Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS KIMIA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 WOJA nana mardiani; Magfirah Perkasa; Putri Ayu Mutmainnah
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.468 KB) | DOI: 10.33627/re.v5i1.756

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh Discovery Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis Kimia siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Woja. Ruang lingkup pembahasan ini mencakup Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir Kritis siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Woja. Model penelitian adalah Quasi Eksperimen Design. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Woja tahun pelajaran 2021/2022. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA 2 Woja. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang, dan kelas kontrol yaitu kelas XI IPA2 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Data yang diambil merupakan hasil tes yang diberikan dalam penelitian ini terdiri dari 10 pertanyaan essay jawaban benar diberi skor maksimal 10. Hasil tes siswa kelas kontrol dengan nilai tertinggi pretest 83 nilai terendah 60, nilai rata-rata 71,62 dan nilai tertinggi postest adalah 85, nilai terendah 70 dengan rata-rata nilai adalah 75,67. Sedangkan data hasil test siswa kelas eksperimen di SMA Negeri 2 Woja nilai tertinggi pretest 83, nilai terendah 60 dengan rata-rata 72,50 dan postest adalah 90 dan nilai terendah adalah 70 sedangkan nilai rata-rata sebesar 79,23. Hasil uji normalitas dan uji homogenitas dinyatakan normal dan homogen. Penentuan hipotesis dapat dilakukan dengan membandingkan nilai sebesar 2,529. Dengan pengujian 2 sisi (signifikansi =0,05) hasil diperoleh untuk ttabel sebesar 2,048. Karena thitung lebih besar dari ttabel maka Ha diterima dan Ho ditolak yang bermakna bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikiris siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Woja Dompu.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN (POE) UNTUK MENGANALISIS KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI ASAM BASA KELAS XI DI SMAN 1 KILO Yuni Wulandari; Putri Ayu Mutmainnah; Sry Agustina
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.014 KB) | DOI: 10.33627/re.v5i2.894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1). kualitas keterampilan proses sains siswa pada materi asam basa, 2). mengetahui aspek keterampilan proses sains dengan persentase tertinggi dan terendah pada siswa, 3). mengetahui respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran melalui model Predict, Observe, Explain (POE). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, lembar kegiatan siswa, Teknik analisis data dihitung berdasarkan jumlah data checklist pada lembar observasi berdasarkan pedoman skala likert dan penilaian lembar kegiatan siswa berdasarkan pedoman penilaian yang telah dibuat, Data yang sudah dijumlahkan dihitung rata-ratanya kemudian dipersentasekan pada setiap aspek keterampilan proses sains sehingga diperoleh persentase nilai rata-rata aspek keterampilan proses sains siswa secara keseluruhan. Hasil persentase yang diperoleh kemudian dikategorikan berdasarkan 5 kategori yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang. Hasil penelitian disimpulkan bahwa 1) kemampuan keterampilan proses sains siswa yang termasuk dalam kategori rata-rata baik adalah mengajukan pertanyaan merencanakan percobaan, menggunakan alat/bahan, mengklasifikasikan, interprestasi, mengkomunikasikan masuk dalam kategori rata-rata baik. Sedangkan menyusun hipotesis, observasi, memprediksi, dan menerapkan konsep termasuk dalam kategori rata-rata cukup, 2) Aspek keterampilan proses sains dengan persentase tertinggi adalah keterampilan Komunikasi dengan persentase sebesar 79,25% dengan kategori baik. Sedangkan persentase terendah adalah keterampilan memprediksi dengan persentase sebesar 55,00% 3) Siswa senang belajar dengan model pembelajaran POE karena banyak melibatkan siswa dalam proses belajar sehingga siswa dituntut aktif dalam mengembangkan keterampilan proses sainsnya. Sedangkan diskusi kelompok dapat mengembangkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi dan hubungan sosial antar siswa semakin meningkat.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS ETNOSAINS PADA MATERI ASAM BASAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMA NEGERI 2 LANGGUDU haryadin haryadin; Nurfidianty Annafi; Putri Ayu Mutmainnah
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.083 KB) | DOI: 10.33627/re.v5i2.895

