Muhammad Yamin
University of Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Constructivism-Based Science Practicum In Philosophy Perspective Bakhtiar Ardiansyah; Muhammad Sarjan; Agus Muliadi; Asrul Azizi; Hamidi Hamidi; Iswari Fauzi; Muhammad Yamin; Muh Zaini Hasanul Muttaqin; Mulia Rasyidi; Rindu Rahmatiah; Sudirman sudirman; Yusran Khery
KONSTAN - JURNAL FISIKA DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7 No 02 (2022): KONSTAN (Jurnal Fisika dan Pendidikan Fisika)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/konstan.v7i02.196

Abstract

This article aims to describe philosophically related to Constructivism-Based Science Practicum. This article uses a qualitative descriptive approach. Information was obtained based on observations, experience, and a literature review from several journal literature. Philosophical studies can strengthen ontology related to the nature of constructivism-based science practicum, a science practicum that leads to constructing students' thinking so that knowledge, skills, and attitudes are increasing. Epistemologically (usefulness), constructivism-based science practicum can improve students' concepts and skills in understanding science concepts. Axiologically (Universal values) constructivism-based science practicum can be obtained from science practicum activities that shape scientific attitudes and behaviour in general.
PENDIDIKAN IPA BERVISI SETS DALAM FILSAFAT MULTIDIMENSI Mulia Rasyidi; Muhammad Sarjan; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Hamidi Hamidi; Iswari Fauzi; Muhammad Yamin; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Bakhtiar Ardiansyah; Rindu Rahmatiah; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v4i2.32

Abstract

Pengetahuan yang dimiliki seseorang pada dasarnya berupa konsep-konsep. Konsep-konsep ini diproleh individu sebagai hasil berinteraksi dengan lingkungan. Dengan konsep-konsep dapat disusun suatu prinsip, yang dapat digunakan sebagai landasan dalam berpikir. Asy’ari (2006) menyatakan bahwa pembelajaran IPA pada hakikatnya mencakup beberapa aspek yaitu faktual, keseimbangan antara proses dan produk, aktif melakukan investigasi, bepikir deduktif dan induktif, pengembangan sikap, oleh karena itu IPA merupakan ilmu empirik yang membahas tentang fakta dan gejala alam maka dalam pembelajarannya harus faktual, artinya tidak hanya secara verbal sebagaimana terjadi pada pembelajaran secara tradisional.