Junifer Siregar
Universitas HKBP Nommensen

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Media Kolase terhadap Hasil Belajar pada Subtema Giat Berusaha Meraih Cita-citaku Siswa kelas IV Yosia Sinaga; Nancy Angelia Purba; Junifer Siregar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7630

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Media Kolase terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada Subtema Giat Berusaha Meraih Cita-cita di SD Negeri 094108 Marjanji. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode experiment dengan desain penelitian pre-experimental one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 094108 Marjanji dengan jumlah siswa 30 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan tes (pretest dan posttest). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, uji homogenitas dan uji t. Data ini dianalisis dengan bantuan SPSS 23. Hasil uji hipotesis ini didapat dari hasil manual yang dimana hasil thitung 20,29 > ttabel 2,04. Melaui data yang diperoleh dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis penelitian diterima, artinya terdapat pengaruh pada penggunaan pembelajaran Media Kolase terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 094108 Marjanji.
Pengaruh Model Pembelajaran Investigasi Kelompok terhadap Hasil Belajar dengan Subtema Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkungan Kelas IV SD Johanna Yunika Damanik; Nancy Angelia Purba; Junifer Siregar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7758

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN 098166 Perumnas batu 6 kelas IV pada pelajaran tematik, diperoleh hasil bahwa penggunaan model pembelajaran yang digunakan guru masih menggunakan model pembelajaran konvensional dengan metode ceramah, tanya jawab dan penugasan. Proses kegiatan belajar mengajar di kelas hanya berpusat pada guru sehingga menyebabkan siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajara dan hasil belajar siswa rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Investigasi Kelompok terhadap hasil belajar siswa dengan subtema keberagaman makhluk hidup di lingkunganku di kelas IV SD Negeri 098166 Perumnas Batu 6. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode Pre-Experimental dengan desain Penelitian One Group Pretest-Posttest Design, pada metode ini terdapat pretest sebelum dan sesudah perlakuan model pembelajaran investigasi kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 098166 Perumnas Batu 6. Pada penelitian ini sampel yang peneliti gunakan siswa kelas IV SD Negeri 098166 Perumnas Batu 6 dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa, 16 siswa laki laki dan 14 siswa perempuan. Berdasarkan pembahasan dari analisis data yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Investigasi Kelompok terhadap hasil belajar siswa tema 3 sub tema 2 kelas IV SDN 098166 Perumnas batu 6. Hal tersebut sesuai dengan hasil uji t yang diperoleh yaitu thitung 8,004 dan ttabel db 29 sebesar 2,045 dengan tingkat kepercayaan sebesar 95% dimana 8,004 > 2,045 artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Investigasi Kelompok terhadap hasil belajar siswa tema 3 sub tema 2 kelas IV SDN 098166 Perumnas batu 6.
ANALISIS WACANA KRITIS PADA TEKS BERITA ONLINE SENGKETA 4 PULAU ACEH DAN SUMATERA UTARA Angelica Magira Siahaan; Marlina Agkris Tambunan; Vita Riahni Saragih; Junifer Siregar; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1044

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur wacana kritis pemberitaan sengketa empat pulau antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara di media daring CNNIndonesia.com dan Kompas.com menggunakan model analisis wacana kritis Teun A. Van Dijk yang meliputi tiga dimensi struktur makro, superstruktur, dan struktur mikro. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, di mana data diambil dari teks berita tanpa observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada struktur makro, CNNIndonesia.com menonjolkan aspek administratif dan politik, seperti peran Gubernur Sumatera Utara, Menteri Dalam Negeri, dan keputusan Presiden Prabowo, sedangkan Kompas.com lebih menekankan tema perdamaian, rekonsiliasi, dan persatuan nasional. Pada superstruktur, kedua media memiliki pola penyajian serupa: dimulai dari judul dan lead yang menyoroti inti peristiwa, diikuti isi berita yang menguraikan kronologi, dasar hukum, serta tanggapan pihak terkait, dan ditutup dengan penegasan pesan utama. Pada struktur mikro, CNNIndonesia.com menggunakan diksi teknis dan formal yang menegaskan otoritas negara, sedangkan Kompas.com memilih leksikon emosional dan persuasif untuk menonjolkan semangat kebersamaan. Secara keseluruhan, konstruksi wacana kedua media tidak hanya menyajikan fakta administratif, tetapi juga merefleksikan ideologi media CNNIndonesia.com berorientasi pada legalitas dan otoritas negara, sementara Kompas.com menonjolkan integrasi sosial dan nasionalisme.
ANALISIS SEMIOTIKA PADA NOVEL "3726 MDPL" KARYA NURWINA SARI Elisa Ellen Hotmarina Hutajulu; Jumaria Sirait; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Marlina Agkris Tambunan; Junifer Siregar
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1054

