Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : SWARNA

PENGOLAHAN BRIKET ARANG KELAPA MENGGUNAKAN TEPUNG TAPIOKA DARI UBI KAYU Arlindo Umbu Saki Kette; Jemmy Jonson Sula Dethan; Roby Jonathan Tonfanus
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.272

Abstract

Penggunaan briket arang tempurung memberikan kontribusi pada pengurangan ketergantungan pada bahan bakar minyak dan gas khususnya bagi masyarakat kecil di perkotaan dan pada saat yang bersamaan mendukung pemanfaatan sampah tempurung kelapa sebagai bahan bakar. Pemanfaatan buah kelapa (cocos nucifera) tua khususnya sebagai minyak kelapa goreng dan Minyak Kelapa Murni (VCo) cukup besar sehingga turut andil dalam menghasilkan sampah tempurung kelapa. Desa Tolnaku Kabupan Fatuleu merupakan sentra umum pertumbuhan tanaman Kelapa, Umumnya sampah tempurung kelapa telah dimanfaatkan sebagai arang bahan bakar. Namun demikian pembentukan briket arang tempurung kelapa memberikan kelebihan dibandingkan arang seperti tidak berasap, bersih dan mudah kemas. Lebih jauh pemanfaatan briket arang tempurung kelapa sejalan dengan penyelesaian permasalahan global saat ini yang berkaitan dengan polusi (pencemaran), energi alternatif dan teknologi yang ramah lingkungan.
PENGOLAHAN BRIKET ARANG KELAPA MENGGUNAKAN TEPUNG TAPIOKA DARI UBI KAYU Arlindo Umbu Saki Kette; Jemmy Jonson Sula Dethan; Roby Jonathan Tonfanus
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.272

Abstract

Penggunaan briket arang tempurung memberikan kontribusi pada pengurangan ketergantungan pada bahan bakar minyak dan gas khususnya bagi masyarakat kecil di perkotaan dan pada saat yang bersamaan mendukung pemanfaatan sampah tempurung kelapa sebagai bahan bakar. Pemanfaatan buah kelapa (cocos nucifera) tua khususnya sebagai minyak kelapa goreng dan Minyak Kelapa Murni (VCo) cukup besar sehingga turut andil dalam menghasilkan sampah tempurung kelapa. Desa Tolnaku Kabupan Fatuleu merupakan sentra umum pertumbuhan tanaman Kelapa, Umumnya sampah tempurung kelapa telah dimanfaatkan sebagai arang bahan bakar. Namun demikian pembentukan briket arang tempurung kelapa memberikan kelebihan dibandingkan arang seperti tidak berasap, bersih dan mudah kemas. Lebih jauh pemanfaatan briket arang tempurung kelapa sejalan dengan penyelesaian permasalahan global saat ini yang berkaitan dengan polusi (pencemaran), energi alternatif dan teknologi yang ramah lingkungan.
BUDIDAYA IKAN LELE DAN AKUPONIK BAGI KAUM BAPAK GMIT JEMAAT DANAU INA KLASIS KOTA KUPANG TIMUR Marten Luter Lano; Marthen Makaborang; Jemmy Jonson Sula Dethan
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i2.397

Abstract

Kaum Bapak GMIT JGDI bekerja pada bidang yang sangat beragam, dengan pekerja utama sebagai pekerja serabutan. Umumnya mitra memiliki waktu luang di sore hari. Persoalan bagi mitra yang bekerja di sektor swasta non formal dan pekerja serabuatan adalah rendahnya pendapatan keluarga, sehingga daya beli dan kemampuan finasialnya rendah.. Tujuan yang ingin di capai dalam kegiatan ini adalah :1). Terjadi peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra, untuk dapat melakukan budidaya ikan lele dan budidaya tanaman sayur dengan system akuaponik dengan pelatihan dan demonstrasi plot. 2). Memberikan kesibukan dan pemanfaatan waktu luang bagi kaum Bapak GMIT Genezaret Danau Ina  untuk melakukan aktifitas yang bermanfaat bagi keluarga.. 3). Tersedianya sarana prasarana budidaya berupa peralatan bak penampung,  bibit tanaman, benih ikan lele dan pakan ikan juga panduan budidaya ikan lele. Dari kegiatan PkM. yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa : 1). Telah terjadi alih pengetahuan dan keterampilan budidaya ikan lele dalam reservoir dengan akuaponik tanaman kangkung. 2). Terdapat 4 kelompok Kaum Bapak GMIT Jemaat Genezaret Danau Ina tersebar di rayon-rayon pelayan yang melakukan aktivitas kegiatan budidaya ikan lele dan aquaponik. 3). Terjadi alih pengetahuan dan keterampilan merawat sarana yang tersedia, agar budidya ikan lele dan aquaponik tetap berlangsung.