Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan Public Speaking pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Musamus Tarigan, Dina Mariana Br; Sauhenda, Angla Florensy; Monika, Santy; Wahyuniar, Wahyuniar; Retnaningtyas, Hanova Rani Eka; Hurit, Andreas Au
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14049

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini berupa pelatihan public speaking pada mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Musamus. Pelatihan public speaking ini berguna untuk meningkatkan kemampuan berbicara mahasiswa di depan umum dan dapat meningkatkan nilai akademik mahasiswa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan di Universitas Musamus yang terletak di Kota Merauke. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode ceramah dalam memaparkan materi kepada mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik. Pada sesi praktik mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan atau mengaplikasikan materi yang telah diberikan di awal kegiatan. Pada kegiatan ini, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia antusias mengikuti pelatihan mulai dari awal hingga kegiatan selesai.
Tindak Tutur Ilokusi Pada Pembelaan Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Tarigan, Dina Mariana Br; Retnaningtyas, Hanova Rani Eka; Santo, Zem
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 14 No. 1 (2024): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v14i1.14501

Abstract

Penelitian ini berjudul Tindak Tutur Ilokusi pada Pembelaan Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida. Penelitian ini menganalisis tindak tutur ilokusi yang menghasilkan tindak tutur ilokusi asertif, tindak tutur ilokusi direktif, tindak tutur ilokusi komisif, dan tindak tutur ilokusi ekspresif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis datanya. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian ini ditemukan empat tindak tutur ilokusi beserta fungsinya yaitu tindak tutur ilokusi asertif terdapat 3 fungsi tindak tutur yaitu tindak tutur yang berfungsi memberitahukan, tindak tutur yang berfungsi mengeluh, dan tindak tutur yang berfungsi melaporkan, kemudian terdapat tindak tutur ilokusi direktif yang menghasilkan dua fungsi tindak tutur yaitu tindak tutur yang berfungsi memohon dan tindak tutur yang berfungsi meminta. Lalu, terdapat tindak tutur ilokusi komisif yang menghasilkan dua fungsi tindak tutur yaitu tindak tutur bersumpah dan tindak tutur yang berfungsi memanjatkan doa. Selanjutnya, terdapat tindak tutur ilokusi ekspresif yang menghasilkan enam fungsi tindak tutur yaitu tindak tutur mengucapkan terima kasih, menyalahkan, menuduh, memuji, menentang, dan mengungkapkan rasa sedih.
Peningkatan Literasi Hukum Melalui Pemanfaatan ChatGPT dan Grammarly dalam Penulisan Esai Hukum pada Siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke Diliana, Ekfindar; Klau, Ricardo Goncalves; Retnaningtyas, Hanova Rani Eka
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/q96d7239

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hukum dan keterampilan menulis esai hukum siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT dan Grammarly. Pelaksanaan berlangsung pada Agustus–September 2025 melalui tahapan sosialisasi, pelatihan menulis, penerapan teknologi, monitoring, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan menulis siswa, terutama dalam aspek argumentasi hukum, struktur esai, dan penggunaan bahasa akademik. Dari 30 peserta, 18 siswa (60%) mampu menghasilkan esai dengan struktur sistematis dan argumen hukum relevan. Kendala seperti gangguan jaringan internet diatasi dengan Starlink, sedangkan rendahnya kemampuan awal siswa diatasi melalui peer review. Luaran mencakup peningkatan keterampilan menulis, terbentuknya komunitas literasi hukum, serta publikasi hasil berupa video, poster, dan draft artikel ilmiah. Program ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain di Papua Selatan untuk memperluas dampak positif terhadap kesadaran hukum generasi muda.Top of Form Peningkatan Literasi Hukum Melalui Pemanfaatan ChatGPT dan Grammarly dalam Penulisan Esai Hukum pada Siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke  This community service activity aims to improve law-related literacy and law-related essay writing skills among students of SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke using artificial intelligence–based technology, particularly ChatGPT and Grammarly. The program was carried out from August to September 2025 through several stages: socialization, writing training, technology implementation, monitoring, evaluation, and program sustainability. The results showed a significant improvement in students’ writing abilities, especially in law-related argumentation, essay structure, and academic language use. Out of 30 participants, 18 students (60%) successfully produced essays with systematic structures and relevant law-related arguments. Challenges such as unstable internet connections were overcome by using Starlink, while students’ low initial abilities were addressed through a peer review approach. The program outputs included enhanced essay writing skills, the establishment of a law-related literacy community, and publications in the form of videos, posters, and a draft scientific article. This program is expected to be replicated in other schools in South Papua to expand its positive impact on young people’s awareness of the law.
Hidden Threats in Words: Forensic Linguistic Patterns of Child Sexual Violence Perpetrators in Merauke Diliana, Ekfindar; Goncalves Klau, Ricardo; Tarigan, Dina Mariana Br; Santo, Zem; Retnaningtyas, Hanova Rani Eka
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/zph2az11

Abstract

This study aims to (1) identify the language patterns used by perpetrators of child sexual violence, (2) analyze manipulation and intimidation strategies embedded in their speech, (3) explain the role of language as a tool of psychological control, and (4) examine the influence of local socio-cultural factors on the perpetrators’ discourse in Merauke. The research data were collected from Examination Minutes (BAP), recorded conversations, and supporting legal documents related to child sexual violence cases. The study applies Critical Discourse Analysis, ethnography of communication, and forensic linguistics approaches to reveal how perpetrators construct power relations, create fear and guilt, and exploit local cultural norms to dominate child victims. The findings indicate that perpetrators employed systematic linguistic patterns, including promises of gifts, deceptive expressions of affection, persuasive commands, and indirect threats to manipulate and intimidate victims. These strategies effectively influenced the victims’ emotions, behavior, and decision-making processes. The manipulation was further strengthened by local communication practices that emphasized respect for elders and obedience to adult authority. The novelty of this study lies in its forensic linguistic analysis of perpetrators’ language in child sexual violence cases in Merauke, South Papua. The findings demonstrate the value of linguistic evidence for legal investigations and child protection efforts.