Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM UNTUK GENERASI MASA DEPAN Rika Sartika
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 10 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Oktober 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i10.7184

Abstract

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence), globalisasi informasi, serta perubahan pola interaksi generasi muda menghadirkan tantangan baru bagi pendidikan Islam. Persoalannya tidak hanya berkaitan dengan kemampuan lembaga pendidikan dalam mengadopsi teknologi, tetapi juga dengan bagaimana mempertahankan orientasi nilai, membangun karakter, mengembangkan kompetensi masa depan, dan memastikan keberlanjutan pendidikan Islam. Sejumlah penelitian telah mengkaji transformasi digital, literasi, pendidikan karakter, dan inovasi pembelajaran secara terpisah, tetapi kajian yang mengintegrasikan dimensi nilai, adaptasi, literasi, aksi, dan keberlanjutan dalam satu kerangka revitalisasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan revitalisasi pendidikan Islam dan merumuskan kerangka konseptual yang relevan bagi pembentukan generasi masa depan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku akademik, dokumen pendidikan, dan hasil penelitian yang relevan, terutama publikasi hingga tahun 2023. Analisis dilakukan melalui reduksi data, kategorisasi tematik, analisis komparatif, dan sintesis konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi pendidikan Islam tidak cukup dilakukan melalui digitalisasi media pembelajaran, tetapi memerlukan transformasi paradigma, kurikulum, pedagogi, kompetensi pendidik, dan ekosistem pendidikan. Penelitian ini menawarkan Model NALAR, yaitu Nilai, Adaptasi, Literasi, Aksi, dan Regenerasi, sebagai kerangka integratif revitalisasi pendidikan Islam. Model tersebut menempatkan nilai Islam sebagai fondasi, adaptasi sebagai kapasitas perubahan, literasi sebagai kompetensi, aksi sebagai aktualisasi, dan regenerasi sebagai orientasi keberlanjutan. Kontribusi penelitian terletak pada pengembangan perspektif pendidikan Islam transformatif yang mengintegrasikan spiritualitas, kecakapan masa depan, pemikiran kritis, teknologi, dan tanggung jawab sosial.