Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penerapan Metode Nasihat Rasulullah di RA Islamiyah Muhammad Basri; Ririn Putri Ali; Siti Nur Jannah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11262

Abstract

Pernah kami baca didalam kamus bahasa Arab thariqah yang maknanya ialah sebuah jalan atau cara bahwa metode itu lebih penting dari materi yang akan di sampaikan. Dari penjelasan ini, dapatlah dipahami atau dimengerti bahwa sebuah metode pembelajaran menduduki tingkat yang penting dalam proses pembelajaran. Memilih metode nasihat Nabi Muhammad Saw dalam pembelajaran yang tepat akan lebih gampang untuk guru dalam mewujudkan tujuan pembelajaran secara baik dan tepat, dan juga Nabi Muhammad Saw sendiri sudah memberikan contoh dalam penerapan metode nasihat yang tepat di dalam pembelajarannya kepada umatnya, agar tujuan pembelajaran pun dapat tercapai secara baik dan tepat dan juga dibuktikan sama berkembangnya islam sampai ke kita saat sekarang.
The Role of Alumni In Curriculum Development In Early Childhood Islamic Education Program (PIAUD) UIN Sumatra Utara Medan Muhammad Basri; Ahmad Syukri Sitorus
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.3492

Abstract

This study aims to analyze the role of alumni in developing the curriculum for the PIAUD FITK study program, State Islamic University of North Sumatra, Medan. This research uses a qualitative approach with a descriptive analytical study method. Obtaining research data using observation techniques, interviews and documentation studies. Analysis of research data using reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. Furthermore, researchers tested the validity of the research data using data triangulation techniques. The results of this study concluded that the role of PIAUD alumni in the development of the PIAUD curriculum, it was found that 1) there were several courses that were needed that could boost the knowledge and skills of PIAUD alumni including practical science courses, computers and multimedia, as well as STEAM-based learning which became learning early childhood at this time, 2) the portion of learning in class with learning in the field is not yet appropriate. 3) the qualifications of the lecturers who teach the course are not in accordance, and 4) there needs to be an additional duration in the implementation of field experience practice (PPL).
Peran Karang Taruna Demi Mewujudkan Pembangunan Desa Punden Rejo Yang Maju Putri Aulia; Zharifah Zahwa Daulay; Cindi Octavia; Muhammad Basri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.242

Abstract

Karang Taruna sebagai organisasi non pemerintah yang memiliki misi untuk membina dan mengembangkan potensi pemuda sehingga dapat tercipta pemuda yang memiliki potensi kepribadian yang baik. Karang Taruna tumbuh atas kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari masyarakat dan untuk masyarakat itu sendiri. Khususnya generasi muda yang ada di desa. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 77 Tahun 2000 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna. Karang Taruna merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang diakui keberadaannya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Partisipasi pemuda sering diartikan keikutsertaan dan kesamaan dalam suatu kegiatan baik secara langsung maupun tidak langsung. Partisipasi secara langsung ikut berperan/terlibat di dalam kegiatan yang dilaksanakan. Partisipasi pemuda dalam Karang Taruna desa sebagai wujud keikutsertaan peran pemuda/pemudi di dalam kegiatan Karang Taruna. masalah yang diteliti adalah 1)partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna desa dilihat aspek pengelolaan program sebagai wujud peran pemuda dalam mengembangkan Desa menjadi desa yang maju, 2) Program penghambat dan pendukung partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna desa di desa Punden Rejo kecamatan tanjung morawa kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang dipakai adalah metode peneliti diskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemuda karang taruna yang diwujudkan dalam bentuk partisipasi berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat yang ada di desa tersebut. Namun para pemuda mengalami faktor penghambat yaitu banyaknya anggota karang taruna yang sibuk kerja sehingga mereka tidak dapat menjalankan program yang dirancang dengan lancar.
Masa Kemunduran Peradaban Islam Muhammad Basri; Najwa Kholida; Nurul Fadillah Hsb; Jasmine Dwi Aulia
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/arima.v1i3.680

Abstract

Periode 1250-1500 M menciptakan rentetan peristiwa penting yang memberikan kontribusi signifikan pada evolusi kekuasaan di Timur Tengah dan Asia. Fokus penelitian ini menyoroti tiga elemen kunci: Bangsa Mongol dan pendirian Dinasti Ilkhan, Serangan Timur Lenk, serta Dinasti Mamalik. Pertama, analisis Bangsa Mongol & Dinasti Ilkhan merinci pengaruh mendalam Bangsa Mongol dalam mendirikan Dinasti Ilkhan di Persia. Melibatkan eksplorasi strategi militer Mongol, dampak administratif dan budaya mereka, serta kontribusi Dinasti Ilkhan yang membawa dampak signifikan dan akhir dari pemerintahan mereka. Bagian kedua, Serangan Timur Lenk, mengevaluasi serangan yang diinisiasi oleh Timur Lenk, sering dianggap sebagai pewaris spiritual Bangsa Mongol. Dalam pembahasan ini, terungkap strategi perangnya, dampak jangka panjang terhadap struktur sosial dan ekonomi wilayah yang ditaklukkannya, dan dampak politik regional yang masih terasa hingga kini. Terakhir, Dinasti Mamalik dipelajari dalam konteks kebangkitan dan kemundurannya di Mesir dan Suriah. Struktur pemerintahan Mamalik, peran mereka di bidang militer, administrasi, dan budaya, serta faktor-faktor penyebab kemunduran, seperti perubahan dalam perdagangan dan tekanan politik eksternal, semuanya menjadi sorotan dalam penelitian ini. Secara keseluruhan, artikel ini menyajikan wawasan mendalam tentang dinamika politik, militer, dan sosial di Timur Tengah dan Asia selama periode 1250-1500 M. Dengan menyoroti peran kunci Bangsa Mongol, Timur Lenk, dan Dinasti Mamalik, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman kita tentang lanskap sejarah yang membentuk kawasan tersebut selama abad tersebut.
RIWAYAT NABI MUHAMMAD (MASA KECIL, REMAJA, DAN DEWASA) Muhammad Basri; Anggi Annisa Pohan; Nabila Dwirizki Handayani; Nita Hayati; Rahmania Hasibuan
Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (JITK) Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jitk.v1i2.350

