di Nagari Koto Laweh Kab solok yang sangat meresahkan tersebut. Metode pengadian dilakukan Sosialisasi dilakukan dengan tatap muka di aula kantor wali nagari Koto Laweh Demo cara pembuatan Komposter ( alat pengolahan sampahorganik menjadi pupuk.Pupuk yang dihasilka dapat digunakan untuk tanaman dan dijual untuk menambah penghasilan keluarga.
Meningkatkan Kepuasan Kerja Melalui Kinerja dan Kesehatan Pegawai : Studi Empiris pada RSUD Arosuka Afni Yeni; Ida Nirwana; Gita Marantika
Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Manajemen, Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jumbiku.v5i3.6085

Abstract

This study aims to explore the impact of work enhancement and employee benefits on job satisfaction among personnel at RSUD Arosuka. The concern arose from the hospital's choice to reduce the number of daily contract workers, leading to increased workloads and heightened job complexity. By employing a quantitative survey approach, this research collected data from a sample of 60 contract employees at RSUD Arosuka, selected using a Simple Random Sampling technique. The analysis utilized multiple linear regression, classical assumption tests (including normality, multicollinearity, autocorrelation, and heteroscedasticity), as well as hypothesis testing (t-test and F-test). The findings indicate that the Work Improvement variable (X1) does not significantly influence Job Satisfaction (Y) on an individual basis, as shown by a t-count value less than the t-table (0.509 < 1.672) and a significance value exceeding 0.05 (0.613 > 0.05). In contrast, the Employee Welfare variable (X2) reveals a significant individual effect on Job Satisfaction (Y), with a t-count value greater than the t-table (2.348 > 1.672) and a significance value lower than 0.05 (0.022 < 0.05). Nevertheless, when both Work Improvement (X1) and Employee Welfare (X2) are assessed together, they considerably affect Job Satisfaction (Y), as demonstrated by an F-count value exceeding the F-table (4.589 > 3.156) and a significance value below 0.05 (0.014 < 0.05).
Edukasi Green Finance untuk Mendukung Praktik Usaha Berkelanjutan pada UMKM Dede Rustaman; Anggita Permata Yakup; Muhammad Rispan Affandi; Ramadhani Kirana Putra; Afni Yeni
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Mei 2026 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan isu keberlanjutan global mendorong pelaku usaha, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk mengadopsi praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Namun demikian, tingkat literasi pelaku UMKM terhadap konsep green finance masih relatif rendah, sehingga implementasi praktik usaha berkelanjutan belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas UMKM dalam mengimplementasikan prinsip green finance sebagai strategi mendukung keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan interaktif, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar green finance, pengelolaan keuangan berbasis lingkungan, akses pembiayaan hijau, serta strategi implementasi pada operasional UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta, yang ditunjukkan melalui peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta mulai mampu mengidentifikasi peluang penerapan praktik ramah lingkungan dalam kegiatan usaha mereka, seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan penggunaan bahan baku berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi UMKM menuju praktik usaha yang lebih berkelanjutan dan berdaya saing. Ke depan, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan kolaborasi multi-stakeholder untuk memperluas implementasi green finance pada sektor UMKM secara lebih sistematis.