Gilang Aulia Prasetya
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PRINSIP KESANTUNAN DALAM JUAL BELI ONLINE DI INSTAGRAM: SUATU KAJIAN PRAGMATIK Gilang Aulia Prasetya; Haikal Ramadhan; Ratih Purnama Sari
JURNAL KONFIKS Vol 9, No 2 (2022): KONFIKS
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/konfiks.v9i2.9379

Abstract

Hadirnya media sosial memudahkan manusia untuk saling berinteraksi satu dengan lainnya semakin mudah. Melalui teknologi atau jejaring sosial seseorang dapat menyampaikan pesan atau informasi, termasuk dalam jual-beli Online di Instagram. Kesantunan berbahasa adalah properti yang diasosiasikan dengan tuturan bahasa yang santun, tidak terdengar memaksa atau angkuh, tuturan itu memberikan pilihan pada lawan tutur dan lawan tutur merasa tenang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk tindak tutur dan maksim kesantunan yang terjadi pada masyarakat pengguna akun media sosial di Instagram dalam melakukan hal jual-beli Online di Instagram. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pendekatan kualitatif dengan teknik SBLC (Teknik Simak Bebas Libat Cakap) karena cara yang digunakan untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa lisan pada jual beli Online di media sosial Instagram. Hasil penelitian penggunaan maksim oleh penutur penjual dan pembeli di jual beli Online di Instagram menghasilkan 3 data tuturan penggunaan maksim kearifan antara tuturan penjual dan pembeli dalam jual beli di Instagram, 2 data tuturan penggunaan maksim kedermawanan antara tuturan penjual dan pembeli dalam jual beli di Instagram, 2 data tuturan penggunaan maksim pujian antara tuturan penjual dan pembeli dalam jual beli di Instagram, 1 data tuturan penggunaan maksim kerendahan hati antara tuturan penjual dan pembeli dalam jual beli di Instagram, 1 data tuturan penggunaan maksim kesepakatan antara tuturan penjual dan pembeli dalam jual beli di Instagram, dan menghasilkan 1 data tuturan penggunaan maksim kesimpatian antara tuturan penjual dan pembeli dalam jual beli di Instagram.
The Influence of Visual Media Indonesia Virtual Tour in Learning Explanatory Text in the Digital Era Gilang Aulia Prasetya; Murnee Masae; Zahruddin; Maftuhah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1966

Abstract

This research aims to examine the influence of visual media Indonesia Virtual Tour in learning explanatory texts in the digital era at SMP Negeri 3 South Tangerang. In the current era of change, many educational institutions in Indonesia and even outside the country are accustomed to using social media or technology tools to facilitate learning from low level to tertiary level, all of this cannot be separated from social media learning. The author will examine how teachers use the Visual Media Indonesia Virtual Tour tool in learning explanatory texts in the digital era. The method used in this research is a descriptive qualitative approach, qualitative research is research carried out to understand the phenomena experienced by research subjects. Researchers describe all data obtained from interviews, field notes, recordings, etc. that have been carried out and describe each data well in language, not statistical figures. The results of the research show that the way teachers teach through this media is how students respond and motivate them to learn in this era of social media.
Characteristics of Authentic Leadership and Women's Leadership in the Digital Era Gilang Aulia Prasetya; Hasyim Asy’ari; Hilmiyatul Latifah
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v9i1.1995

Abstract

This research aims to analyze the relationship between Authentic Leadership Characteristics and Women's Leadership in the Digital Era. This approach uses descriptive qualitative with the aim of producing descriptive data in the form of written or spoken words from individuals and observed behavior. Data collection is carried out from interview activities, field notes, recordings, and so on. Female leaders who adopt an authentic leadership style are usually able to demonstrate integrity and openness, thereby building trust and cooperation with subordinates and colleagues. This leadership style also provides an opportunity for women to show that they can lead effectively, without having to imitate the more authoritarian or hierarchical leadership styles of men. There are five characteristics generally possessed by women who lead: 1) Persuasion skills. 2) Their feminine nature, and empathy remain; proves criticism is inappropriate, 3) Team enthusiasm, brilliant female leaders usually apply a holistic leadership approach when facing challenges and making decisions. 4) A leader, an extraordinary female leader generally has a strong attraction, just like men. 5) Dare to take risks, no longer in a comfort zone, female leaders naturally dare to challenge boundaries and take risks, similar to men while still paying attention to details.
STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DALAM KURIKULUM MERDEKA Gilang Aulia Prasetya; Hasyim Asy’ari; Jejen Musfah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2764

Abstract

Abstract: This research aims to analyze Inquiry Learning Strategies for Improving the Quality of Education in the Independent Curriculum. This approach uses descriptive qualitative with the aim that the data can be described, proven and developed, so that the data found is able to understand, solve and anticipate problems in the symptoms or phenomena that occur. Data collection is carried out from interview activities, field notes, recordings, etc. that have been carried out and describes each data well in language, not statistical figures. Inquiry learning can be considered an effective strategy for improving the quality of education with various methods, advantages and disadvantages. The research results reveal that inquiry learning is one of the strategies used by teachers in the teaching and learning process. In this approach, students are encouraged to actively ask questions and explore their own knowledge, and is in line with the independent learning curriculum which aims to enable students to prioritize high-level thinking during the learning process. The application of strategies or methods in learning must be flexible, which means teachers have the freedom to choose the most appropriate approach to improve students' abilities and their learning outcomes. Systematically, teachers can also combine or collaborate various learning strategies or methods to increase the effectiveness of the learning process. Several methods that can be applied to restore students' interest in learning include discussions, homework, questions and answers, and experiments. Keywords: Strategy, Inquiry Learning, Quality of Education. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Pembelajaran Inkuiri terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan dalam Kurikulum merdeka. Pendekatan ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan ujuan data tersebut bisa dideskripsikan, dibuktikan, dan dikembangkan, sehingga data temuan ini mampu memahami, memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam gejala atau fenomena yang terjadi. Pengumpulan data dilakukan dari aktivitas wawancara, catatan lapangan, rekaman, dan lain sebagainya yang telah dilakukan dan mendeskripsikan tiap data tersebut dengan baik dalam bentuk bahasa, bukan angka-angka statistik. Pembelajaran inkuiri dapat dianggap sebagai strategi yang efektif untuk meningkatkan mutu Pendidikan dengan berbagai metode, kelebihan serta kekurangannya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Pembelajaran inkuiri adalah salah satu strategi yang digunakan oleh guru dalam proses belajar mengajar. Dalam pendekatan ini, siswa didorong untuk aktif mengajukan pertanyaan dan menggali pengetahuan mereka sendiri, dan selaras dengan kurikulum merdeka belajar yang bertujuan agar siswa dapat mengedepankan cara berpikir tingkat tinggi saat proses pembelajaran berlangsung. Penerapan strategi atau mketode dalam pembelajaran harus bersifat fleksibel, yang berarti guru memiliki kebebasan untuk memilih pendekatan yang paling sesuai untuk meningkatkan kemampuan siswa dan hasil belajar mereka. Secara sistematis, guru juga dapat menggabungkan atau mengkolaborasikan berbagai strategi atau metode pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas proses belajar. Beberapa metode yang dapat diterapkan untuk mengembalikan minat belajar siswa antara lain adalah diskusi, tugas rumah, tanya jawab, dan eksperimen. Kata Kunci : Strategi, Pembelajaran Inkuiri, Mutu Pendidikan.