Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pewarisan Nilai Budaya Religius Dalam Membentuk Kesalihan Sosial Anak Dan Generasi Muda Kasidi Kasidi; Supiah Supiah; Mariaty Podungge
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.607 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v11i1.9688

Abstract

The flow of information and the rapid development of social media with various kinds of audio-visual presentations, both positive and negative at the same time, of course raises anxiety about the impact it has on human behavior, especially for children and the younger generation. Apart from that, there are many factors of social destructiveness and promiscuity which are very easy to access, of course, it also has an impact on the more difficult efforts to form piety in social life for them. This study aims to determine the importance of inheriting religious cultural values in shaping the social piety of children and the younger generation. This type of research is literature study, the method used is a qualitative method with a description that takes into account relevant and value-oriented contexts, this research is descriptive in nature which focuses on systematic explanations and context analysis. The results of the study show that parents have a responsibility to shape social piety for children and the younger generation by being role models for them in living real life in the midst of worldly associations that challenge and threaten the character of children and the nation's generation, because of this the inheritance of cultural values. This religus for them is very urgent and must be sustainable by enriching narratives and deepening scientific and religious insights without neglecting the development of digital technology under the supervision of educators, especially parents.Keywords: Inheritance, Values, Culture, religious, Charity, social.
The Importance of Physical and Mental Education for Children From an Islamic Education Perspective Mariaty Podungge; Anugrah Lestari; Kasidi Kasidi
Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Vol 6, No 1 (2023): Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-aulad.v6i1.23818

Abstract

The Problems of child molestation are still occurring and in some instances are victims. This provides anxiety for educators, especially parents who have children. The method used in this discussion is the library method (library research). The approach used is a qualitative approach with the analysis used being is descriptive analysis. The purpose of this study aims to describe the importance of physical and mental education for children from the perspective of Islamic education so that it can become a treasure of knowledge for educators so that children avoid bullying that occurs, especially in the school environment.The results showed that from an Islamic educational perspective, physical and mental education is very important for children. Physical education is a preventive measure to protect children's physique from bullying behavior and mental education is an effort to train children's ability to face the problems they experience. Physical education and mental education are needed for children according to their needs based on the observations of educators in their daily lives. This will be donewell if there is continuous communication  between child educators in the home environment, namely  parents and in the school environment, namely teachers.Keywords: Child; Physical, Education, Islam, Mental.
Pembentukan Karakter Santri melalui Pembiasaan Kegiatan Harian di Pondok Pesantren Khairul Hikmah Mariaty Podungge; Kasidi Kasidi; Basri Basri
IQRO: Journal of Islamic Education Vol. 8 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/iqro.v8i2.7305

Abstract

Pendidikan karakter merupakan upaya untuk membentuk karakter peserta didik khususnya untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan mereka di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Pembentukan Karakter Santri Melalui Kegiatan Harian di Pondok Pesantren Khairul Hikmah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan harian membentuk karakter santri untuk menjadi santri yang memiliki nilai karakter religius,mandiri dan disiplin. Nilai karakter religus tampak pada keaktifan santri pada rutinitas harian khususnya pada pelaksanaan sholat lima waktu , pembacaan al-Qur’an dan pembelajaran ilmu agama Islam dengan jadwal tertentu baik dalam proses belajar di kelas ataupun di luar kelas; Sedangkan nilai karakter mandiri tampak pada kemampuan santri untuk melaksanakan kegiatan secara mandiri tanpa bantuan orang lain dan disiplin tampak pada ketepatan waktu untuk menjalani aktivitas sehari-hari
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Integrasi Media Loose Part dan Teknik Montase Siti Nurhaliza Ege; Sitriah Salim Utina; Kasidi Kasidi
Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami Vol. 14 No. 1 (2026): Tarbawi : Jurnal Studi Pendidikan Islami (April)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting bagi anak usia dini karena berhubungan dengan kesiapan anak dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari maupun pembelajaran lanjutan, seperti menulis, menggambar, menggunting, dan menempel. Berdasarkan hasil observasi awal di Kelompok B RA Perwanida Al-Ikhlas Kota Gorontalo, kemampuan motorik halus anak masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui penggunaan media loose part dengan teknik montase. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian berjumlah 11 anak Kelompok B RA Perwanida Al-Ikhlas Kota Gorontalo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak secara bertahap, yaitu dari rata-rata 30% pada pra siklus, meningkat menjadi 46% pada siklus I, dan mencapai 71% pada siklus II. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan anak dalam menggunting, menyusun, menempel, serta mengoordinasikan gerakan mata dan tangan dengan lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media loose part dengan teknik montase mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menarik, dan memberi kesempatan kepada anak untuk berlatih motorik halus melalui aktivitas yang konkret dan menyenangkan. Dengan demikian, media loose part dengan teknik montase efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
Strategi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam terhadap Karakteristik Generasi Alpha Kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Kota Gorontalo Saftri Dayat; Kasidi Kasidi; Mariaty Podungge
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) terhadap karakteristik Generasi Alpha kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Al-Huda Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran SKI meliputi metode storytelling, ceramah interaktif, diskusi, pemberian motivasi, penggunaan media visual sederhana, serta variasi metode pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik Generasi Alpha. Guru juga menerapkan pendekatan yang komunikatif dan interaktif agar peserta didik lebih aktif, fokus, dan tertarik dalam mengikuti pembelajaran SKI. Penerapan strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik, di antaranya menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, percaya diri, kerja sama, sopan santun, serta meningkatkan rasa hormat kepada guru dan teman. Selain itu, pembelajaran SKI juga memberikan manfaat dalam penguatan nilai-nilai keagamaan, keteladanan, semangat belajar, serta kesadaran moral peserta didik melalui kisah-kisah sejarah Islam yang disampaikan guru. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran dan lebih mudah memahami nilai-nilai keteladanan dari tokoh-tokoh Islam. Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam menerapkan strategi pembelajaran SKI. Adapun faktor pendukung dalam penerapan strategi pembelajaran SKI meliputi dukungan pihak madrasah, tersedianya media pembelajaran sederhana, kemampuan guru dalam membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik, serta antusiasme siswa dalam mengikuti pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran berbasis teknologi, keterbatasan waktu pembelajaran, tingkat fokus peserta didik yang mudah berubah, serta adanya sebagian siswa yang masih kurang aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan adaptif agar pembelajaran SKI mampu menyesuaikan dengan karakteristik Generasi Alpha serta mendukung pembentukan karakter peserta didik secara optimal.