Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIVITAS PARENTING SKILL DALAM MENANGANI PERILAKU AGRESI ANAK USIA DINI Grahani, Firsty Oktaria
Jurnal Psikologi Vol 15, No 01 (2017): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan parenting skill dalam memengaruhi knowledge dan skill yang dimiliki ibu dari anak yang berperilaku agresif.Pelatihan ini dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan dengan pendekatan reflektif dan partisipatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Aktivitas dalam pelatihan ini adalah meminta orang tua untuk melakukan refleksi diri mengenai teknik-teknik menangani anak, membuat jurnal harian selama satu minggu, melakukan analisa kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai pre-post test pada pemahaman orang tua dengan nilai ibu R, t= -1,00 dan p=0,317 (p>0,05) dan untuk ibu D nilai t=-1,134 dan p=0,257 (p>0,05) t=-1,134, p>0.05, yang menunjukkan tidak terjadi peningkatan pemahaman orang tua terkait dengan perilaku agresi anak dan tidak terdapat perbedaan nilai pre-post test pada angket ketrampilan orang tua dengan nilai untuk ibu R t= -0,378 dan p=0,705 (p>0,05) dan untuk ibu D nilai t=-0,816 dan p=0,414 (p>0,05) yang menunjukkan tidak terjadi peningkatan ketrampilan orang tua dalam menangani perilaku agresi anak. Sedangkan berdasarkan skor kuantitatif untuk pre-postest pemahaman orang tua dan ketrampilan orangtua terjadi peningkatan , skor untuk ibu D dari 48 menjadi 41 dan skor ibu R dari 50 menjadi 47 (angket bersifat negatif sehingga semakin rendah skor berarti semakin tinggi artinya ibu semakin tidak menyetujui perilaku tersebut dilakukan oleh anak). Untuk pre-postest ketrampilan orangtua terjadi kenaikan skor pretest dan posttest, ibu D dari 67 menjadi 69 dan untuk ibu R dari 79 menjadi 80. Kata kunci: pelatihan parenting skill, perilaku agresi, anak usia dini
EFEKTIVITAS PARENTING SKILL DALAM MENANGANI PERILAKU AGRESI ANAK USIA DINI Grahani, Firsty Oktaria
Jurnal Psikologi Vol 15, No 01 (2017): Jurnal Psikologi
Publisher : Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan parenting skill dalam memengaruhi knowledge dan skill yang dimiliki ibu dari anak yang berperilaku agresif.Pelatihan ini dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan dengan pendekatan reflektif dan partisipatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Aktivitas dalam pelatihan ini adalah meminta orang tua untuk melakukan refleksi diri mengenai teknik-teknik menangani anak, membuat jurnal harian selama satu minggu, melakukan analisa kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai pre-post test pada pemahaman orang tua dengan nilai ibu R, t= -1,00 dan p=0,317 (p>0,05) dan untuk ibu D nilai t=-1,134 dan p=0,257 (p>0,05) t=-1,134, p>0.05, yang menunjukkan tidak terjadi peningkatan pemahaman orang tua terkait dengan perilaku agresi anak dan tidak terdapat perbedaan nilai pre-post test pada angket ketrampilan orang tua dengan nilai untuk ibu R t= -0,378 dan p=0,705 (p>0,05) dan untuk ibu D nilai t=-0,816 dan p=0,414 (p>0,05) yang menunjukkan tidak terjadi peningkatan ketrampilan orang tua dalam menangani perilaku agresi anak. Sedangkan berdasarkan skor kuantitatif untuk pre-postest pemahaman orang tua dan ketrampilan orangtua terjadi peningkatan , skor untuk ibu D dari 48 menjadi 41 dan skor ibu R dari 50 menjadi 47 (angket bersifat negatif sehingga semakin rendah skor berarti semakin tinggi artinya ibu semakin tidak menyetujui perilaku tersebut dilakukan oleh anak). Untuk pre-postest ketrampilan orangtua terjadi kenaikan skor pretest dan posttest, ibu D dari 67 menjadi 69 dan untuk ibu R dari 79 menjadi 80. Kata kunci: pelatihan parenting skill, perilaku agresi, anak usia dini
Art Therapy dalam Upaya Menurunkan Kecenderungan Agresi pada Remaja Awal Aironi Zuroida; Firsty Oktaria Grahani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i1.2118

Abstract

Tindak kekerasan telah menjadi masalah sosial yang tidak mudah untuk diselesaikan oleh masyarakat maupun oleh praktisi dari berbagai bidang ilmu. Peningkatan emosional yang terjadi secara cepat pada masa remaja awal yang dikenal sebagai masa storm & stress, peningkatan emosional ini merupakan hasil dari perubahan fisik terutama hormon yang terjadi pada masa remaja. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menguji efektifitas penerapan art Therapy sebagai upaya menurunkan kecenderungan agresi pada remaja awal. Sejumlah anak remaja di SMP X yang memiliki catatan perilaku agresi dari guru BK dilibatkan dalam penelitian ini. Penelitian ini mengunakan rancangan eksperimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design dan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sedangkan teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian nununjukkan ada perbedaan nilai agresi pada subjek penelitian sebelum dan sesudah diberikan art therapy. Hal ini menunjukkan bahwa art therapy mampu menurnkan kecenderungan agresi pada remaja awal.
CYBERBULLYING DI KALANGAN SISWA SMA DI SIDOARJO Nur Irmayanti; Firsty Oktaria Grahani
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku cyberbullying di sekolah SMA di Sidoarjo, sejauh mana prilaku cyberbullying yang ada di sekolah. Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Dengan sampel sebanyak 54 siswa. Hasil penelitian ini adalah; (1) 94% siswa memiliki media sosial berupa Whatsaap, Faceebook, Instagram dan Line sedangkan 6% siswa tidak memiliki media sosial karna HP tidak menunjang. (2) 44% siswa mempunyai geng atau kelompok sosial berupa kelompk sosial Whatsaap, sedangkan 56% tidak memiliki geng atau kelompok sosial. (3) dari semua siswa terdapat 57% siswa pernah mendapatkan cyberbullying atau bisa dikatakan korban cyberbullying, sedangkan 44% tidak perna mendapatkan cyberbullying. (4) sedangkan dalam pelaku cyberbullying terdapat 33% pernah melakukan cyberbullying, sedangkan 67% tidak perna melakukan cyberbulying. (5) tidak hanya cyberbullying, peneliti mengembangkan hasil penelitian dengan seberapa besar kondisi bullying di sekolah, terdapat 59% siswa pernah menjadi korban bullying berupa psikis (diolok) maupun fisik (dipukul) pelaku bullying disekolah sebesar 54%.
Peran Mindfulness Terhadap Kemampuan Kontrol Diri Remaja Ardianti Agustin; Nur Irmayanti; Firsty Oktaria Grahani; Aprilya Dian A; Alfira Ayu talita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10760