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam tanda-tanda (sign) yang termuat dalam novel 3726 MDPL karya Nurwina Sari, sebuah karya yang kaya akan deskripsi alam dan perjuangan hidup, namun membutuhkan interpretasi semiotik untuk mengungkap pesan tersembunyi pengarang. Tanpa analisis sistematis, lapisan makna yang kompleks mengenai representasi lingkungan, nilai moral, dan perjuangan manusia dalam novel tersebut berisiko terlewatkan, sehingga urgensi penelitian ini adalah menjamin pemahaman yang komprehensif. Masalah penelitian ini berfokus pada identifikasi bentuk tanda, hubungan tanda dengan objek, dan interpretant yang dihasilkan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan kerangka semiotika Charles Sanders Peirce; metode ini dipilih karena kemampuannya dalam membedah proses semiosis melalui trikotomi tanda (qualisign, sinsign, legisign), objek (ikon, indeks, simbol), dan interpretant (rheme, dicent sign, argument). Hasil penelitian mengidentifikasi 60 data tanda yang merefleksikan hubungan manusia dan lingkungan serta nilai-nilai perjuangan. Kesimpulannya, semiotika Peirce efektif digunakan untuk mengungkap kekayaan makna dalam novel 3726 MDPL.
ANALISIS MAKNA ORNAMEN PINAR RUMAH ADAT SIMALUNGUN (KAJIAN SEMIOTIKA) Ckrisna Ajai Purba; Jumaria Sirait; Junifer Siregar; Marlina Agkris Tambunan; Vita Riahni Saragih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1056

Abstract

Penelitian ini mengkaji ukiran pinar pada Rumah Bolon Simalungun sebagai warisan budaya Simalungun di Sumatera Utara, yang rentan tergerus modernisasi. Konteks historis dan kultural ornamen ini memerlukan pemahaman mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengklasifikasikan bentuk dan motif pinar melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure, serta memahami maknanya dalam konteks masyarakat Simalungun. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian berfokus pada analisis makna simbolik dan fungsi budaya ornamen. Lokasi penelitian meliputi Museum Simalungun (Pematangsiantar) dan Rumah Bolon Pematang Purba (Simalungun). Hasil penelitian menunjukkan pinar adalah sistem tanda Saussurean, di mana bentuk visual (signifier) merepresentasikan makna filosofis (signified) nilai-nilai luhur masyarakat Simalungun, seperti perlindungan, keseimbangan, kekuatan, dan hubungan spiritual. Variasi bentuk yang muncul diyakini tidak menggeser makna simbolik intinya. Penelitian ini merekomendasikan pelestarian melalui edukasi budaya dan pemberdayaan seniman agar filosofi Rumah Bolon Simalungun tetap lestari.
ANALISIS KESANTUNAN BERBAHASA DALAM BUKU "NANTI JUGA SEMBUH SENDIRI" KARYA HELO BAGAS Johanes Riscy Purba; Jumaria Sirait; Junifer Siregar; Marlina Agkris Tambunan; Vita Riahni Saragih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1057

