Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Sosialisasi Mengenai Potensi Wakaf untuk Pengembangan Sosial Ekonomi Umat pada Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pemalang Bahtiar Effendi
JMIMAS: JURNAL PENGABDIAN DAN MITRA MASYARAKAT Vol 1 No 01 (2025): JMIMAS: Jurnal Pengabdian dan Mitra Masyarakat
Publisher : Rumah Jurnal INSIMA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk mensosialisasikan mengenai ragam potensi wakaf yang bisa dikembangkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kabupaten Pemalang. Metode pengabdian dilakukan dengan ceramah dan diskusi bersama Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pemalang. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa wakaf sebagai salah satu instrument keuangan syariah, merupakan sedekah jariyah yang bisa dikembangkan untuk membangun ekonomi masyarakat. Melalui program pengabdian masyarakat ini wakaf disosialisasikan mulai dari bagaimana sejarah wakaf di masa nabi, hingga berbagai ragam bentuk wakaf yang terus dikaji dan dikembangkan di era kontemporer saat ini. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami mengenai ragam jenis wakaf yang bisa dikembangkan saat ini. Selama ini masyarakat lebih banyak memahami bahwa wakaf  bentuknya harus berupa benda seperti masjid ataupun tanah karenanya adanya sosialisasi ini membuka wawasan masyarakat untuk lebih mengetahui mengenai potensi sosial ekonomi wakaf dan mengembangkan wakaf untuk program-program pemberdayaan ekonomi umat
Pengenalan Wakaf Uang Pada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Mulyoharjo Pemalang Bahtiar Effendi; Tegar Subangkit
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 2 No. 1 (2024): JISS - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v2i1.202

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan mengenai Wakaf Uang kepada masyarakat yang tergabung dalam jamaah Pimpinan Ranting Muhammadiyah Mulyoharjo, Pemalang. Wakaf merupakan salah satu instrumen keuangan yang sangat berguna dalam membangun ekonomi masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini wakaf diperkenalkan mulai dari sejarah wakaf, definisi wakaf, tujuan wakaf, cara pendanaan wakaf dan bagaimana model pengembangan wakaf uang. Metode yang dilakukan adalah ceramah dan diskusi secara interaktif dengan melibatkan jamaah untuk mau ikut bertanya mengenai wakaf. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat diketahui bahwa masyarakat awalnya belum banyak mengetahui mengenai mengenai apa itu wakaf uang. Pemahaman wakaf yang ada ditengah masyarakat masih banyak berkutat pada wakaf yang tidak bergerak seperti bangunan, makam, madrasah, masjid, mushola. Wakaf juga masih dipahami sebagai sebuah bentuk sedekah yang mahal dan sulit dilakukan. Karenanya dengan adanya pengabdian masyarakat ini masyarakat lebih mengetahui mengenai seluk beluk wakaf uang serta bagaimana cara pendayagunaannya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi umat.
IMPLEMENTASI PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM OPTIMALISASI PENGELOLAAN ZAKAT PADA LEMBAGA PENGELOLA ZAKAT DI INDONESIA: IMPLEMENTATION OF GOOD CORPORATE GOVERNANCE PRINCIPLES IN OPTIMIZING ZAKAT MANAGEMENT IN ZAKAT MANAGEMENT INSTITUTIONS IN INDONESIA Riska Kudung Kusnati; Bahtiar Effendi
JASIE Vol. 4 No. 02 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/jse.v4i02.14931

Abstract

Zakat merupakan instrumen penting dalam sistem keuangan sosial Islam yang bertujuan untuk menciptakan keadilan sosial dan mengurangi kesenjangan ekonomi. Namun, pengelolaan zakat di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam pengelolaan lembaga zakat sebagai upaya optimalisasi fungsi dan kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi pustaka dari berbagai literatur, jurnal, dan dokumen relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip GCG meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, serta kewajaran dan kesetaraan dapat memperkuat tata kelola lembaga zakat secara profesional, meningkatkan kepercayaan muzakki, serta meminimalisir risiko penyalahgunaan dana. Dengan dukungan regulasi seperti UU No. 23 Tahun 2011 dan penerapan indeks zakat nasional, implementasi GCG terbukti menjadi strategi penting dalam mewujudkan pengelolaan zakat yang berkelanjutan, efisien, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.