Nurdin Jusuf
Sam Ratulangi University, Manado, Indonesia

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KONTRIBUSI USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN ALAT TANGKAP PANCING ULUR TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA NELAYAN DI PULAU MANTEHAGE DESA TINONGKO KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Anjas A. Gagola; Steelma V. Rantung; Jeannette F. Pangemanan; Nurdin Jusuf; Jardie A. Andaki; Christian R. Dien
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51536

Abstract

Abstract Tinongko Village is one of four villages on Mantehage Island, Wori District, North Minahasa Regency. The condition of the village which is located in a coastal area causes many people to have a livelihood as fishermen, one of which is hand line fishing. The level of fishermen's income is largely determined by the catch where the number of catches is also reflected in the amount of income received. This income, which depends on erratic catches, raises questions about how much the hand line fishermen's catch contributes to meeting their daily needs. The purpose of this study is to find out how much the contribution of capture fisheries products using hand line fishing gear to the income of fishermen households in Tinongko Village. The method used in this research is survey method. The population in this study were all hand line fishermen who had families in Tinongko Village. The data collection method used is the census method, which is a complete data collection procedure for all population units. The data collected are primary data and secondary data. Primary data is collected through observation and interviews using a list of questions asked directly. Secondary data was collected through existing data at the village administration office, or citing existing research journals. Data analysis used in this research is descriptive quantitative and qualitative. The purpose of this study was achieved by analyzing the calculation of fishermen's household income and analyzing the contribution of income from capture fisheries. Based on the results of the study it can be concluded that the net income of hand line fishermen in Tinongko Village per year is Rp40,911,600. The income of fishermen families in Tinongko Village is Rp45,378,267 per year, sourced from the main livelihood, namely as fishermen using hand line fishing gear plus fishery income outside of hand line fishing gear and income outside fisheries. The contribution of handline catches to fishermen's household income is 90.16%, this means that work as handline fishing gear fishermen is the main job, but income from outside handline fishing gear also affects fishermen's families in meeting their daily needs.   Keywords: contribution; family income; long fishing line Abstrak Desa Tinongko merupakan salah satu dari empat desa yang ada di pulau Mantehage Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Keadaan desa yang letaknya di daerah pesisir menyebabkan banyak masyarakat yang bermata pencaharian sebagai nelayan, salah satunya nelayan tangkap pancing ulur. Tingkat pendapatan nelayan sangat ditentukan oleh hasil tangkapannya dimana banyaknya tangkapan tercermin pula dari besarnya pendapatan yang diterima. Pendapatan yang begantung pada hasil tangkapan yang tidak menentu ini menimbulkan pertanyaan mengenai berapa kontribusi hasil tangkapan nelayan pancing ulur dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui berapa besar kontribusi hasil perikanan tangkap menggunakan alat tangkap pancing ulur terhadap pendapatan rumah tangga nelayan yang ada di Desa Tinongko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan pancing ulur yang sudah berkeluarga yang ada di Desa Tinongko. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah menggunakan metode sensus, yaitu prosedur pendataan lengkap terhadap semua unit populasi. Data yang dikumpulkan yaitu data primer dan data sekunder, data primer dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara menggunakan daftar pertanyaan yang ditanyakan langsung. Data sekunder dikumpulkan melalui data yang sudah ada di kantor pemerintahaan desa, atau mengutip dari jurnal-jurnal penelitian terkait yang sudah ada. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Tujuan penelitian ini dicapai dengan analisis perhitungan pendapatan rumah tangga nelayan dan analisis kontribusi hasil pendapatan dari perikanan tangkap. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendapatan bersih nelayan alat tangkap pancing ulur di Desa Tinongko per tahun adalah sebesar Rp40.911.600. Pendapatan keluarga nelayan di Desa Tinongko sebesar Rp45.378.267 per tahun, bersumber dari mata pencaharian utama yaitu sebagai nelayan menggunakan alat tangkap pancing ulur ditambah dengan penghasilan perikanan diluar alat tangkap pancing ulur dan penghasilan diluar perikanan. Kontribusi dari hasil tangkapan pancing ulur terhadap pendapatan rumah tangga nelayan yaitu 90,16% hal ini berarti bahwa pekerjaan sebagai nelayan alat tangkap pancing ulur merupakan pekerjaan utama, namun pendapatan dari luar alat tangkap pancing ulur juga berpengaruh bagi keluarga nelayan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kata kunci: kontribusi; pendapatan keluarga; pancing ulur
KONTRIBUSI USAHA NELAYAN PANCING ULUR TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MANTEHAGE BUHIAS KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Vicky Imanuel Langi; Grace O. Tambani; Jeannette F. Pangemanan; Nurdin Jusuf; Jardie A. Andaki; Christian R. Dien
AKULTURASI: Jurnal Ilmiah Agrobisnis Perikanan Vol. 11 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/akulturasi.v11i2.51778

