Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Kepemimpinan Pendidikan Masa Depan dan Kekinian Berbasis Agama, Filsafat, Psikologi dan Sosiologi;Implementasinya dalam Lembaga Pendidikan Nandang Koswara; Wiwik Dyah Aryani; Lia Yulianti; Armiyanti Armiyanti; Nova Rati Lova
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/pkwu.v11i1.686

Abstract

This study aims to examine the future educational leadership model based on the perspectives of religion, philosophy, psychology, and sociology, as well as their implications in educational institutions. The locus of this research is the Prince SMPN 1 Purwakarta Jawa Barat. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis method. Interviews were conducted directly with informants, consisting of the school principal, the vice principal, and educational staffs in the educational institution. The results of observations and documentation were obtained from various studies of documents, manuscripts, and archives related to the implementation of educational leadership at SMPN 1 Purwakarta Jawa Barat. The results of the study indicate that the educational leadership model for the future in SMPN 1 Purwakarta after direct interviews with all parties involved in educational institutions can be explained in the discussion of this study
The Effect of Warm Compresses on Reducing Dysmenorrhea Pain in Women of Childbearing Age at the Bungursari Health Center, Purwakarta Regency, Indonesia Rahmita Budiarti; Lia Yulianti
Archives of The Medicine and Case Reports Vol. 4 No. 3 (2023): Archives of The Medicine and Case Reports
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/amcr.v4i3.358

Abstract

Menstrual disorders that are often experienced by women such as lower abdominal pain, irregular menstruation, low back pain, and one of them is dysmenorrhea. Dysmenorrhea is a condition where women experience pain during menstruation which has a bad effect causing disruption to carrying out daily activities because of the pain they feel. This condition can last 2 days or more than the length of menstrual days each month. There are several ways that can be done to treat pain non-pharmacologically, including massage therapy, elevating the feet from the body, exercising, regulating diet and applying warm compresses. This study aimed to determine the effect of warm compresses on reducing menstrual pain (dysmenorrhea) in women of childbearing age at the Bungursari Health Center. This study was an experimental research with a one group pretest posttest design approach, obtained by 30 respondents. The sample in this study were all women of childbearing age who experienced menstrual pain (dysmenorrhea) in the Bungursari Health Center, Purwakarta Regency. Warm compresses can reduce menstrual pain (dysmenorrhea) at the Bungursari Health Center, p value=0.002 < α (0.05). Giving warm compresses can reduce menstrual pain in women of childbearing age (WUS). It is expected that the public will gain knowledge about menstrual pain (dysmenorrhea) and can use warm compress therapy as a way to deal with menstrual pain (dysmenorrhea).
"SERUNI” : INOVASI SENAM REPRODUKSI DAN SKRINING HB DIGITAL UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN CISEUREUH Lia Yulianti; Devita Zakirman; Ruciah
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3639

Abstract

Masalah kesehatan remaja putri di dunia masih didominasi anemia defisiensi besi, terutama di negara berkembang akibat ketidakseimbangan kebutuhan pertumbuhan dan asupan nutrisi. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja putri usia 15–24 tahun mencapai 32%, sehingga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan reproduksi dan stunting di masa depan. Observasi di Rusunawa Ciseureuh menunjukkan sebagian besar remaja putri belum memiliki pemetaan kadar hemoglobin (Hb) secara klinis karena keterbatasan alat skrining serta rendahnya aktivitas fisik rutin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi dan memutus risiko anemia melalui program SERUNI (Senam Reproduksi Masa Kini). Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif, skrining Hb digital, intervensi senam SERUNI, dan pemberdayaan kader berbasis monitoring kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan literasi kesehatan kategori “Baik” dari 11% menjadi 89% serta penurunan prevalensi anemia dari 72% menjadi 23%. Kesimpulannya, program SERUNI CISEUREUH efektif meningkatkan literasi kesehatan reproduksi, aktivitas fisik, penurunan anemia, dan kemandirian kader secara berkelanjutan di komunitas Rusunawa Ciseureuh.
"SERUNI” : INOVASI SENAM REPRODUKSI DAN SKRINING HB DIGITAL UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN CISEUREUH Lia Yulianti; Devita Zakirman; Ruciah
Bagimu Negeri Vol 10 No 01 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v10i01.3639

Abstract

Masalah kesehatan remaja putri di dunia masih didominasi anemia defisiensi besi, terutama di negara berkembang akibat ketidakseimbangan kebutuhan pertumbuhan dan asupan nutrisi. Di Indonesia, prevalensi anemia pada remaja putri usia 15–24 tahun mencapai 32%, sehingga berisiko menimbulkan gangguan kesehatan reproduksi dan stunting di masa depan. Observasi di Rusunawa Ciseureuh menunjukkan sebagian besar remaja putri belum memiliki pemetaan kadar hemoglobin (Hb) secara klinis karena keterbatasan alat skrining serta rendahnya aktivitas fisik rutin. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas kesehatan reproduksi dan memutus risiko anemia melalui program SERUNI (Senam Reproduksi Masa Kini). Metode yang digunakan meliputi edukasi partisipatif, skrining Hb digital, intervensi senam SERUNI, dan pemberdayaan kader berbasis monitoring kesehatan. Hasil menunjukkan peningkatan literasi kesehatan kategori “Baik” dari 11% menjadi 89% serta penurunan prevalensi anemia dari 72% menjadi 23%. Kesimpulannya, program SERUNI CISEUREUH efektif meningkatkan literasi kesehatan reproduksi, aktivitas fisik, penurunan anemia, dan kemandirian kader secara berkelanjutan di komunitas Rusunawa Ciseureuh.