Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Musamus Journal of Primary Education

Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013 di SD Inpres Gudang Arang Merauke Andreas Au Hurit; Diah Harmawati
Musamus Journal of Primary Education Vol 1 No 2 (2019): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1469

Abstract

Abstrak: Peneltian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD InpresGudang Arang dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Kesiapan guru dilihat dari tigaaspek yaitu: 1) pemahaman guru terhadapak Kurikulum 2013; 2) kemampuan guru dalammengimplementasikan Kurikulum 2013 yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaianpembelajaran; dan 3) faktor pendukung dan kendala dalam mengimplementasikan kurikulum2013.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara,observasi dan dokumentasi. Tempat penelitiannya di SD Inpres Gudang Arang Merauke yang telahmenerapkan Kurikulum 2013. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelasSD Inpres Gudang Arang. Dan yang menjadi obyek penelitiannya adalah aktivitas guru dalammengimplementasikan Kurikulum 2013 (perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran).Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan alur yang dikembangkan oleh Mills & Hubbermanyaitu pengumpulan data sebagai langkah awal kemudian dilakukan reduksi data, display data, danpengambilan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pemahaman guru terhadap kurikulum 2013 sudahtergolong baik karena para guru sudah mengikuti berbagai pelatihan kurikulum 2013. 2)Implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, danpenilaian telah dilakukan oleh guru sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditentukan dalamkurikulum 2013. 3) Faktor pendukung dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 berasal darikepala sekolah, guru, serana dan prasarana, dan lingkungan sekitar. Dan yang menjadi faktorkendalanya muncul dalam pembuatan RPP, pelaksanaan pembelajaran, ketercapaianpembelajaran, dan penilaian.Kata Kunci: Kesiapan, guru implementasi, Kurikulum 2013.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Menggunakan Metode Eksperimen pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Andreas Au Hurit; Mei Lina Wati
Musamus Journal of Primary Education Vol 2 No 2 (2020): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v2i2.2455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA menggunakan metode eksperimen pada siswa kelas IV SD Inpres Polder Merauke. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan desain model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan tes dan observasi. Sedangkan analisi data menggunakan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 93,75%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013 di SD Inpres Gudang Arang Merauke Andreas Au Hurit; Diah Harmawati
Musamus Journal of Primary Education Vol 1 No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v1i2.1469

Abstract

Abstrak: Peneltian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui kesiapan guru SD InpresGudang Arang dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Kesiapan guru dilihat dari tigaaspek yaitu: 1) pemahaman guru terhadapak Kurikulum 2013; 2) kemampuan guru dalammengimplementasikan Kurikulum 2013 yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaianpembelajaran; dan 3) faktor pendukung dan kendala dalam mengimplementasikan kurikulum2013.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara,observasi dan dokumentasi. Tempat penelitiannya di SD Inpres Gudang Arang Merauke yang telahmenerapkan Kurikulum 2013. Subyek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelasSD Inpres Gudang Arang. Dan yang menjadi obyek penelitiannya adalah aktivitas guru dalammengimplementasikan Kurikulum 2013 (perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran).Data yang dikumpulkan akan dianalisis dengan alur yang dikembangkan oleh Mills & Hubbermanyaitu pengumpulan data sebagai langkah awal kemudian dilakukan reduksi data, display data, danpengambilan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pemahaman guru terhadap kurikulum 2013 sudahtergolong baik karena para guru sudah mengikuti berbagai pelatihan kurikulum 2013. 2)Implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, danpenilaian telah dilakukan oleh guru sesuai dengan langkah-langkah yang telah ditentukan dalamkurikulum 2013. 3) Faktor pendukung dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 berasal darikepala sekolah, guru, serana dan prasarana, dan lingkungan sekitar. Dan yang menjadi faktorkendalanya muncul dalam pembuatan RPP, pelaksanaan pembelajaran, ketercapaianpembelajaran, dan penilaian.Kata Kunci: Kesiapan, guru implementasi, Kurikulum 2013.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA Menggunakan Metode Eksperimen pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Andreas Au Hurit; Mei Lina Wati
Musamus Journal of Primary Education Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v2i2.2455

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA menggunakan metode eksperimen pada siswa kelas IV SD Inpres Polder Merauke. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan desain model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan tes dan observasi. Sedangkan analisi data menggunakan analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 93,75%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode eksperimen dalam pembelajaran IPA dapat meningkatkan hasil belajar siswa