Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Estimasi Perolehan Genetik berdasarkan Uji 31 Klon Jati (Tectona grandis L.F) di Gunung Kidul Jayusman, J; Mahfudz, M; Adinugraha, Hamdan Adma; Pudjiono, Sugeng
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2018: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.624 KB)

Abstract

Pengamatan parameter genetik pertumbuhan dilakukan melalui evaluasi periodik untuk mengetahui variasi genetik karakter pertumbuhan 31 klon dari 9 populasi umur 5 tahun. Hasil evaluasi terhadap persen jadi klon cukup baik yang ditunjukkan dengan nilai rerata klon hidup sebesar 74,5%. Nilai rerata tinggi dan diameter klon adalah 9,9 m dan 10,2 cm. Tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara populasi tetapi antar klon yang diuji terdapat perbedaan yang nyata pada sifat tinggi dan diameter. Sedangkan heritabilitas klon (H²) tergolong rendah untuk sifat tinggi yaitu 0,3 dan sifat diameter tergolong sedang yaitu 0,52. Korelasi genetik sifat diameter dan sifat tinggi cukup kuat (rg=0,75). Prediksi nilai perolehan genetik tanaman klon jati umur 5 tahun berdasarkan penggunaan 5 klon terbaik pada sifat tinggi dan diameter masing-masing adalah 11,56% dan 19,73%.
IDENTIFIKASI GENANGAN BANJIR DI PERSAWAHAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL-1 (STUDI KASUS : KABUPATEN DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH) Sodik, Abu Bakaar; Riadi, Bambang; Mahfudz, M; Firmansyah, Yudi
Jurnal Teknik | Majalah Ilmiah Fakultas Teknik UNPAK Vol 26, No 1 (2025): Jurnal Teknik : Majalah Ilmiah Fakultas Teknik Unpak
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/teknik.v26i1.12312

Abstract

Banjir merupakan meluapnya aliran sungai akibat hujan terus-menerus di hulu yang tidak tertampung oleh sungai, sehingga menggenangi wilayah sekitar. Pada 19 Maret 2024, banjir melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, merendam pemukiman, jalan raya, dan persawahan. Penelitian ini memanfaatkan data Citra Sentinel-1 sebelum dan saat banjir untuk memetakan sebaran banjir di area persawahan menggunakan metode dan pengolahan data di ArcGIS melalui tahapan, pemilihan atribut, dan perhitungan luas. Hasilnya, banjir teridentifikasi melanda ±14.498,091 ha area persawahan, dengan dampak terbesar di Kecamatan Karang Anyar (4.460,99 ha atau 30,77%) dan terkecil di Kecamatan Kebon Agung (7,83 ha atau 0,05%). Flooding is defined as the overflow of river discharge resulting from continuous upstream rainfall that exceeds the river's capacity, leading to the inundation of surrounding areas (Ningrum Ginting, 2020). On March 19, 2024, a significant flood event occurred in Demak Regency, Central Java, inundating residential areas, major roads, and agricultural lands, particularly rice fields. This study employs Sentinel 1 satellite imagery both pre flood and during-flood datasets to accurately delineate the extent of flooding across agricultural zones. The analysis utilizes the Change Index method as proposed by Amitrano et al. (2017), with data processing conducted in ArcGIS through several stages: raster calculation, data clipping, raster-to- polygon conversion, attribute indexing, and flood area computation. The findings reveal that approximately 14,498.091 hectares of rice fields were affected, with Karang Anyar District experiencing the most extensive flooding (4,460.99 ha or 30.77%), while Kebon Agung District recorded the smallest affected area (7.83 ha or 0.05%). These results underscore the critical value of remote sensing and geospatial analysis in supporting disaster response and agricultural impact assessment.