Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Cookies Bit Terhadap Kenaikan Kadar Hb Remaja Putri Tinta Julianawati; Ridni Husnah; Siti Nurannisa; Helly Yanita
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 5 (2023): Oktober 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i5.967

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang ekstrem di seluruh dunia dengan prevalensi 37%, yang sebagian besar terjadi pada masyarakat di negara-negara berkembang seperti Asia Tenggara dan Afrika. Penanganan terhadap anemia dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu secara farmakologi dan non farmakologi. Buah bit kaya akan zat gizi yang dibutuhkan untuk pembentukan dan pematangan sel darah merah. Diantara semua buah, buah bit adalah salah satu buah yang tinggi kadar asam folat yaitu 108 mg dari buah lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian beet cookies dalam menaikkan kadar Hb. Desain penelitian yang digunakan adalah true eksperimental dengan jenis pre-test post-test with control group. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2023.Populasi sampel dalam penelitian ini adalah 14 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Cookies bit diberikan pada sampel sebanyak 10 keping dengan kadungan rata-rata 2,93 mg zat besi selama satu minggu. Hasil analisa data menggunakan uji T-Test didapatkan nilai (P-value 0,001<a 0,05), maka Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti ada pengaruh antara pemberian cookies bit terhadap peningkatan kadar Hb pada remaja putri di Posyandu Healthy Teeneger tahun 2023.
Pengaruh Pemberian Diffuser Ginger Aromatherapy Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Primigravida Trimester I Di Wilayah Kerja Kampung Jabi Kota Batam Yanita Lumbantobing; Tinta Julianawati; Septi Maisyaroh Ulina Panggabean
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.203

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama, ditandai dengan mual dan muntah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta menurunkan asupan nutrisi. Karena penggunaan terapi farmakologis selama awal kehamilan berisiko terhadap janin, maka pendekatan non-farmakologis seperti aromaterapi menjadi pilihan yang lebih aman. Jahe (Zingiber officinale) diketahui memiliki efek antiemetik yang bekerja dengan menghambat pusat muntah di otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian diffuser ginger aromatherapy terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil primigravida trimester I. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test terhadap 28 responden yang diberikan intervensi berupa aromaterapi jahe menggunakan diffuser selama 30 menit per hari selama tujuh hari berturut-turut. Intensitas mual dan muntah diukur menggunakan kuesioner PUQE, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden (89,3%) mengalami emesis gravidarum dalam kategori sedang. Setelah intervensi, 82,1% responden berpindah ke kategori ringan, dengan hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikan (p=0,000). Dapat disimpulkan bahwa pemberian diffuser ginger aromatherapy efektif dalam menurunkan frekuensi emesis gravidarum. Terapi ini disarankan sebagai pendekatan komplementer dalam pelayanan kebidanan dan perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan melibatkan kelompok kontrol serta variabel psikologis lainnya seperti kecemasan dan kualitas tidur.
Pengaruh Edukasi Gizi Balita melalui Healthy Food Cooking Class terhadap Pengetahuan Ibu tentang Gizi Balita di Desa Sungai Harapan Kecamatan Singkep Barat Aminah Aatinaa Adhyatma; Tinta Julianawati; Isnaini Isnaini
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1293

Abstract

Pengetahuan ibu tentang gizi balita merupakan salah satu faktor penting dalam upaya pencegahan masalah gizi pada anak, termasuk stunting. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan tersebut dapat dilakukan melalui metode edukasi kesehatan yang inovatif, seperti Healthy Food Cooking Class. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi balita melalui Healthy Food Cooking Class terhadap pengetahuan ibu tentang gizi balita di Desa Sungai Harapan Kecamatan Singkep Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain pre–experimental menggunakan rancangan one group pretest–posttest desaign. Subjek penelitian berjumlah 33 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tentang gizi balita untuk mengukur tingkat pengetahuan. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan Pretest (sebelum perlakuan) dan Posttest (setelah diberikan perlakuan). Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik sebanyak 26 orang (78,8%), cukup sebanyak 6 orang (18,2%), dan kurang sebanyak 1 orang (3,0%). Setelah diberikan intervensi, seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Penelitian ini membuktikan bahwa Edukasi Gizi Balita melalui Healthy Food Cooking Class efektif dan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu balita di Desa Sungai Harapan, Kecamatan Singkep Barat. Penelitian ini dapat dijadikan salah satu strategi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi balita.
Pengaruh Kompres Dingin terhadap Penurunan Nyeri Dismenorea pada Remaja Putri Tinta Julianawati; Fitriani Fitriani; Siti Marliyati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1436

Abstract

Disminorea merupakan keluhan umum yang dialami remaja putri saat menstruasi, ditandai dengan nyeri di perut bagian bawah yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan konsentrasi belajar. Penggunaan terapi nonfarmakologis seperti kompres dingin menjadi alternatif yang efektif dan aman untuk mengurangi nyeri haid. Kompres dingin bekerja melalui mekanisme vasokonstriksi, penghambatan konduksi saraf nyeri, dan efek mati rasa lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kompres dingin dalam menurunkan intensitas nyeri disminorea pada remaja putri di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 51 siswi dipilih dengan teknik accidental sampling berdasarkan kriteria inklusi. Intervensi berupa pemberian kompres dingin menggunakan kantong es bersuhu 15-18°C pada perut bagian bawah selama 10 menit. Intensitas nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data dilakukan menggunakan paired sample t-test. Rata-rata skala nyeri sebelum intervensi adalah 6,65 dan sesudah intervensi menjadi 3,75, dengan rata-rata penurunan sebesar 2,9 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian kompres dingin.Kompres dingin terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri disminorea pada remaja putri. Terapi ini dapat menjadi alternatif penatalaksanaan nonfarmakologis yang praktis, aman, dan dapat diterapkan secara mandiri oleh remaja.