Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Trimester I dengan Kejadian Anemia di Wilayah UPTD Puskesmas Cibugel Nonoh Nonoh; Nurhasanah Nurhasanah; Erni Ratna Suminar
Jurnal Ventilator Vol. 1 No. 3 (2023): September : Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v1i3.485

Abstract

Based on data from the World Health Organization, the prevalence of anemia in pregnant women worldwide has decreased by 4.5%. In Sumedang Regency in 2022 the number of pregnant women is 17,877 and there are 491 pregnant women who experience anemia, including the UPTD area of the Cibugel Inpatient Health Center. The aim of the study was to determine the relationship between the knowledge of first trimester pregnant women and the incidence of anemia in the UPTD area of the Cibugel Inpatient Health Center, Sumedang Regency, in 2023. This research was a quantitative study with a cross sectional survey approach. The population of this study were all pregnant women in the working area of the UPTD Puskesmas Cibugel, totaling 167 people. The sampling technique used accidential sampling to produce 39 research samples. The results showed that most of the respondents had sufficient knowledge of 24 people. Most of the respondents did not experience the incidence of anemia in pregnancy as many as 26 people and there was a relationship between knowledge and the incidence of anemia in pregnancy with a value of p = 0.001 <? = 0.05 so it can be concluded that most of the respondents had sufficient knowledge and did not experience anemia in pregnancy and there was a relationship between respondents' knowledge of the incidence of anemia in pregnancy in the UPTD area of the Cibugel Inpatient Health Center, Sumedang Regency in 2023. It is recommended that pregnant women take an active role in fulfilling information from various media, especially about anemia..
EDUKASI PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN SEREH DAN LEMON SEBAGAI MINUMAN “SEMON” DI RW 06 KELURHAN KALIJAGA Tonasih; Erni Ratna Suminar; Sevhania Pratista; Larissa Nanda Yuniar; Hikmah Jamiatun
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v5i3.1732

Abstract

Tujuan dari kegiataan ini adalah untuk memberikan edukasi pembuatan dan pemanfaatan tanaman sereh sebagai minuman kaya khasiat, yang di lakukan di Rw 06 Kelurahan Kalijaga, Memberikan edukasi sederhana tentang khasiat dari minuman sereh dan lemon, dimana kandungan yang terdapat dalam sereh mampu menurunkan hipertensi, mengontrol gula darah, dan menguatkan system saraf, serta cara pembuatannya. Metode yang dilakukan pada Kegiatan ini yaitu dengan memberikan edukasi tentang cara pembuatan dan manfaat dari minuman sereh kepada ibu ibu di Rw 06 Kelurahan Kalijaga, serta membagikan minuman sereh yang sudah jadi kepada ibu ibu yang mengikuti acara demostrasi pembuatan minuman herbal dari sereh. Hasil dari pengabdian ini yaitu masyarakat yang datang ke acara demostrasi kami mendapatkan edukasi tentang manfaat dari minuman sereh, cara pembuatannya serta minuman sereh yang sudah jadi. Kata kunci : Demostrasi, Edukasi, Manfaat, Sereh
EDUKASI PEMBUATAN DAN PEMANFAATAN TANAMAN SEREH DAN LEMON SEBAGAI MINUMAN “SEMON” DI RW 06 KELURHAN KALIJAGA Tonasih; Erni Ratna Suminar; Sevhania Pratista; Larissa Nanda Yuniar; Hikmah Jamiatun
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v5i3.1732

