Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Terhadap Kampanye Persuasif Zero Waste Indonesia Terhadap Pemahaman Ideologis Komunitas #Tukar Baju di Instagram Sophia Bernadette; Bertha Yunita Permatasari; Sylvia Alexandra Roennfeld
TheJournalish: Social and Government Vol. 3 No. 4 (2022): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The #TukarBaju campaign is a social movement initiated by the Zero Waste Indonesia community to invite Indonesian society to care about the fashion industry waste threatens the environment and contributes greatly to global warming. Through a questionnaire distributed to 100 respondents, this paper aims to analyze the communication effectiveness of Zero Waste Indonesia through the #Tukar Baju campaign program that impacted @tukarbaju_ followers’ behaviour. This study uses an argumentative qualitative method based on the campaign perspective in persuasive communication by Robert M. Parloff (2003) and elements of persuasive advocacy communication from Charles Larson (2009. The result shows that respondents of the #TukarBaju campaign already know the purpose of the campaign and accept it as their way of life that can be implemented in their daily lives as their concrete contribution to maintaining the sustainability of the earth and environment. Keywords: textile waste, community, campaign, effective communication Abstrak Kampanye #TukarBaju adalah sebuah gerakan sosial yang diinisiasi oleh komunitas Zero Waste Indonesia untuk mengajak masyarakat Indonesia peduli terhadap limbah industri fesyen yang mengancam lingkungan ini, yang memberikan kontribusi besar terhadap pemanasan global. Melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 orang responden pengikut akun Instagram Zero Waste Indonesia, tulisan ini bertujuan untuk dapat menganalisis bagaimana komunikasi yang efektif yang dilakukan oleh Zero Waste Indonesia melalui program kampanye #TukarBaju memberikan adanya perubahan perilaku dari para pengikut @tukarbaju_. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif argumentatif dengan berlandaskan pada perspektif kampanye di dalam komunikasi persuasif Robert M Parloff (2003) dan elemen-elemen wajah komunikasi persuasif advokasi dari Charles U Larson (2009) dengan metode pengumpulan data berbasis data sekunder dan primer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang telah mengetahui tujuan dari kampanye #TukarBaju, dapat menerima gagasan ini sebagai suatu cara hidup yang dapat diimplementasikan dalam keseharian hidup sehingga dapat berkontribusi konkret dalam menjaga keberlangsungan bumi dan lingkungan. Kata kunci: limbah tekstil, komunitas, kampanye, komunikasi efektif.
Pengaruh Iklan Televisi terhadap Brand Association Somethinc Charlotte M A U Kesaulya; Bertha Yunita Permatasari
JCOMENT (Journal of Community Empowerment) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Empowerment
Publisher : The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/jcoment.v4i1.514

Abstract

Somethinc adalah salah satu beauty brand lokal di Indonesia. Somethinc mengeluarkan produk makeup dan koleksi skincare untuk merawat kulit orang Indonesia. Sejak diberdirikannya brand Somethinc, brand Somethinc melakukan komunikasi pemasaran terintegrasi. Somethinc adalah salah satu beauty brand lokal Indonesia yang mengeluarkan produk makeup dan skincare. Pada tahun 2022 Somethinc menjalin kolaborasi bersama NCT Dream (grup idola asal Korea Selatan). Iklan televisi menjadi salah satu media promosi dari kolaborasi Somethinc dan NCT Dream. Iklan yang ditayangkan di televisi, dapat membentuk brand association menurut persepsi pelanggan yang menyaksikan iklan tersebut. Hal ini disebabkan karena ketika masyarakat menyaksikan iklan tersebut, akan muncul kesan-kesan tertentu yang diterjemahkan oleh pelanggan dari elemen-elemen yang berada di dalam iklan tersebut. Brand association (asosiasi merek) adalah semua kesan yang muncul di dalam benak seseorang yang terkait dengan ingatannya terhadap suatu brand, Setiawan (2012). Dalam penelitian ini, diteliti seberapa besar pengaruh dari iklan Somethinc di media televisi dalam pembentukan brand association di benak target market Somethinc.
PENERAPAN INNOVATION DIFFUSION THEORY TERHADAP NIAT MENGADOPSI PENGGUNAAN FASHIONABLE MEDICAL SCRUB Yunita Permatasari , Bertha; Ulyana Kesaulya , Charlotte Manilyn Amanda
TheJournalish: Social and Government Vol. 5 No. 1 (2024): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55314/tsg.v5i1.735