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan akan literatur self-healing yang mampu merangkul pembaca tanpa memberikan kesan menggurui atau menghakimi. Meskipun buku pengembangan diri bertema kesehatan mental marak diterbitkan, seringkali terdapat kesenjangan dalam penggunaan gaya bahasa yang mampu menyentuh sisi emosional pembaca secara santun dan empatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan maksim kesantunan berbahasa dalam buku “Nanti Juga Sembuh Sendiri” karya Helo Bagas sebagai strategi kebahasaan dalam mendukung pemulihan kesehatan mental. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka (library research), data dianalisis menggunakan teori kesantunan Geoffrey Leech. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesantunan berbahasa sangat dominan dengan tingkat kepatuhan mencapai 82,7%. Maksim Simpati menjadi yang paling menonjol, diikuti oleh Maksim Kerendahan Hati, Penghargaan, Kebijaksanaan, Kedermawanan, dan Permufakatan. Temuan ini mengungkapkan bahwa penggunaan strategi kesantunan tersebut berfungsi memberikan validasi emosional, menormalisasi pengalaman negatif, serta membangun rasa memiliki (sense of belonging) bagi pembaca. Penerapan prinsip kesantunan Leech secara kontekstual terbukti menciptakan narasi yang hangat dan suportif, sehingga bahasa santun dalam literatur self-healing tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi berperan krusial dalam membantu pembaca memproses pengalaman kesehatan mental secara lebih sehat dan konstruktif.
ANALISIS GAYA BAHASA DAN NILAI PENDIDIKAN PADA NOVEL "INGATAN IKAN-IKAN" KARYA SASTI GOTAMA Ester Angelita Saragih; Marlina Agkris Tambunan; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Junifer Siregar; Vita Riahni Saragih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dan nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Ingatan Ikan-Ikan karya Sasti Gotama, didorong oleh urgensi menelaah karya sastra kontemporer sebagai media transmisi nilai-nilai moral dan sosial. Meskipun novel ini kaya akan unsur estetik dan naratif yang kompleks, potensi didaktisnya perlu diungkap lebih jauh. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada dua rumusan masalah utama: (1) bagaimana gaya bahasa (majas) yang digunakan dalam novel, dan (2) bagaimana bentuk nilai pendidikan yang termuat di dalamnya. Penelitian kualitatif-deskriptif ini menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap data yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan dari novel sebagai sumber utama dan literatur teori sastra pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggunakan variasi majas yang signifikan, meliputi metafora, simbolik, paradoks, oksimoron, dan litotes, yang memperkuat ekspresi emosional tokoh. Selain itu, novel ini mengandung nilai pendidikan karakter berupa religiusitas, kerja keras, dan kepedulian sosial yang tercermin melalui tindakan para tokoh. Dengan demikian, novel Ingatan Ikan-Ikan tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra yang indah secara estetis, tetapi juga efektif sebagai media pendidikan karakter yang reflektif bagi pembaca.
ANALISIS GAYA BAHASA, PENOKOHAN DAN DIDAKTIS DALAM NOVEL "SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI" KARYA BRIAN KHRISNA Gadis Ayang Runa; Vita Riahni Saragih; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Jumaria Sirait; Junifer Siregar
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif gaya bahasa, penokohan, dan nilai didaktis yang terdapat dalam novel “Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati” karya Brian Khrisna. Novel fiksi populer ini dipilih sebagai objek kajian karena popularitasnya yang tinggi dan dianggap merefleksikan dinamika batin remaja, namun analisis struktural mendalam, terutama terkait aspek estetika bahasa dan muatan moral, masih terbatas. Urgensi studi ini terletak pada upaya mengisi kesenjangan tersebut, sekaligus meninjau efektivitas novel sebagai media pendidikan karakter. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menganalisis kutipan teks yang mengandung unsur-unsur tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam novel sangat beragam; majas hiperbola dominan, mencerminkan kedalaman emosi tokoh. Penokohan utama (Ale) memperlihatkan perkembangan karakter melalui konflik batin. Sementara itu, nilai didaktis seperti kegigihan, empati, dan hikmah hidup terkandung kuat, menjadikannya sarana penting untuk pendidikan moral. Dengan demikian, novel ini tidak hanya bernilai estetika tinggi, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang perjuangan dan penerimaan diri.
ANALISIS GAYA BAHASA DAN PESAN MORAL PADA NOVEL "AKU JUGA INGIN DIANGGAP" KARYA WULAN DWI BIRAENG Maria Dornauli Sitorus; Jumaria Sirait; Immanuel Doclas Belmondo Silitonga; Marlina Agkris Tambunan; Junifer Siregar
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa (stilistika) dan nilai moral dalam novel Aku Juga Ingin Dianggap karya Wulan Dwi Biraeng, sebuah karya yang urgen dikaji karena mengangkat isu kompleks seperti pengabaian emosional dan pencarian pengakuan diri dalam dinamika keluarga. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan struktural dan stilistika. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini menggunakan gaya bahasa puitis dan reflektif, didukung oleh majas perbandingan, pertentangan, pertautan, dan repetisi yang efektif menonjolkan gejolak batin tokoh. Pesan moral yang terkandung meliputi moral etika, individual, dan hukum. Moral etika menyoroti pentingnya peran orang tua sebagai pelindung, bukan sumber penderitaan. Moral individual tecermin dalam penyesalan Arlan terhadap Reyana, menekankan pentingnya menghargai orang lain selagi ada. Sementara itu, moral hukum digambarkan melalui keputusan Arlan untuk menyerahkan diri, menunjukkan kesadaran atas tanggung jawab dan konsekuensi perbuatan. Secara keseluruhan, novel ini menyampaikan pesan kuat tentang nilai kasih sayang, kesadaran diri atas kesalahan, serta tanggung jawab hukum dan moral.
ANALISIS MIMESIS NOVEL “DUNIA SUNYI” KARYA ACHI TM Reny Rianti Pakpahan; Junifer Siregar; Marlina Agkris Tambunan; Jumaria Sirait; Vita Riahni Saragih
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis novel Dunia Sunyi karya Achi TM melalui pendekatan mimesis serta mengidentifikasi nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang tercermin di dalamnya. Pendekatan mimesis digunakan untuk menelaah sejauh mana karya sastra ini merefleksikan realitas kehidupan penyandang disabilitas, khususnya tunarungu, dalam konteks sosial masyarakat Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research) dengan sumber utama berupa teks novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dunia Sunyi secara realistis menggambarkan perjalanan penyandang disabilitas dari penolakan menuju penerimaan, serta perjuangan keluarga dalam menghadapi stigma sosial. Melalui tokoh-tokohnya, novel ini menampilkan berbagai nilai sosial dan kemanusiaan seperti empati, kasih sayang, solidaritas, perjuangan, dan rekonsiliasi. Sosok Bu Sulis dan Wulan menjadi simbol kekuatan, keteguhan, serta cinta tanpa syarat dalam menghadapi keterbatasan. Selain itu, novel ini menegaskan pentingnya dukungan keluarga, pendidikan, dan lingkungan inklusif dalam membangun keadilan sosial bagi penyandang disabilitas. Dengan demikian, Dunia Sunyi tidak hanya meniru realitas sosial, tetapi juga menyuarakan kesadaran moral tentang pentingnya empati dan penghargaan terhadap keberagaman manusia.