Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendekatan Model Hirarki dalam Menganalisa Faktor-Faktor Pendukung Pengambilan Keputusan Pembelian Mobil: Studi Kasus Wilayah Jakarta Barat Herman, Robert T.; Artha, Aditya
Binus Business Review Vol 2, No 1 (2011): Binus Business Review
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/bbr.v2i1.1141

Abstract

This research is to analyse the consumer purchase decision behaviour in buying cars. The important factor that being considered is product, price, design, comfort, performance, safety, and after-sales service quality. The research objects are city cars including Suzuki Karimun, KIA Picanto, Cherry QQ, and Proton Savvy. Those four products are chosen because they have the highest sales rate on 2007-2008. The sampling technique in this research is probability sampling using cluster random sampling technique. Meanwhile, the analysis method is using analytical hierarchy process (AHP). Finally, it will be concluded the persentage of each factor priority that will affect consumer consideration in purchase decision of each chosen city car. From the seven factors in this research, the result shows that price factor is the most important part and is the main considerable when consumers choose cars. 
Pengaruh Stres Kerja terhadap Turnover Intention dengan Worklife Balance sebagai Pemediasi Artha, Aditya; Rahmayanti, Rima
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.10092

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan work–life balance sebagai variabel pemediasi pada karyawan Generasi Z di PT. X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 16.722 karyawan Generasi Z, dengan sampel sebanyak 430 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dan perhitungan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap work–life balance. Stres kerja juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, sementara work–life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, work–life balance terbukti memediasi secara parsial pengaruh stres kerja terhadap turnover intention dengan kekuatan mediasi yang lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa turnover intention tidak hanya dipengaruhi oleh stres kerja dan work–life balance, tetapi juga oleh faktor lain di luar model penelitian.