Abstract

Tujuan dari kegiataan ini adalah untuk memberikan edukasi pembuatan dan pemanfaatan tanaman sereh sebagai minuman kaya khasiat, yang di lakukan di Rw 06 Kelurahan Kalijaga, Memberikan edukasi sederhana tentang khasiat dari minuman sereh dan lemon, dimana kandungan yang terdapat dalam sereh mampu menurunkan hipertensi, mengontrol gula darah, dan menguatkan system saraf, serta cara pembuatannya. Metode yang dilakukan pada Kegiatan ini yaitu dengan memberikan edukasi tentang cara pembuatan dan manfaat dari minuman sereh kepada ibu ibu di Rw 06 Kelurahan Kalijaga, serta membagikan minuman sereh yang sudah jadi kepada ibu ibu yang mengikuti acara demostrasi pembuatan minuman herbal dari sereh. Hasil dari pengabdian ini yaitu masyarakat yang datang ke acara demostrasi kami mendapatkan edukasi tentang manfaat dari minuman sereh, cara pembuatannya serta minuman sereh yang sudah jadi. Kata kunci : Demostrasi, Edukasi, Manfaat, Sereh
NUGGET TABIW SEBAGAI PRODUK PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BAGI BALITA DI DESA PATALAGAN Erni Ratna Suminar; Wiwin Widayanti; Denada Garbella; Aini Zarqo, Liling; Siti Arum A Sulastri; Mardhatillah; Uswatun Hasanah
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i2.1210

Abstract

Kurangnya kesadaran akan ketepatan pemberian makanan untuk memenuhi gizi balita merupakan salah satu penyebab stunting. Padahal, pemberian makanan tambahan yang tepat sangat penting untuk kesehatan balita yang berguna untuk tumbuh kembang anak sesuai usianya. Tujuan dari pengabdiaan masyarakat ini adalah memberikan edukasi dan pemahaman terhadap ibu yang mempunyai bayi dan balita akan pentingnya Pemberian Makanan Tambahan (PMT) disertai dengan demonstrasi pembuatan produk Nugget Tabiw yang merupakan produk PMT yang sehat dan mudah dibuat.  Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan atau edukasi mengenai pentingnya pembuatan makanan tambahan disertai dengan demonstrasi pembuatan produk PMT berupa Nugget Tabiw yang diikuti oleh 20 ibu yang mempunyai bayi dan balita yang berkunjung di posyandu bulan Januari 2024 di Rukun Warga 01 Desa Patalagan Kecamatan Pancalang Kabupaten Kuningan. Nugget Tabiw merupakan produk PMT yang dibuat dengan menggunakan campuran tahu, bihun, wortel dan telur. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu peningkatan pengetahuan tentang pemberian makanan sesuai usia pada anak dan peningkatan keterampilan ibu bayi dan balita mengenai cara pembuatan   PMT berupa Nugget Tabiw sebagai makanan tambahan sebagai upaya untuk memenuhi gizi balita di Desa Patalagan. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini adalah didapatkan masyarakat dengan peningkatan pengetahuan ibu bayi dan balita mengenai ketepatan pemberian makanan untuk memenuhi gizi balita. Kata kunci: Edukasi, PMT, Nugget, Stunting, Desa Patalagan
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Eka Ratnasari; Ainaya Rizki Nur Amalia; Nurhasanah; Erni Ratna Suminar
WOMB Midwifery Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/wombmidj.v4i2.735

Abstract

In 2020, the incidence of bleeding in Indonesia was 28.7%, caused by anemia in pregnant women. Anemia can increasei thei risk of preterm labor, low birth weight, and even maternal and infant mortality. Anemia is influenced by various factors, including maternal age, gestational agei, parity, education level, occupation, knowledge, and nutritional status. This study aims to determinei factors associated with anemia among pregnant women at thei Kalijaga Community Health Center in Cirebon City in 2025. This study uses an observational analytical design with cross-sectional design. There are maternal age, gestational age, parity, education, employment, nutritional status, knowledge of anemia incidence in pregnant women at Puiskeismas Kalijaga, Cirebon City in 2025. It is hoped that health workers, cadres or families will help increase the interest of pregnant women so that they want to participate in counseling activities both in pregnant women's classes, community health centers or integrated health posts (Posyandu) to provide health education in an effort to prevent anemia and improve maternal and infant health.