Abstract

SCRB adalah salah satu medical fashion brand lokal di Indonesia. SCRB mengeluarkan produk scrub medis atau yang dikenal dengan baju jaga untuk tenaga kesehatan di Indonesia. Sejak diberdirikannya brand SCRB pada tahun 2020, brand SCRB melakukan kampanye untuk mempromosikan tren penggunaan fashionable medical scrub di kalangan tenaga kesehatan. Kampanye yang dilakukan oleh SCRB dapat mempengaruhi preferensi penggunaan scrub medis di kalangan tenaga kesehatan. Hal ini disebabkan karena ketika masyarakat menyaksikan kampanye tersebut, akan muncul gagasan yang dianggap baru mengenai penggunaan fashionable medical scrub di kalangan tenaga kesehatan. Dalam hal ini kebaruan inovasi atau gagasan diukur secara subjektif menurut pandangan individu penerimanya. Teori Difusi Inovasi menyatakan bahwa ketika adanya inovasi (penemuan) lalu disebarkan (difusi) melalui media massa akan mempengaruhi massa untuk mengikutinya, Rogers (2003). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik inovasi yang mempengaruhi niat adopsi terhadap penggunaan fashionable medical scrub dengan menggunakan Innovation Diffusion Theory.
Pengaruh Kampanye Pemasaran Sosial Stand Up terhadap Niat Perubahan Perilaku dengan Variabel Moderasi Literasi Digital Kesaulya, Charlotte M A U; Permatasari, Bertha Yunita
SOSIO DIALEKTIKA Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : LP2M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/sd.v9i2.12400

Abstract

Pelecehan seksual di ruang publik merupakan salah satu isu terpenting yang dihadapi perempuan di seluruh dunia, dan di Indonesia. Guna menanggapi isu pelecehan seksual di ruang publik, L’Oreal melakukan kerjasama dengan beberapa instansi, yaitu, PT JakLingko Indonesia, PT KAI (Persero), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), PT LRT Jakarta, PT MRT Jakarta, dan PT Transjakarta untuk memberikan pembekalan efektif kepada masyarakat sebagai usaha untuk melawan pelecehan seksual di ruang publik melalui kampanye pemasaran sosial Stand Up. Kampanye ini membekali masyarakat dengan strategi intervensi 5D guna melawan pelecehan seksual. Niat masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku merupakan faktor yang penting dalam keberhasilan kampanye pemasaran sosial Stand Up. Penelitian ini menekankan kampanye pemasaran sosial sebagai faktor yang mempengaruhi niat perubahan perilaku masyarakat dan menggunakan literasi digital sebagai variabel moderasi. Literasi digital digunakan sebagai variabel moderasi untuk memahami sejauh mana kemampuan dan pemahaman teknologi masyarakat mempengaruhi efektivitas kampanye pemasaran sosial Stand Up dalam merubah perilaku masyarakat. Data dikumpulkan melalui survei online dengan 100 responden yang merupakan pengguna transportasi umum di Jakarta. Analisis dilakukan menggunakan metode Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye pemasaran sosial Stand Up secara signifikan mempengaruhi niat perubahan perilaku masyarakat (R² = 76,1%). Selain itu, literasi digital terbukti menjadi variabel moderasi yang memperkuat hubungan tersebut, meningkatkan kontribusi hingga 79,1%. Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi digital masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas kampanye pemasaran sosial.