Torry Duet Irianto
Universitas Malahayati

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEPUASAN KERJA TENAGA KESEHATAN DI RSUD ALIMUDDIN UMAR KABUPATEN LAMPUNG BARAT 2021 Tan'im Tan'im; Samino Samino; Vera Yulyani; Torry Duet Irianto
Jurnal Dunia Kesmas Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v11i3.8324

Abstract

Tenaga kesehatan sebagai sumber daya manusia (SDM) organisasi tempat mereka bekerja merupakan aset yang harus diberdayakan oleh karyawan yang bersangkutan maupun pihak organisasi, Persepsi dari beberapa tenaga kesehatan RSUD Alimudin Umar Kabupaten Lampung Barat yang merasa bahwa belum terpenuhinya kepuasan kerja. Berdasarkan hasil Survey Kepuasan Karyawan tahun 2020 diperoleh data dari 131 orang karyawan, sebanyak 57 orang (43,5%) menyatakan tidak puas dan sebanyak 74 orang (56,5%) menyatakan puas bekerja di RSUD Alimudin Umar Kabupaten Lampung Barat.Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan  cross sectional. Populasi seluruh tenaga kesehatan di RSUD sebanyak 131 orang yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sampel  adalah total populasi data dikumpulkan dengan wawancara menggunakan kuesioner, Analisis data dilakukan dengan uji chi square dan regresi logistik.        Hasil penelitian diperoleh ada hubungan kejelasan jasa medis (p-value = <0,001 dan OR = 5,89), kesesuaian jasa medis (p-value = <0,001 dan OR = 3,98), kepemimpinan (<0,001 dan OR = 8,28), kenyamanan kerja (p-value = 0,006 dan OR = 3,02) serta kelengkapan sarana dan prasarana kerja (p-value = <0,001 dan OR = 6,34) dengan kepuasan tenaga kesehatan di RSUD. Variabel kejelasan jasa medis, kesesuaian jasa medis, kepemimpinan, kenyamanan kerja, serta kelengkapan sarana dan prasarana kerja, merupakan faktor kepuasan tenaga kesehatan di RSUD. Kepemimpinan merupakan variable yang paling berhubungan dengan kepuasan tenaga kesehatan. Disarankan pimpinan RSUD harus terus melakukan pembinaan terhadap tenaga kesehatan sehingga tenaga kesehatan, melakukan pertemuan secara rutin setiap bulan untuk menyampaikan keberhasilan maupun permasalahan kepada tenaga kesehatan, meningkatkan sarana dan prasana, meningkatan supervise dan memberikan kepercayaan dan wewenang kepada tenaga kesehatan. Kata kunci: Kepuasa kerja, tenaga kesehatan
Analysis Of Risk Factors For Covid - 19 Patients Using Mechanical Ventilation At Abdul Moeloek Lampung Hospital Year 2021 Nanang Dismiantoni; Samino; Fitri Eka Sari; Torry Duet Irianto; Nurhalina Sari
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2025): In Progress issue
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v6i2.846

Abstract

Considering that the number of confirmed cases of COVID-19 continues to increase, the Ministry of Health has issued Circular Letter Number HK 02.01/Menkes/ concerning Increasing the Capacity for Treatment of COVID-19 Patients in Hospitals Providing COVID-19 Services Issued 11/2021. This is especially true for patients on ventilators or in isolation rooms. This study aims to analyze the risk factors for COVID-19 patients who use ventilators at Abdul Moerok Hospital, Lampung in 2021. This research is a quantitative study using a cross-sectional design. The research was conducted at Abdul Moerok Regional Hospital from September 2022 to January 2023. The study population included 2,152 COVID-19 patients who were treated in hospital rooms and hospital wards. The sample was 337 people. Medical records are used as research instruments. Data were analyzed using univariate, bivariate and multivariate analysis. Respondents within 8 days after birth were 249 people (73.9%), 207 people (61.4%) had no complications, 250 people (74.2%) had oxygen saturation >90%, and 128 people were using a ventilator. people (38.0%). Relationship between age (p 0.001), gender (p 0.011), duration of Covid-19 disease (p 0.031), Covid-19 patients (p 0.001), and oxygen saturation (p 0.001), use of ventilators in Covid-19 patients. Oxygen saturation is the variable that has the greatest influence on the incidence of mechanical ventilation in Covid-19 patients, with a p-value of 0.001 and an OR of 68.285. It is hoped that the public will increase their knowledge so that they can avoid risk factors that can reduce oxygen saturation and maintain lung function
ANALISIS GAMBARAN KEPUASAN PASIEN PADA LIMA DIMENSI SERVQUAL DI PUSKESMAS BERNUNG KABUPATEN PESAWARAN Susan Hestina; Sudjarwo Sudjarwo; Samino Samino; M. Arifki Zainaro; Torry Duet Irianto
HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/healthy.v5i3.14042

Abstract

ABSTRACT Healthcare service quality is a key determinant of patient satisfaction. The gap between patients’ expectations and perceptions of healthcare services remains a challenge in primary healthcare facilities. This study aimed to analyze the relationship between the five dimensions of Service Quality (SERVQUAL)—tangibles, reliability, responsiveness, assurance, and empathy—and patient satisfaction at Bernung Community Health Center, Pesawaran Regency, and to identify the most dominant factor influencing patient satisfaction. This quantitative study employed a cross-sectional design involving 196 outpatients selected through accidental sampling. Data were collected using the SERVQUAL questionnaire and analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analyses. The results showed that most respondents rated the dimensions of tangibles, reliability, responsiveness, and assurance as good, whereas empathy was still perceived as inadequate. Overall, 65.8% of respondents reported dissatisfaction with the healthcare services received. All SERVQUAL dimensions were significantly associated with patient satisfaction (p<0.05), with the tangibles dimension identified as the most dominant factor affecting patient satisfaction (OR=5.111; 95% CI=2.309–11.317). The study concludes that improving healthcare service quality across all SERVQUAL dimensions, particularly the tangibles aspect, should become a priority to enhance patient satisfaction at Bernung Community Health Center, Pesawaran Regency. ABSTRAK Mutu pelayanan kesehatan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan tingkat kepuasan pasien. Kesenjangan antara harapan dan persepsi pasien terhadap pelayanan yang diterima masih menjadi tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan lima dimensi Service Quality (SERVQUAL), yaitu tangibles (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati), dengan kepuasan pasien di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran serta mengidentifikasi dimensi yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 196 pasien rawat jalan yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner SERVQUAL dan dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan penilaian baik pada dimensi bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, dan jaminan, sedangkan dimensi empati masih dinilai kurang baik. Secara keseluruhan, sebanyak 65,8% responden menyatakan tidak puas terhadap pelayanan yang diterima. Seluruh dimensi SERVQUAL terbukti memiliki hubungan yang bermakna dengan kepuasan pasien (p<0,05), dengan dimensi bukti fisik sebagai faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien (OR=5,111; 95%CI=2,309–11,317). Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan pada seluruh dimensi SERVQUAL, terutama aspek bukti fisik, perlu menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kepuasan pasien di Puskesmas Bernung Kabupaten Pesawaran.