Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The ANALISIS PENGARUH HUMIDITY TERHADAP LAJU KOROSI MENGGUNAKAN RIMPANG JAHE MERAH SEBAGAI PENGHAMBAT LAJU KOROSI ayyi husbani; Novrianti Novrianti; Neneng Purnamawati
Journal of Research and Education Chemistry Vol. 4 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jrec.2022.vol4(2).10712

Abstract

Corrosion is one the problems that occur in the production process in oil and gas industries that can reduce material equipment such as tubing and flowline. corrosion is influenced by humidity and temperature. Corrosion can be control by using organic inhibitors because they are environmentally friendly. This research is a laboratory research that examines the effect of humidity using red ginger on reducing corrosion flow rate. Red ginger is used because it contains phenol antioxidants which can inhibit the corrosion flow rate. The variables used were variations in room humidity, 80%, and 90% and the inhibition time was 72 hours, 144 hours, and 216 hours. The results showed that the sample by adding red ginger inhibitor at room temperature humidity, 80%, 90% was able to maximize decrease in the corrosion rate. The sample with the addition of ginger inhibitor showed the higher the humidity value, the higher the corrosion rate where the highest corrosion rate was 0.1362 mmpy at 90% humidity, while the lowest humidity was obtained at room humidity of 0.0517 mmpy. Keywords : Humidity, Corrosion, Inhibitor, Red ginger, Coating
PELATIHAN PEMANFAATAN BAHAN DAPUR SEBAGAI PEMBERSIH ALAMI PENGGANTI PEMBERSIH KIMIA BAGI PESERTA DIDIK MTS NEGERI 7 KUNTU Neneng Purnamawati; Agus Dahlia; Sy. Sarah Alwiyah; Ayyi Husbani; Novrianti; Idham Khalid; Rycha Melysa
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Agustus 2026 Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v4i2.164

Abstract

Penggunaan rutin pembersih rumah tangga sintetis dapat menimbulkan persoalan kesehatan dan lingkungan apabila produk dipilih, dicampur, atau dibuang tanpa pengetahuan yang memadai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengenalkan praktik pembersihan yang lebih aman dan ramah lingkungan serta melatih peserta didik membuat pembersih alami dari bahan dapur yang mudah diperoleh. Kegiatan dilaksanakan di MTs Negeri 7 Kuntu, Kampar Kiri, Riau, pada 8 September 2023 melalui edukasi interaktif, demonstrasi, praktik terbimbing, aplikasi langsung pada permukaan bernoda, dan refleksi. Bahan yang digunakan meliputi cuka, soda kue, garam, sitrun, sabun cuci piring, dan kulit jeruk. Peserta didik mampu mengikuti tahapan pembuatan, menjelaskan fungsi dasar asam-basa bahan, menghasilkan campuran pembersih, serta mengaplikasikannya pada keramik kamar mandi dan peralatan memasak. Keaktifan bertanya dan keberhasilan menyelesaikan praktik menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis pengalaman mendukung kesadaran lingkungan dan keterampilan praktis. Kegiatan ini memperlihatkan bahwa bahan lokal sederhana dapat menjadi pintu masuk edukasi pembersih hijau di sekolah. Kegiatan lanjutan disarankan menggunakan instrumen prates-pascates, formula terstandar, label keselamatan, dan observasi tindak lanjut.