Abstract

Abstract Buhias Village is one of four villages located on Mantehage Island, Wori District, North Minahasa Regency. Its location is in a coastal area so that some people have a livelihood as fishermen, one of which is traditional fishermen with hand line fishing gear. In fulfilling the family economy, the income of hand line fishermen depends on the size of the catch. This is of concern to the author in examining how the hand line fishing business's income contributes to family income. The purpose of this study was to find out how much hand line fishermen's income is and how the hand line fishermen's income contributes to the total family income in Buhias Village. The method used in this research is survey method. The population in this study were hand line fishermen who had families in Buhias Village. The data collection method used is the census method, by making all populations as respondents. The data collected are primary data and secondary data. Primary data will be collected by means of interviews guided by questionnaires and observations. Secondary data obtained through government agencies and other related agencies or previous research. The data analysis used in this study is a qualitative and quantitative descriptive analysis. Qualitative data will be explained descriptively qualitatively such as the condition of the respondent's family income and quantitative data will be explained descriptively quantitatively regarding how much hand line fishermen's income is and its contribution to family income. Based on the results of the study, it can be concluded that the income of handline fishermen in Mantehage Buhias Village is Rp19,150,000 per year. The total income of a hand line fisherman's family is Rp25,083,333, sourced from work as hand line fishermen and side jobs. The contribution of hand line fishermen's income to family income is 76.35%, this means that work as hand line fishermen has a large contribution in meeting the needs of family life. Keywords: contribution; income; hand line fishermen Abstrak Desa Buhias merupakan salah satu dari empat desa yang berada di Pulau Mantehage Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Letaknya yang berada di daerah pesisir sehingga sebagian masyarakat bermata pencaharian sebagai nelayan, salah satunya nelayan tradisional dengan alat tangkap pancing ulur. Dalam memenuhi ekonomi keluarga, pendapatan nelayan pancing ulur bergantung pada besarnya hasil tangkapan. Hal ini menjadi perhatian penulis dalam meneliti bagaimana kontribusi pendapatan usaha nelayan pancing ulur terhadap pendapatan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan nelayan pancing ulur dan bagaimana kontribusi pendapatan nelayan pancing ulur terhadap total pendapatan keluarga yang ada di Desa Buhias. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah nelayan pancing ulur yang sudah berkeluarga yang ada di Desa Buhias. Metode pengambilan data yang dilakukan adalah menggunakan metode sensus, dengan menjadikan semua populasi sebagai responden. Data yang dikumpulkan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer akan dikumpulkan dengan cara wawancara yang dipandu dengan kuisioner dan observasi. Data sekunder diperoleh melalui instansi pemerintah dan instansi lain terkait ataupun penelitian terdahulu. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis depkriptif kualitatif dan kuantittif. Data kualitatif akan dijelaskan secara deskrptif kualitatif seperti kondisi pendapatan keluarga responden dan data kuantitatif akan dijelaskan secara deskriptif kuantitatif terkait berapa besar pendapatan nelayan pancing ulur dan kontribusinya dalam pendapatan keluarga. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulakan bahwa pendapatan nelayan pancing ulur di Desa Mantehage Buhias adalah Rp19.150.000 per tahun. Total pendapatan keluarga nelayan pancing ulur adalah Rp25.083.333, bersumber dari pekerjaan sebagai nelayan pancing ulur dan pekerjaan sampingan. Kontribusi pendapatan nelayan pancing ulur terhadap pendapatan keluarga yaitu 76,35%, hal ini berarti bahwa pekerjaan sebagai nelayan pancing ulur memiliki kontribusi yang besar dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Kata Kunci: kontribusi; pendapatan; nelayan pancing ulur