Krest D. Tolosang
EKONOMI PEMBANGUNAN-FEB-UNSRAT

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Pengaruh Jumlah Wisatawan, Jumlah Objek Wisata dan Jumlah Hotel terhadap Perekonomian di Kota Tomohon Athena Sharone Kawuwung; Anderson G. Kumenaung; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator ekonomi yang memegang peranan penting yaitu pertumbuhan ekonomi sehingga menjadi perhatian bagi suatu negara bahkan seluruh dunia, karena pertumbuhan ekonomi suatu negaralah yang mencerminkan kenaikan kemampuan suatu negara untuk menyediakan jenis barang ekonomi kepada para penduduknya serta meningkatnya pendapatan perkapita penduduknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Jumlah Wisatawan, Jumlah Objek Wisata dan Jumlah Hotel terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Tomohon. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder pada tahun 2013-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak yaitu Eviews 9. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa jumlah wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon, jumlah objek wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon, jumlah hotel berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Tomohon, serta secara simultan variabel bebas berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tomohon. Kata Kunci; Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Wisatawan, Jumlah Objek Wisata, Jumlah Hotel.
Analisis Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah Di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara Annisa A. Anwar; Ita Pingkan F. Rorong; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pelaksanaan pembangunan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi disertai dengan pemerataan hasil pembangunan menjadi sasaran utama, tetapi kemajuan ekonomi yang tinggi belum mengartikan masyarakat menikmati hasilnya yang berarti terjadi ketimpangan dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis tingkat ketimpangan pembangunan antarwilayah Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara pada Tahun 2012 – 2021. Data yang digunakan dalampenelitian ini adalah data sekunder. Data tersebutdiperoleh dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara (BPS Sulut) maupun literatur – literatur lainnya sesuaipenelitian ini. Alat analisis yang digunakan adalah IndeksWilliamson. Berdasarkan hasil analisis ketimpanganpembangunan wilayah Provinsi Sulawesi Utara, dapatdisimpulkan bahwa ketimpangan yang terjadi di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2012 – 2021 mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal inidisebabkan karena pengelolaan sumber daya alam di daerah lain berbeda dengan daerah yang dekat denganpusat perekonomian sehingga menyebabkan pendapatanperkapitanya dibawa rata-rata. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ketimpangan yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara adalah rendah atau meratadengan rata – rata angka Indeks Williamson 0,49 (< 0,5).   Kata kunci: Pembangunan Ekonomi, Ketimpangan, Indeks Williamson, PDRB.
Analisis Pengembangan Potensi Pariwisata Di Kabupaten Kepulauan Sitaro (Studi Kasus Di Pulau Siau) Meisye Kiriman; Daisy S.M Engka; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata di Indonesia merupakan salah satu sektor ekonomi jasa memiliki prospek yang cerah, namun dewasa ini belum memperlihatkan peranan yang sesuai dengan harapan dalam prospek pembangunan di Indonesia. Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro memiliki spot pariwisata yang tidak kalah dengan kabupaten lainnya di Provinsi Sulawesi Utara. Dimana Kabupaten SITARO merupakan Kabupaten Kepulauan yang terdiri dari 47 pualau. Sehingga spot pariwisata banyak dijumpai di beberapa pulau. Seperti Pulau Mahoro yang merupakan destinasi wisata yang banyak dikenal baik di dalam dan luar negeri.  Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sitaro dan mengetahui dampak ekonomi dalam pengembangan potensi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Sitaro. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa objek wisata yang ada di Pulau Siau memiliki potensi-potensi alami yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan Pendapatan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat sekitar dengan peluang usaha serta peluang kerja. Kata Kunci: Pariwisata, Potensi Objek Wisata, Sitaro, Sektor Ekonomi Jasa
Pengaruh Dana Alokasi Umum Dan Dana alokasi khusus Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2010-2021 Jeisika Lulage; Een N. Walewangko; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 6 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus merupakan anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat ke daerah untuk membiayai berbagai kebutuhan pemerintahan maupun pembangunan di daerah. Manfaat kedua dana ini sangat besar bagi pembiayaan kebutuhan daerah. Tujuan Penelitian untuk mengetahui pengaruh dana alokasi umum dan dana alokasi khusus terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder time series dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Talaud dengan rentang waktu selama 12 tahun dari tahun 2010-2021 dengan metode analisis regresi linier berganda yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari perubahan satu variabel terhadap variabel lainnya. Setelah melakukan uji analisis maka dapat diketahui hasil penelitian menunjukkan bahwa dana alokasi umum  secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan dana alokasi khusus juga demikian tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Talaud. Dan secara serempak atau simultan dana alokasi umu dan dana alokasi khusus tidak memliki pengaruh.  Kata Kunci: Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Pertumbuhan Ekonomi, Anggaran
