Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Pembelajaran Bahasa Inggris Hukum Ruwaiza Sasmita; Angra Melina; Kusaimah Kusaimah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.8705

Abstract

4 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika pada pembelajaran bahasa Inggris Hukum. Bahasa Inggris Hukum, atau juga dikenal dengan English for Legal Purposes (ELP) sama seperti ESP lainnya dimana membutuhkan pendekatan khusus dalam mempelajarinya. Penelitian ini tergolong field research dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik pengamatan atau observasi dan teknik wawancara dan teknik purposive sampling dipilih untuk menentukan partisipan pada penelitian ini. Permasalahan umum yang muncul dalam penelitian ini dapat diklasifikasi menjadi dua bagian, yaitu lingustik dan non-linguistik. Problematika linguistik yang dihadapi dalam proses pembelajaran bahasa Inggris Hukum diakibatkan oleh karakteristik bahasa Inggris itu sendiri sebagai bahasa asing. Kesulitan yang dihadapi partisipan tampak pada kurangnya penguasaan vocabulary, pronunciation, speaking dan grammar.Kemudian problem atau permasalahan non linguistik yang dihadapi dalam proses pembelajaran bahasa Inggris Hukum adalah kurangnya motivasi peserta didik serta keberagaman kemampuan berbahasa Inggris peserta didik. Sehingga menjadi suatu tantangan tersendiri bagi tenaga pendidik dalam menjembatani kebutuhan setiap peserta didik agar mencapai tujuan pembelajaran.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING PENGEMBANGAN UMKM DI KEC. BANGKO KAB. MERANGIN Angra Melina; Sarinah; Hayati; Ruwaiza Sasmita; Kusaimah; Fitri Kartika Sari
AbdiMasya | Hira Institute Vol. 2 No. 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Hira Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traditional businesses have traditional marketing and sales channels but this will not reach a wider range of consumers. Therefore, it is necessary to carry out digital marketing training as an effort to develop UMKM. The method for implementing this training uses the Participatory Action Research (PAR) method. Based on the results of the evaluation carried out after carrying out the training, it shows that more than 75% of the training participants understand the use of digital marketing