Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMASI PRODUKSI BIOGAS DARI LIMBAH CAIR TEMPE DENGAN VARIABEL INOKULAN FESES SAPI DAN EM Pratiwi Putri Lestari; Sukmawati Sukmawati; Putri Rizky; Rika Silvany; Dedy Sofyanto Simanjuntak
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13623

Abstract

Limbah cair tempe diperkirakan menghasilkan 200-300 liter per hari dari pengolahan 300 kg kedelai. Hingga kini, limbah ini hanya dibuang begitu saja ke lingkungan, menyebabkan polusi. Biogas berasal dari proses biodegradasi bahan organik oleh bakteri dalam kondisi anaerobik (tanpa udara). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan proses pembentukan biogas dengan menganalisis laju rata-rata pembentukan gas per hari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jerigen sebagai fermentor, selang sebagai distributor biogas, dan plastik sebagai media penyimpanan biogas. Bahan yang digunakan adalah limbah cair tempe, EM4, feses sapi, dan air. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa kondisi optimum untuk produksi biogas berada pada percobaan II dengan 250 ml limbah cair tempe, 250 ml feses sapi, dan 250 ml air, dan terjadi nyala api biru dengan hasil biogas sebesar 250 ml.
PEMANFAATAN KULIT JAGUNG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI SERAT FIBER PADA PEMBUATAN FIBERGLASS Pratiwi Putri Lestari; Sukmawati Sukmawati; Putri Rizky; Rika Silvay; Dedy Sofyanto Simanjuntak; Resti Ayu Ningrum
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v9i2.12265

Abstract

Serat kulit jagung memiliki nilai ekonomis yang tinggi, mudah didapat, dan dapat terdegradasi secara alami, berpotensi sebagai serat penguat komposit, sehingga mengatasi masalah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah serat alami dapat digunakan sebagai pengganti serat sintetis pada fiberglass dan untuk menentukan massa serat alami yang tepat untuk menghasilkan fiberglass yang paling kuat. Metode yang digunakan adalah membuat fiberglass dengan mencampur resin dan katalis dalam mangkuk, diaduk hingga homogen. Kemudian, pengujian untuk kekuatan putus, kekuatan lentur, dan pengujian lainnya dilakukan. Hasil penelitian ini, termasuk uji bentuk dan penampilan, menunjukkan bahwa setiap lembar fiberglass memiliki ujung potong yang lurus dan rata dan permukaan yang halus, tidak menunjukkan retakan atau cacat lainnya. Pengukuran dimensi optimal adalah 10,1 mm. Uji kekuatan lentur optimal adalah 3,025 MPa. Dalam uji kekuatan putus, hasil optimal adalah 0,356 j/mm2.
OPTIMASI PRODUKSI BIOGAS DARI LIMBAH CAIR TEMPE DENGAN VARIABEL INOKULAN FESES SAPI DAN EM Pratiwi Putri Lestari; Sukmawati Sukmawati; Putri Rizky; Rika Silvany; Dedy Sofyanto Simanjuntak
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v10i1.13623

Abstract

Limbah cair tempe diperkirakan menghasilkan 200-300 liter per hari dari pengolahan 300 kg kedelai. Hingga kini, limbah ini hanya dibuang begitu saja ke lingkungan, menyebabkan polusi. Biogas berasal dari proses biodegradasi bahan organik oleh bakteri dalam kondisi anaerobik (tanpa udara). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan proses pembentukan biogas dengan menganalisis laju rata-rata pembentukan gas per hari. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jerigen sebagai fermentor, selang sebagai distributor biogas, dan plastik sebagai media penyimpanan biogas. Bahan yang digunakan adalah limbah cair tempe, EM4, feses sapi, dan air. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa kondisi optimum untuk produksi biogas berada pada percobaan II dengan 250 ml limbah cair tempe, 250 ml feses sapi, dan 250 ml air, dan terjadi nyala api biru dengan hasil biogas sebesar 250 ml.