Sundari Astuti
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Implementasi Kursus Mahir Dasar (KMD) Pada Praktek Ibadah Peserta Didik Dwi Istiqomah; Sundari Astuti; Nurwahyudi Nurwahyudi
Jurnal Kajian Pendidikan Islam Volume 2 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/jkpi.v2i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kursus mahir  dasar (KMD) pada praktek ibadah peserta didik. Penelitian ini berjenis deskriptif kualitatif. Pembahasan penelitian kali ini sasarannya adalah peserta didik Mampu menjadi pribadi yang bertaqwa, beriman, sopan, santun, berakhlakul karimah, jujur, dan disiplin, serta berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari khususnya di sekolah. Penelitian ini dilakukan karena melihat peserta didik yang kurang tertarik pada kegiatan praktek ibadah dan sikap yang kurang religius dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Dengan bekal kursus ini disimpulkan bahwa pembina dapat memperhatikan proses belajar peserta didik dengan melalui kemanfaatan seperti hal-hal berikut: menumbuhkan motivasi belajar, membentuk peserta didik yang berkarakter, religius dan semangat dalam melakukan kebaikan. Implementasi kursus pembina mahir tingkat dasar ini sangat menunjang dalam proses pembelajaran. karena itu perlunya guru mempunyai bekal kursus ini sebagai pengembangan dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Konsep Pengembangan Modul Pembelajaran Rozak Hanafi, Ilyas; Astuti, Sundari; Rofiudin, Rofiudin; Kurniawan, Hariri
MindSet : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Volume 3 Nomor 1 Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/mindset.v3i1.151

Abstract

Konsep pengembangan yang digunakan dalam teori ini adalah model pengembangan Analysys, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Adapun prosedur pengembangan modul pembelajaran melalui tahap-tahap berikut : (1) Analisis, (2) Mendesain draft modul, (3) Mengembangkan draft modul pembelajaran, (4) Menerapkan modul pembelajaran di kelas, (5) Melakukan tahap evaluasi. Teknik pengumpulan data yang dugunakan dalam teori ini adalah kajian pustaka. Mengembangkan ini tentang bagaimana konsep pengembangan modul pembelajaran itu dapat di buat dan dilaksanakan oleh pendidik.
EFEKTIVITAS METODE SHOW AND TELL TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA SISWA DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH KALIREJO Hanafi, Ilyas Rozak; Hidayah, Dedi Junaidi Al; Rofi'udin, Rofi'udin; Huda, M. Qomarudinul; Astuti, Sundari
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v5i1.4538

Abstract

ABSTRACT The speaking process allows children to express themselves, express ideas, and express thoughts verbally. However, at the Muhammadiyah Elementary School in Kalirejo, Central Lampung, it was found that there were still students whose participation was low in class discussions, they had difficulty expressing their opinions, and lacked confidence when speaking in public. This shows that there are problems in students' communication skills. This research aims to evaluate the effectiveness of the Show and Tell method in improving students' speaking abilities. The subjects of this research were Muhammadiyah Elementary School students in Kalirejo, Central Lampung. The data analysis technique uses qualitative methods with a descriptive approach. The methods used in this research include observation and documentation. The results of the research show that the Muhammadiyah Elementary School Kalirejo Central Lampung succeeded in implementing the Show and Tell method effectively in improving students' speaking skills. This can be seen from: 1) Increasing students' self-confidence, 2) Increasing students' speaking skills by conveying information more clearly, and 3) Encouraging more active interaction between students, both as speakers and as listeners. From the results of this research, it can be concluded that the Show and Tell method has positive effectiveness on students' speaking abilities at the Muhammadiyah Elementary School in Kalirejo, Central Lampung. This method is effective in increasing students' participation in class discussions and their confidence when speaking in public. ABSTRAK Proses berbicara memungkinkan anak mengekspresikan diri, mengungkapkan ide, dan menyatakan pemikiran secara lisan. Namun, di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kalirejo Lampung Tengah ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang partisipasinya rendah dalam diskusi kelas, mereka kesulitan mengutarakan pendapat, dan kurang percaya diri saat berbicara di depan umum. Hal ini menunjukkan adanya permasalahan dalam kemampuan komunikasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Show and Tell dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Subyek penelitian ini yaitu Siswa Sekolah Dasar Muhammadiyah Kalirejo Lampung Tengah. Teknik analisis datanya menggunkan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Dasar Muhammadiyah Kalirejo Lampung Tengah berhasil menerapkan metode Show and Tell secara efektif dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa. Hal ini dapat dilihat dari: 1) Meningkatnya kepercayaan diri siswa, 2) Meningkatnya keterampilan berbicara siswa dengan penyampaian informasi yang lebih jelas, dan 3) Mendorong interaksi yang lebih aktif antara siswa, baik sebagai pembicara maupun sebagai pendengar. Dari hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode Show and Tell memiliki efektivitas yang positif terhadap kemampuan berbicara siswa di Sekolah Dasar Muhammadiyah Kalirejo Lampung Tengah. Metode ini efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam diskusi kelas dan kepercayaan diri mereka saat berbicara di depan umum.
Peran Guru Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Indonesia Armadan, Aditia; Nurwahyudi, Nurwahyudi; Astuti, Sundari; Susanto, Susanto; Riadi, Selamat
MindSet : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Volume 4 Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Ma`arif Kalirejo Lampung Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58561/mindset.v4i1.264

