Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Disclosing Strategy in Communicating Uncertainty: Case of Climatology Station Climate Information Dissemination in Lombok Island I Wayan Suadnya; Agus Purbathin Hadi; Eka Putri Paramita
SOSHUM : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 12 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v12i3.240-252

Abstract

Certainty of climate information is essential for farmers in developing farming decisions but, climate forecasts produced by Climatology Station contain 30 per cent uncertainty. The fact that climatology station has carried out climate information dissemination to farmers in Lombok. However, many farmers experienced harvesting and planting failure due to climatic uncertainty. The objectives of this research are to describe the communication strategy implemented by the Kediri Climatology Station in communicating climate information to farmers on Lombok Island and to identify obstacles experienced in disseminating climate information. This research was conducted at the Kediri Climatology Station and on the island of Lombok using a descriptive method. Data were collected through in-depth interviews. The collected data were analyzed using descriptive qualitative analysis. The results show that the strategies implemented by the Kediri Climatology Station were strategies to increase the station's credibility through the improvement of data collection technique and analysis to minimize uncertainty, compiling and packaging messages so that farmers easily understand them, conducting direct dissemination through climate field school (SLI) and indirect using media, trying to understand the social and economic conditions of the communicants as well as utilization of feedback. However, there are obstacles faced by the Kediri Climatology Station in providing climate information namely: many extension agents are reluctant to convey climate information to farmers, climate change that affects forecast accuracy, difficulty convincing the public, and lack of funds to conduct Climate Field School, limited personnel, and language barriers.
Pengukuhan Kelompok dan Pelatihan Sertifikasi Produk Olahan Pangan Kelompok Kuker Patcu Desa Sukadana Lombok Tengah Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Agus Purbathin Hadi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.211

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kapasitas usaha Kelompok Kuker Patcu di Desa Sukadana melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kelompok sasaran secara aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan. Fokus utama kegiatan meliputi sosialisasi melalui Focus Group Discussion (FGD), pengukuhan resmi kelompok, serta pelatihan keamanan pangan yang relevan dengan legalitas dan daya saing produk. Sosialisasi dan FGD dilaksanakan sebagai forum dialog terbuka untuk menyampaikan maksud program, menyepakati peran pemangku kepentingan, dan membangun komitmen bersama. Kegiatan ini dibuka oleh ketua tim pelaksana dan mendapat sambutan positif dari pemerintah desa. Pengukuhan Kelompok Kuker Patcu oleh Sekretaris Desa menjadi momen penting yang menandai legitimasi kelompok sebagai entitas kelembagaan yang sah dan tercatat dalam sistem desa, membuka akses terhadap pembinaan dan dukungan lintas sektor. Pelatihan keamanan pangan difokuskan pada pemenuhan persyaratan dan prosedur pengajuan izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) serta sertifikasi halal. Narasumber dari Pendamping Proses Produk Halal (PPH) memberikan materi teknis dan pendampingan langsung kepada mitra dalam memahami platform OSS dan SiHalal. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan kelompok, tetapi juga mendorong kesiapan mereka dalam mengakses pasar yang lebih luas dan memenuhi standar legalitas produk. Secara keseluruhan, kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari mitra dan menjadi fondasi awal bagi pengembangan usaha yang kompetitif dan berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut, tim pelaksana melakukan pendampingan intensif terhadap proses pengajuan izin PIRT dan sertifikasi halal untuk produk unggulan kelompok serta monitoring berkala terhadap implementasi prinsip keamanan pangan dalam proses produksi. Tindak lanjut ini diharapkan mampu memperkuat daya saing Kelompok Kuker Patcu secara berkelanjutan.