Abstract

Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir yang diutus oleh Alloh SWT untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Beliau adalah seorang nabi sekaligus rasul yang telah membebaskan kita (umat manusia/Islam) dari masa “kegelapan”. Terlebih lagi, di era yang semakin modern saat ini, untuk menjaga keseimbangan dan bergerak ke arah yang benar, diperlukan teladan yang ideal untuk dijadikan teladan, Apalagi dalam pendidikan karakter anak zaman sekarang mulai cenderung ke arah kiri. Metode pada artikel ini menggunakan studi pustaka (library research) yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Dari hasil studi literatur dapat disimpulkan bahwa Nabi Muhammad Saw dikenal sebagai sosok yang sangat dermawan dan murah hati. Hikmah pertama yang bisa kita petik adalah pentingnya berbagi dan berbuat baik terhadap sesama manusia.
Meningkatan Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Media Busy Book di Raudhatul Athfal Al-Amin Dinil Arifah Nasution; Nefi Darmayanti; Muhammad Basri
Analysis Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v4i1.1871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenenal huruf pada anak usia 4- 5 tahun di RA Al- amin melalui penggunaan media Busy Book. Masalah yang ditemukan adalah sebagian besar anak kesulitan mengenal huruf, membedakan huruf yang mirip, serta kurangnya media pemebelajaran yang menarik sehingga anak cepat bosan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas ( PTK) dengan 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu : Perencanan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A kelas Anggur yang berjumlah 15 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum tindakan sebagian besar anak berada pada ketegori Belum Berkembang (BB) dan Mulai Berkembang (MB). Setelah peberapan media Busy Book pada siklus I, kemampuan mengenal huruf anak meningkat menjadi 47 % pada kategori berhasill. Pada siklus II, hasilnya meningkat signifikan hingga menjai 87% anak berada pada kategori berhasil, melalui indikator keberhasilan di tetapkan (>_75%). Dengan demikian, penggunaan media Busy Book terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia dini. Media ini memeberikan pengalaman belajar konkret, menyenangkan, dan interaktif, sehingga dapat memotivasi anak untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran.
PERANG UHUD: DITINJAU DARI FAKTA SEJARAH Muhammad Basri; Aulia Fitriani Munthe; Juraidah br. Sembiring; Rafiqah Hayati
Khidmat Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.khidmat.v1i2.355

Abstract

Sejarah merupakan hadiah terbesar umat terdahulu kepada generasi penerusnya. Sebab di dalamnya terdapat banyak hikmah-hikmah sejarah untuk bekal mengarungi kehidupan, agar generasi penerus dapat menjalankan kehidupan dengan baik dan tidak terjebak mengulangi kesalahan yang sama. Pendidikan Islam merupakan lembaga atau sistem pendidikan yang dikembangkan dari dan disemangati atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai Islam seperti contoh ajaran yang terkandung dalam sejarah Islam. Perang adalah hubungan permusuhan antara dua negara, termasuk agama, suku, dan bangsa. Dalam kamus bahasa Indonesia, perang juga berarti pertarungan dengan senjata. Perang Uhud adalah perang kedua setelah perang Badar yang dimenangkan oleh kaum Muslim. Dengan banyaknya tokoh Quraisy yang meninggal dalam perang Badar mengakibatkan tersulutnya dendam dari kaum Quraisy terhadap kaum muslim. Perang Uhud terjadi pada tahun ke-3 H. Pertempuran ini terjadi di Madinah. Selain adanya dendam dari kaum Quraisy terhadap kaum Muslim, ada banyak hal yang menyebabkan terpecahnya peperangan ini. Di antaranya adalah hasrat kaum Quraisy untuk menghancurkan islam dan membunuh Rasulullah SAW. Pertempuran tersebut melibatkan 1.000 tentara Islam di bawah pimpinan Nabi Muhammad Saw. bagian. Mereka menuju Uhud, namun hanya 700 orang yang berhasil sampai ke ladang Uhud. Sebab sebanyak 300 orang kembali ke Madinah di tengah jalan atas anjuran pemimpin munafik Abdullah bin Ubay. Trio pasukan pagan dari suku Quraisy