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji peranan guru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Peran guru dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia antara lain (1) Guru sebagai demonstrator; (2) Guru sebagai pengelola kelas; (3) Guru sebagai mediator dan fasilitator; dan (4) Guru sebagai evaluator. Selain itu, guru juga berperan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan antara lain (1) Meningkatkan efisiensi dan efektivitas belajar mengajar; (2) Mengendalikan penyelenggaraan bidang teknis edukatif di sekolah sesuai dengan ketentuan (3) Menjamin agar kegiatan sekolah berlansung sesuai dengan ketentuan yang berlaku; (4) Menilai keberhasilan sekolah dalam pelaksanaan tugasnya; dan (5) Memberikan bimbingan langsung.
PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DENGAN STRATEGI HUMANISTIK GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Hanafi, Ilyas Rozak; Rofiudin, Rofiudin; Hidayah, Dedi Junaidi Al; Prasetiawan, Prasetiawan; Astuti, Sundari; Huda, Muhamad Qomarudinul
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i2.9816

Abstract

ABSTRACT This study focuses on the role of Islamic Religious Education teachers in the process of fostering students’ moral character at SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo, Central Lampung. The purpose of this research is to describe the strategies employed by Islamic Religious Education teachers, the various challenges encountered in their implementation, and the efforts made to overcome these obstacles. This research applies a qualitative approach, with data collection conducted through interview techniques. The findings reveal that Islamic Religious Education teachers perform their roles as role models, mentors, and motivators by demonstrating positive behavior, habituating good attitudes, delivering contextual learning, and employing persuasive communication. The main challenges identified in this study include limited time during the learning process and differences in students’ backgrounds. In response to these conditions, teachers implement a humanistic and collaborative approach. The study also emphasizes that the active participation of Islamic Religious Education teachers and the synergy among all elements of the school play a crucial role in supporting the implementation of character education. Furthermore, the findings indicate that moral development requires consistency, exemplary behavior, and a supportive school environment so that moral values can be continuously internalized within students. ABSTRAK Kajian ini menitikberatkan pada peran guru Pendidikan Agama Islam dalam proses pembinaan akhlak peserta didik di SMK Muhammadiyah 2 Kalirejo Lampung Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan strategi yang digunakan oleh guru Pendidikan Agama Islam, berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif, sementara proses pengumpulan data dilaksanakan melalui teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam menjalankan peran sebagai teladan, pembimbing, dan motivator melalui penunjukan perilaku yang positif, pembiasaan sikap yang baik, penyampaian pembelajaran yang kontekstual, serta penggunaan komunikasi yang bersifat persuasif. Tantangan utama yang dihadapi dalam penelitian ini meliputi keterbatasan waktu pada pelaksanaan proses pembelajaran serta adanya perbedaan latar belakang yang dimiliki oleh para siswa. Sebagai respons terhadap kondisi tersebut, guru menerapkan pendekatan yang bersifat humanis dan kolaboratif. Penelitian ini juga menegaskan bahwa partisipasi aktif guru Pendidikan Agama Islam serta sinergi seluruh unsur sekolah memegang peranan penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan karakter. Selain itu, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan akhlak memerlukan konsistensi, keteladanan, serta dukungan lingkungan sekolah yang kondusif agar nilai-nilai moral dapat tertanam secara berkesinambungan dalam diri siswa.