Analisis Sektor Basis Dan Daya Saing Sektoral Serta Kaitannya Dengan Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Gorontalo Rizqa P. Pakaya; Ita Pingkan F. Rorong; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tumbuh kembangnya sektor-sektor yang menjadi indikator petumbuhan ekonomi memang jika dilihat secara detail, sangat tergantung pada manajemen pengelolaan yang efektif dan efisien dalam proses yang luas. Artinya sektor-sektor tersebut akan bisa maksimal jika upaya pengembangannya mampu di sesuaikan dengan kontribusi dan kebutuhan yang diinginkan. Karena jika tidak dilakukan proses penyeimbangan terhadap demand dan supply, maka yang terjadi adalah produktivitas pembangunan menjadi menurun dan akhirnya berpengaruh secara negatif pada pembangunan ekonomi dalam jangka panjang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sektor-sektor apa saja yang menjadi sektor basis di Kabupaten Gorontalo dan Untuk mengetahui bagaimana daya saing sektoral mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan sektor yang merupakan sektor basis atau unggulan yaitu : sektor pertanian ,kehutanan dan perikanan; Sektor pertambangan dan penggalian;sektor Industri Pengolahan; sektor pengadaan listrik dan gas; sektor konstruksi; sektor transportasi dan pergudangan; sektor informasi dan komunikasi;sektor jasa keuangan dan informasi. Hasil dari perhitungan analisis Shift Share (SS) pada komponen  Propotional Shift (SS) Kabupaten Gorontalo tahun 2018-2022 menunjukkan bahwa ada beberapa sektor yang tergolong lambat pertumbuhannya yaitu sektor : sektor pertanian,kehutanan, dan perikanan , sektor pertambangan dan penggalian, sektor konstruksi , sektor transportasi dan pergudangan , sektor real estate , sektor jasa perusahaan, sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib. Kata Kunci : Sektor Basis, Location Quotient, Shift-Share, PDRB.
Pengaruh Belanja Modal Dan Belanja Operasional Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara Selama Pandemi Covid-19 Geraldo M. Kermite; Anderson G. Kumenaung; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 7 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan keuangan daerah yang baik akan berpengaruh terhadap kemajuan suatu daerah baik itu pada tingkat kabupaten-kota di Provinsi Sulawesi Utara. Akan tetapi faktor external seperti pandemi Covid-19 yang terjadi di akhir tahun 2019 sampai tahun 2021 juga memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten-kota di Provinsi Sulawesi Utara. Terdapat 15 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara yang mengandalkan sektor belanja modal dan belanja operasional dalam mendongkrak pererekonomian daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal dan belanja operasional terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara selama pandemic Covid-19. Metode analisis yang digunakan adalah regresis data panel untuk data tahun 2020 sampai 2021. Dari hasil penelitian didapati bahwa belanja modal dan belanja operasional secara parsial tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi secara simultan belanja modal dan belanja operasional berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Utara selama pandemi Covid-19. Nilai koefisien determinasi (R2) yang diperoleh adalah sebesar 0,11304 atau dengan kata lain, variabel pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh variabel belanja modal dan belanja operesaional sebesar 0.11%. Kata kunci: Belanja Modal; Belanja Operasional; Ekonomi; Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Utara; Pandemi Covid19
Analisis Penggunaan Dana Desa Sebelum dan Selama Pandemi Covid-19 Tahun 2017-2022 (Studi di Desa Lotta Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa) Dewina Suryani Pratama Pangalila; Amran T. Naukoko; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 10 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia membantu masyarakat yang terkena dampak dari adanya pandemi covid-19 melalui berbagai cara, yang salah satunya yaitu dengan mengubah peraturan menteri tentang prioritas penggunaan dana desa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui program-program penggunaan dana Desa Lotta, bagaimana kesesuaian penggunaan dana Desa Lotta dengan peraturan Menteri Desa, PDTT dan sejauh mana ketercapaian program penggunaan dana Desa Lotta di masa sebelum dan saat Pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dideskripsikan dalam bentuk deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pada masa sebelum pandemi Covid-19, program/kegiatan penggunaan dana Desa Lotta hanya terbagi atas 2 bidang yaitu bidang pelaksanaan pembangunan desa dan bidang pemberdayaan masyarakat desa. Sedangkan program/kegiatan penggunaan dana Desa Lotta di masa saat pandemi Covid-19 terbagi atas 4-5 bidang yang terdiri dari bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa, bidang pemberdayaan masyarakat dan bidang penanggulangan bencana darurat serta untuk tahun 2022 ditambah dengan bidang pembinaan kemasyarakatan. Untuk setiap program dan kegiatan yang dibentuk dan dilaksanakan oleh pemerintah Desa Lotta selalu tercapai dan berhasil dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2017-2022. Kata Kunci : Dana Desa; Pandemi Covid-19; Pembangunan Desa; Pemberdayaan Masyarakat Desa