Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Penerapan Constraint Induced Movement Therapy Menggunakan Media Puzzle Terhadap Anak Cerebral Palsy Di Sanggar Inklusi Kinasih Wijaya Alya Yuanita Ramadhanti; Melati Ulee Keumala; Stevenny Aulia Risbiyanto; Nuristiqomah Dwi Putri; Ana Triasari; Adnan Faris Naufal; Arif Pristianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerebral palsy adalah suatu gangguan permanen tapi tidak berubah yang melibatkan gangguan gerakan atau postur atau keduanya, dan gangguan motorik fungsi disebabkan oleh gangguan non-progresif, lesi, atau kelainan yang muncul di otak yang sedang mengalami perkembangan. Gangguan utama pada tipe ini terletak pada sistem koordinasi dan pusat keseimbangan pada otak Cerebellum. sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Teknik Constraint Induced Movement Therapy (CIMT) adalah teknik yang digunakan dalam pengobatan rehabilitasi untuk mengobati individu dengan penurunan fungsi ekstremitas atas untuk meningkatkan kemapuan motorik.Setelah dilakukan terapi selama 8 kali didapatkan adanya peningkatan kemampuan motorik pada ekstremitas atas.Penatalaksanaan Contraint Induced Movement Therapy (CIMT) terdapat peningkatan tonus otot dan kemampuan mototrik.
Penerapan Permainan Step Box Colour Terhadap Peningkatan Konsentrasi dan Daya Ingat Pada Anak Tunagrahita di SLB Anugerah Colomadu Adnan Faris Naufal; Yudha Setya Farisna; Anida Azkia Fitri; Ana Triasari; Gita Shofwa Lahati; Talitha Qanitah; Arif Pristianto
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v3i2.338

Abstract

Anak berkebutuhan khusus merupakan anak yang memiliki keterbatasan pada perkembangannya sehingga membutuhkan pelayanan dan perhatian khusus untuk mendukung perkembangan serta kemampuanya salah satunya yaitu tunagrahita. Anak tunagrahita merupakan anak yang mengalami permasalahan dalam kemampuan kognitif dan intelektual dibawah rata-rata. Dalam perkembanganya di lingkungan akademik anak tunagrahita akan mengalami keterlambatan dalam memproses pembelajaran dibanding anak seusianya. Keterlambatan dalam belajar anak tunagrahita dipengaruhi beberapa faktor seperti kurangnya konsentrasi, lemah dalam mengingat dan lemah dalam mempelajari hal baru. Oleh karena itu dibutuhkan pelayanan yang dapat mendukung anak untuk mengembangkan kemampuan kognitifnya agar dapat mandiri dalam melakukan aktivitas serta dapat melatih anak untuk mampu beradaptasi di lingkungan masyarakat. Dukungan orang tua dan juga kreativitas dalam mengajar sangat dibutuhkan agar anak memiliki minat yang tinggi dalam belajar. Edukasi pada anak tidak hanya diberikan dalam bentuk pembelajaran, dapat pula diberikan dalam bentuk permainan yang mengedukasi. Permainan edukasi atau terapi bermain yang dapat diberikan pada anak tunagrahita salah satunya yaitu step box colour. Terapi bermain ini bertujuan untuk menstimulasi anak dalam berkonsentrasi, belajar untuk mengingat dan menjaga keseimbangan tubuhnya serta sebagai tempat belajar bagi anak-anak bersosialisasi bersama teman sebayanya.
Pendampingan Kesehatan Fisik bagi Pembatik sebagai Upaya Mengurangi Risiko dan Keluhan Work-related Musculoskeletal Disorder (WMSD) di Kampung Batik Laweyan Arif Pristianto; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum; Mahendra Wahyu Dewangga; Fathul Wahid Ilmuddin; Mutiara Sabta Amanda; Ana Triasari; Muhammad Nizar Siddiq; Samiyem Samiyem; Khansa Nuriashinta Nabila
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 27, No. 2, Juli 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v27i2.5171

Abstract

The high incidence of Work-related Musculoskeletal Disorder (WMSD) in workers is caused by various factors from the individual and the work environment. Musculoskeletal complaints in workers also occur and disrupt productivity for batik workers. Batik itself has several types and several divisions of work. Workload, duration, and poor work posture cause excess work on the muscles which results in functional disorders of the structural muscles in the neck and causes myofascial trigger point syndrome (MTPS). This service activity is carried out to resolve complaints, prevent further impacts, and increase worker productivity. The program is provided in the form of Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT) and Self Stretching combined with infrared radiation. Apart from that, educational efforts are also being made regarding Musculoskeletal Disorders and ergonomic working positions. Measurement of activity effectiveness is carried out using the VAS, NDI, NBM and WERA instruments. Based on the results of the activities carried out, it can be concluded that health assistance efforts for batik workers in Laweyan Batik Village in the form of providing therapeutic and educational measures have proven effective in reducing complaints and incidents of WMSD. By reducing complaints, the work output and productivity of batik makers increases.