Abstract

Lembar Kerja Siswa merupakan suatu bahan ajar cetak yang berisi materi, ringkasan dan pentunjuk pelaksanaan tugas pembelajaran yang harus dikerjakan oleh siswa,yang mengacu pada kompetensi dasar yang harus dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui kualitas produk LKS berbasis etnosains pada materi asam basa yang didesain, (2) meningkatkan minat belajar belajar siswa. Rancangan LKS berbasi etnosains menggunakan model prosedural metode pengumpulan data menggunakan lembar validasi,rancangan pengembangan sampai pada tahap pengembangan. Hasil penelitian pengembangan LKS berbasis etnosains pada materi asam basa diperoleh persentasi rata-rata 73,7% dengan kategori layak digunakan sebagai bahan ajar siswa.
PENGARUH MODEL DOUBLE LOOP PROBLEM SOLVING (DLPS) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA KELAS XI DI SMAN 1 LAMBITU Achmad Sulaiman; Putri Ayu mutmainnah; Magfirah Perkasa
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.699 KB) | DOI: 10.33627/re.v4i2.941

Abstract

Hasil wawancara menunjukkan proses pembelajaran di SMAN 1 Lambitu terdapat permasalahan seperti penyajian materi yang dilakukan di sekolah masih monoton. Sebagian siswa mengalami kesulitan ketika dihadapkan dengan pemecahan masalah kimia terutama pada materi larutan penyangga. Salah satu model pembelajaran yang dapat membuat siswa secara aktif dalam kelas dengan menggunakan model Double Loop Problem Solving. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Double Loop Problem Solving (DLPS) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Larutan Penyangga Kelas XI di SMAN 1 Lambitu. Rancangan penelitian adalah true experimental design, maka untuk memperoleh data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes dan observasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Lambitu. Sampel dipilih dengan teknik purposive sampling yaitu siswa kelas XI IPA 1 yang berjumlah 20 orang sebagai kelas kontrol dan siswa kelas XI IPA 2 yang berjumlah 22 orang sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian nilai rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 84.55 lebih besar dari kelas kontrol dengan nilai rata-rata 78.75. Hasil analisis data uji-t diperoleh data dengan nilai sig. (2-tailed) yaitu 0,021, dimana nilai signifikan ini < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran DLPS terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga kelas XI di SMAN 1 Lambitu.
PENENTUAN NILAI SPF (SUN PROTECTION FACTOR) EKSTRAK KULIT BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L) Agrippina Wiraningtyas; Santrianingsih Santrianingsih; Putri Ayu Mutmainnah; Ramlah Ramlah; Amang Ilman
JURNAL REDOKS : JURNAL PENDIDIKAN KIMIA DAN ILMU KIMIA Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Redoks : Jurnal Pendidikan Kimia dan Ilmu Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia STKIP Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/re.v6i2.1278

Abstract

Kulit bawang merah (Allium Cepa L) merupakan limbah yang mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai SPF dari lotion ekstrak kulit bawang merah (Allium Cepa L). Kulit bawang merah diekstraksi menggunakan pelarut etanol 50% dengan metode maserasi. Lotion dibuat dengan metode pencampuran dua fase, yaitu fase minyak dan fase air. Formula dibuat dengan variasi konsentrasi lotion yang berbeda. Pada Formula 1 sebagai formula kontrol (tanpa ekstrak), Formula 2 dengan konsentrasi ekstrak sebesar (1%), Formula 3 (3%) dan Formula 4 (5%). Pengujian nilai SPF dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan hasil uji secara kimia menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada Formula 1 diperoleh nilai SPF 0,21; Formula 2 diperoleh nilai SPF 0,50; Formula 3 diperoleh nilai SPF 0,58 dan Formula 4 diperoleh nilai SPF 2,89. Dari keempat formula, nilai SPF yang memenuhi persyaratan sebagai tabir surya adalah formula 4 pada konsentrasi 5% dengan nilai SPF 2,89 dan tergolong kategori proteksi minimal, karena semakin besar konsentrasi maka semakin besar nilai SPF nya.