Artikel ini membahas tentang implementasi manajemen kesiswaan dalam membentuk akhlak siswa. Pendidikan menjadi batu loncatan untuk seseorang dapat membawa perubahan untuk dirinya ataupun di sekitarnya. Dalam suatu lembaga tentunya terdapat komponen utama agar proses belajar mengajar dapat terlaksana. Siswa menjadi salah satu komponen utama dalam dunia pendidikan formal, baik sekolah ataupun madrasah. Akhlak yang sekarang ini sudah dipandang sebelah mata, dikarenakan adanya dunia yang dipandang lebih asik yakni dunia gadget. Maka perlu ditanamkan kembali secara signifikan melalui lingkungan di mana siswa berada. Manajemen kesiswaan menjadi aspek penting bagi seluruh proses kegiatan yang direncanakan dan diusahakan serta pembinaan secara terus-menerus terhadap seluruh proses peserta didik sehingga peserta didik memiliki akhlakul karimah. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen kesiswaan dalam membentuk akhlak siswa, melalui perancangan strategi untuk membentuk akhlak siswa dan proses pelaksanaan dalam pembentukan akhlak siswa. Artikel ini menggunakan penelitian dengan metode kualitatif, serta pendekatan studi lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi serta analisis data berupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini, bahwa pembiasaan hal-hal positif dan karakter karimah di lingkungan sekolah dibuktikan dengan strategi pembentukan akhlak seperti senyum, sapa, salam, sopan dan santun, pembiasaan beribadah, serta proses pelaksanaan dalam membentuk akhlak yang selalu dimonitoring dan evaluasi.