Ajeng Pradesti
Universitas Islam Syekh Yusuf

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI PROMOSI LKP STAR ACADEMY DALAM MENINGKATKAN JUMLAH SIWA BARU Ajeng Pradesti; Mad Yoman
DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah Vol. 12 No. 2 (2024): DIALEKTIKA KOMUNIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Pembangunan Daerah
Publisher : Universitas Islam Syekh Yusuf

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33592/dk.v12i1.5024

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimanakah strategi promosi yang dilakukan oleh LKP Star Academy dalam Upaya meningkatkan jumlah siswa baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data di dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara dengan pihak pengurus dari LKP Star Academy dan juga murid yang sudah belajar di LKP Star Academy. Lokasi penelitian ini adalah bertempat di Kampus UNIS Tangerang yang merupakan Lokasi dari LKP Star Academy. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai efektif atau tidaknya sebuah strategi promosi yang telah digunakan ataupun direkomendasikan untuk peningkatan strategi khusus nya bagi Lembaga kursus dan pelatihan di masa yang akan datang.
Social Network Analysis ‘Makan Bergizi Gratis’(Studi Netnografi pada Tiktok) Ajeng Pradesti; Luna Safitri Salsabil; Annisa Eka Syafrina
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 8 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/x14phm64

Abstract

Penelitian ini menganalisis wacana program "Makan Bergizi Gratis" (MBG) di TikTok, yang telah menjadi topik sentral diskusi publik , untuk memetakan persepsi masyarakat dan bagaimana diskursus digital ini membentuk realitas sosial. Dengan landasan teoritis Social Network Analysis (SNA) yang berfokus pada relasi dan struktur sosial , penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method yang mengintegrasikan analisis tematik kualitatif dan analisis frekuensi teks kuantitatif (n-gram) terhadap data tekstual yang diambil dari unggahan video selama September-Oktober. Hasil penelitian secara tegas mengungkapkan dominasi narasi krisis yang meluas , berpusat pada empat tema utama: krisis keamanan pangan seperti keracunan massal , kegagalan standar operasional , kontaminasi pangan (misalnya ulat dan serpihan kaca) , dan rendahnya kepercayaan publik. Temuan kuantitatif memvalidasi hal ini, di mana frasa negatif "keracunan makanan" menempati peringkat kedua (frekuensi 10) setelah nama resmi program , membuktikan bahwa fokus wacana adalah masalah, bukan keberhasilan. Pembahasan mengidentifikasi akar masalah pada tiga kegagalan fundamental: kesenjangan implementasi antara kebijakan dan eksekusi , pengawasan yang tidak memadai , dan kegagalan komunikasi krisis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa platform seperti TikTok kini berfungsi sebagai early warning system yang efektif untuk kegagalan kebijakan publik , yang menuntut pemerintah untuk mengembangkan kapasitas social listening secara real-time untuk intervensi proaktif
Efektivitas Mata Kuliah Komunikasi Lingkungan dalam Meningkatkan Perilaku Pro-Lingkungan Mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang ajeng Pradesti; Luna Safitri Salsabil; mad yoman
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 7 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/dne32458

Abstract

Studi ini berfokus kepada seberapa efektif mata kuliah Komunikasi Lingkungan di dalam merubah perilaku mahasiswa Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang untuk bertindak prolingkungan. Penelitian ini menghubungkan beberapa variable yaitu pengetahuan, sikap, hambatan, dan perilaku melalui metode pendekatan kuantitatif . jumlah populasi sebanyak 110 mahasiwa dan ditentukan sample 86 sample mahasiswa dihasilkan dari rumus Slovin, data yang diperoleh berupa kuesioner secara online.  Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki peran yang penting dalam mengurangi hambatan (koefisien jalur = 0,58) dan berdampak langsung pada perilaku pro-lingkungan (koefisien jalur = 0,451). Sikap juga memengaruhi perilaku (koefisien jalur = 0,198) dan secara moderat mengurangi hambatan (koefisien jalur = 0,289). Hambatan juga berdampak negatif pada perilaku (koefisien jalur = -0,25) dan memediasi hubungan antara pengetahuan Penelitian ini mengusulkan penggunaan teknologi digital, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, kegiatan lapangan, dan kurikulum yang lebih relevan. Intervensi pendidikan lingkungan yang tepat dapat memberdayakan siswa sebagai agen pembawa perubaha
Representasi Gender dalam Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 (Studi Kasus Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang) Neng Hidayati; Ajeng Pradesti; Mad Yoman
Jurnal Komunikasi, Masyarakat dan Keamanan Vol. 8 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/stg85h78

Abstract

Fenomena representasi gender masih menjadi isu yang menarik untuk dikaji dalam konteks sosial, budaya dan komunikasi, di mana representasi gender tidak sekadar menampilkan citra laki-laki dan perempuan, tetapi membentuk pemahaman masyarakat tentang bagaimana peran ideal keduanya dalam kehidupan sosial. Persyaratan seleksi Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 yang menekankan kriteria fisik tertentu justru menampilkan konstruksi gender yang mencerminkan nilai budaya patriarkal dan berpotensi menimbulkan stereotipe gender. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi gender dalam Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme, melalui teknik pengumpulan data berupa observasi tidak terlibat langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa representasi gender dalam Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 terbentuk melalui persyaratan peserta, sistem penilaian, dan standar yang diterapkan oleh penyelenggara. Kang dan Nong dikonstruksikan sebagai representasi laki-laki dan perempuan yang sesuai dengan nilai, norma, dan citra ideal yang berkembang dalam masyarakat Kabupaten Tangerang. Ajang Pemilihan Kang Nong Kabupaten Tangerang 2025 telah berupaya menerapkan prinsip kesetaraan gender, namun dalam praktiknya masih merepresentasikan konstruksi gender yang dibentuk oleh nilai budaya lokal dan kebijakan institusional sebagai bagian dari proses pemilihan duta budaya daerah.