Ignatius Edward Riantono, Ignatius Edward
Bina Nusantara University

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peningkatan Literasi AI melalui Pengenalan AI Agent bagi Mahasiswa Universitas Batuta Adli Abdillah Nababan; Jefri Junifer Pangaribuan; Ince Ahmad Zarqan; Dimas Yudistira Nugraha; Ignatius Edward Riantono; Ganda Tua Sitompul; Scherly Hansopaheluwakan; Fernando Sihotang; Irwansyah; Sutarman
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 3 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) memberikan peluang besar dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja di berbagai bidang. Salah satu bentuk pemanfaatan AI yang semakin berkembang adalah AI Agent, yaitu sistem cerdas yang mampu menjalankan tugas secara otomatis dan adaptif. Namun, pemanfaatan teknologi ini masih memerlukan pembekalan dan penguatan literasi AI agar dapat digunakan secara efektif oleh pengguna non-teknis, termasuk mahasiswa. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan sesi pengenalan dan penguatan pemahaman mengenai pemanfaatan AI, khususnya AI Agent, kepada mahasiswa Universitas Batuta. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan melibatkan 30 mahasiswa sebagai peserta melalui beberapa tahapan, yaitu tahap persiapan, penyampaian materi, demonstrasi dan praktik, serta evaluasi. Materi yang diberikan mencakup konsep dasar Artificial Intelligence, AI Workflow Automation, AI Agent, dan Agentic AI, disertai dengan contoh penerapan sederhana yang relevan dengan aktivitas akademik dan kehidupan sehari-hari. Pendekatan edukatif dan aplikatif digunakan untuk mendorong pemahaman konseptual serta kemampuan awal peserta dalam mengidentifikasi peluang pemanfaatan AI. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memahami konsep dasar AI dan AI Agent, membedakan AI Agent dan Agentic AI, serta mengidentifikasi ide penerapan AI untuk mendukung produktivitas dan efisiensi kerja. Selain itu, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi AI mahasiswa dan menumbuhkan kesadaran bahwa AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu yang produktif dan kontekstual. Dengan demikian, kegiatan PKM ini memberikan kontribusi positif dalam mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan teknologi AI di era digital.
Literasi Keuangan Digital: Kunci Menjembatani Inovasi dan Digitalisasi UMKM di Indonesia Ignatius Edward Riantono
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Jaringan Vol 7 No 1 (2026): Maret
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63703/sisfotekjar.v7i1.156

Abstract

Penelitian ini menyelidiki kontribusi literasi digital dan keuangan terhadap transformasi digital Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia, dengan perhatian khusus pada kesenjangan pengetahuan yang terus membatasi adopsi digital. Meskipun UKM Indonesia memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi, banyak yang masih menghadapi hambatan besar dalam proses digitalisasi. Studi ini meneliti bagaimana literasi digital dan keuangan berfungsi sebagai faktor mediasi yang menghubungkan inovasi, kompleksitas bisnis, dan jaringan dengan peningkatan transformasi digital dan kinerja kompetitif. Secara spesifik, penelitian ini menganalisis pengaruh sikap pemilik terhadap inovasi digital, kompleksitas bisnis, orientasi pertumbuhan, intervensi pemerintah, dan jaringan bisnis terhadap intensitas digital UKM, sekaligus memposisikan literasi digital dan keuangan sebagai mediator yang membentuk persepsi manfaat digital. Desain penelitian kuantitatif diterapkan, menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk mengevaluasi data yang dikumpulkan dari UKM di seluruh Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa sikap positif pemilik terhadap inovasi digital secara signifikan memperkuat intensitas digital UKM ketika disalurkan melalui literasi digital. Sebaliknya, kompleksitas bisnis tidak menunjukkan pengaruh yang berarti di bawah mekanisme mediasi ini. Orientasi pertumbuhan terbukti menjadi pendorong kuat intensitas digital, yang juga beroperasi melalui literasi digital, sedangkan intervensi pemerintah tidak memberikan efek yang signifikan. Sebaliknya, jaringan bisnis memiliki dampak yang substansial dan positif terhadap intensitas digital UKM ketika dimediasi oleh literasi digital. Dalam hal literasi keuangan, kompleksitas bisnis sekali lagi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan intensitas digital UKM ketika dikaitkan dengan persepsi manfaat digital. Namun, orientasi pertumbuhan, intervensi pemerintah, dan jaringan bisnis semuanya memberikan efek positif yang signifikan terhadap intensitas digital ketika pengaruhnya dimediasi oleh literasi keuangan.
Analisis Adopsi Sistem CAATTs oleh Auditor pada Kantor Akuntan Publik Big 10 Jakarta Ignatius Edward Riantono
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Jaringan Vol 6 No 2 (2025): September
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63703/sisfotekjar.v6i2.158

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi behavioral intention auditor dalam menggunakan Computer Assisted Audit Tools and Techniques (CAATTs) pada audit laporan keuangan dengan pendekatan model UTAUT 2. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik non-probability sampling, yaitu purposive sampling, dan memperoleh 70 sampel dari auditor eksternal yang bekerja pada KAP Big 10 di Jakarta. Analisis data dilakukan menggunakan metode SEM-PLS yang diolah dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS versi 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel hedonic motivation dan habit berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention auditor. Sementara itu, variabel performance expectancy dan facilitating conditions berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap behavioral intention auditor. Selain itu, variabel effort expectancy dan social influence berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap behavioral intention auditor.