Abstract

Salah satu faktor yang mendorong remaja terlibat dalam perilaku anti-sosial adalah kurangnya kemampuan mereka dalam mengontrol diri. Dalam rangka mengurangi keterlibatan remaja dalam perilaku anti-sosial tersebut, penting diidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan kemampuan kontrol diri remaja. Ada banyak faktor yang diduga berpengaruh terhadap kontrol diri, antara lain adalah mindfulness. Penelitian ini ditujukan untuk menguji sejauh mana kontribusi dari mindfulness terhadap kemampuan kontrol diri remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek yang berasal dari rentang usia 15-21 tahun. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Lokasi pengambilan data berada di Kawasan Surabaya Barat. Alat pengukuran mindfulness yang digunakan adalah skala FFMQ atau Five Facets Mindfulness Questionnaire dan alat pengukuran tingkat Kontrol Diri menggunakan skala Kontrol Diri. Teknik analisa data pada penelitian ini yaitu menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas dan uji regresi sederhana untuk menguji pengaruh antara variabel mindfulness dengan variabel Kemampuan Kontrol Diri pada remaja. Uji dalam penelitian ini menggunakan uji regresi dengan bantuan SPPS 21, dimana menghasilkan taraf signifikansi 0,001 (P < 0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh antara mindfulness dan kemampuan kontrol diri. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,050 menunjukkan sumbangan mindfulness terhadap kontrol diri sebesar 50% sedangkan untuk sisanya 50 % disumbang oleh faktor-faktor lain.
Model pembelajaran hybrid menggunakan aplikasi virtual class guna meningkatkan literasi digital mahasiswa Firsty Oktaria Grahani; Surya Priambudi
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.8174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan model pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa. Urgensi penelitian model pembelajaran hybrid menggunakan aplikasi virtual class memungkinkan dalam peningkatan interaksi dan kolaborasi antara dosen dengan mahasiswa serta mahasiswa dengan mahasiswa. Metode penelitian menggunakan Research & Development dengan pendekatan ADDIE yang bertujuan mengembangkan model pembelajaran hybrid dengan menggunakan aplikasi virtual class untuk meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa pada mata kuliah Bahasa Indonesia Semester Gasal tahun ajaran 2024/2025 di Universitas Wijaya Putra dengan jumlah sampel 223 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hybrid menggunakan aplikasi virtual class cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi literasi digital mahasiswa Universitas Wijaya Putra. Meskipun mahasiswa telah mahir memanfaatkan media digital untuk mencari informasi, namun kemampuan mereka dalam mengevaluasi kualitas informasi, seperti menelusuri sumber, membandingkan data, dan menyusun informasi secara kritis. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses pembelajaran sangat penting untuk keberhasilan pembelajaran hybrid. Dosen dapat menggunakan teknik diskusi kelompok kecil, kuis interaktif, dan proyek kolaboratif yang melibatkan mahasiswa secara pembelajran hybrid sehingga akan membantu menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis dan interaktif.
Mindfulness as A Strategy for Emotion Regulation in Fatherless Adolescents Ardianti Agustin; Firsty Oktaria Grahani; Aironi Zuroida; M.Reza Rahmadian; Vidi Yuliana Sari
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 15, No 1 (2026): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v15i1.25283

Abstract

Adolescents experiencing father absence (fatherless) are vulnerable to difficulties in managing emotions and have a higher risk of mental health disorders, such as anxiety and depression, due to the loss of a significant figure in the emotional learning process. Mindfulness refers to non-judgmental awareness of present-moment experiences that serves as a protective factor in helping individuals manage emotions adaptively. This study aims to examine the effect of mindfulness on emotion regulation among fatherless adolescents. A quantitative approach with a correlational design was applied to 100 fatherless adolescents aged 15–18 years selected through purposive sampling technique with the criteria of not living with their biological father for at least the past three years. Data were collected using the Mindful Attention Awareness Scale (MAAS) and the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Simple linear regression analysis using IBM SPSS Statistics version 25 showed that mindfulness had a positive and significant effect on emotion regulation (p < 0.05; R² = 0.310), with an effective contribution of 31%. These findings confirm mindfulness as a protective factor that strengthens the ability of fatherless adolescents to manage emotions adaptively. The implications of this research recommend the integration of mindfulness-based interventions in school counseling services and social assistance programs, as well as encourage longitudinal research to examine the effectiveness of such interventions and explore other factors contributing to emotion regulation in this vulnerable population.