Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengembangan Ergonomi Kursi Belajar Berbasis Desain dan Simulasi Elemen Hingga Aravy, Mochammad Avrieza Havies; Sukoco, Leonardo Paksi; Al Bana, Nurrahim Hasan; Rosyid, Muhamad Burhanudin; Wibowo, Helmi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2387

Abstract

Kursi belajar yang tidak sesuai prinsip ergonomi dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan meningkatkan risiko musculoskeletal disorders (MSDs) pada pengguna. Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain kursi belajar ergonomis yang aman dan stabil secara struktural melalui pemodelan CAD dan simulasi Finite Element Method (FEM). Bahan penelitian meliputi data sekunder antropometri mahasiswa Indonesia usia 18-25 tahun dari Database Antropometri Nasional (n=1.500) sebagai dasar penentuan dimensi kursi, data sifat mekanik material aluminum alloy 6061-T6, serta standar ergonomi SNI 9011:2021 dan ISO 9241-5. Pemodelan geometri dilakukan menggunakan SolidWorks 2022, sedangkan analisis pembebanan statis sebesar 600 N menggunakan SolidWorks Simulation Static. Parameter evaluasi meliputi tegangan von Mises, regangan ekuivalen, deformasi total, dan faktor keamanan. Hasil simulasi menunjukkan tegangan maksimum 126,8 MPa (46% tegangan luluh) yang masih berada di bawah tegangan luluh material, regangan yang tetap berada pada rentang elastis, serta deformasi 7,77 mm yang masih dapat diterima untuk struktur kursi ringan. Nilai faktor keamanan minimum 2,17 mengindikasikan bahwa desain kursi berada dalam batas aman untuk penggunaan sehari-hari. Dari perspektif kesehatan, desain ini berpotensi mengurangi risiko MSDs melalui kesesuaian antropometri yang mempertahankan kurva lumbar alami dan fleksibilitas terkontrol yang mendukung sirkulasi darah selama aktivitas belajar berkepanjangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain kursi hasil redesign memenuhi kelayakan struktural dan berpotensi memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan keluhan muskuloskeletal di lingkungan pendidikan tinggi.
Studi Eksperimen Penggunaan Diesel Particulat Filter Terhadap Temperatur Oli Mesin, Air Radiator, Dan Exhaust Manifold Mesin Diesel Kurniawan, Moch. Aziz; Wibowo, Helmi; Eska Fahmadi , Aat; Amin, Nasrul; Farras, Muhammad
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 12 No. 2 (2025): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v12i2.771

Abstract

The use of vehicles using diesel engines is increasing and has a direct impact on increasing exhaust emissions, especially particulate matter (PM), which is harmful to health and the environment. This study aims to analyze the installation of a honeycomb Diesel Particulate Filter (DPF) made of galvalum on exhaust emissions and engine temperature in a Mitsubishi L300 vehicle. The DPF was designed using galvalum material with a square honeycomb configuration and glasswool variations of 50, 100, and 150 grams. The test was conducted experimentally by comparing conditions without DPF and after DPF installation, including testing exhaust emissions, engine oil temperature, radiator water temperature, and exhaust manifold temperature. The installation of a diesel particulate filter (DPF) can reduce exhaust emissions by up to 37.1% at DPF 150 variations. DPF installation also relatively increases the temperature of radiator water, engine oil, and exhaust manifold in diesel engines. The largest temperature increase in exhaust manifold temperature is up to 8.02% compared to without using DPF at idle conditions. This temperature increase is caused by the honeycomb and glasswool structures that can create obstacles to the flow of exhaust gases. When the engine speed reaches 2000 rpm, there is an increase in exhaust manifold temperature of up to 15.09% compared to idle speed. This increase is due to faster engine speed so that combustion heat also increases.