Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PROTOTYPE SISTEM PRESENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN SENSOR RFID BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN PROGRAM PLX-DAQ Zidan, Fauzan; Badarudin, Rohjai
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4500

Abstract

Presensi adalah kegiatan pengumpulan data untuk mencatat jumlah kehadiran mahasiswa di kampus. Setiap aktivitas yang berkaitan dengan informasi tentang jumlah peserta pasti akan melibatkan presensi. Merancang prototipe sistem presensi mahasiswa menggunakan sensor Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Arduino Uno. Sistem RFID ini mencakup elemen tag dan pembaca. Tag digunakan sebagai alternatif kartu ID, sementara pembaca berfungsi untuk mengambil informasi tentang kehadiran mahasiswa. Alat yang dikembangkan terhubung dengan basis data kehadiran mahasiswa dan bertindak sebagai pengganti sistem absensi manual. Basis data kehadiran diintegrasikan dengan perangkat lunak PLX-DAQ. Integrasi dengan basis data memungkinkan penyimpanan data secara otomatis, memudahkan administrasi dalam merekam kehadiran mahasiswa. Alat dapat memberikan informasi kehadiran berdasarkan data masuk dan pulang mahasiswa. Penggunaan Real Time Clock DS3231 memastikan akurasi penghitungan waktu dari detik hingga tahun, dengan kemampuan penyimpanan data secara real-time.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBERI MAKAN KUCING TERJADWAL MENGGUNAKAN MODUL RTC BERBASIS ARDUINO Ramadhan, Nova; Badarudin, Rohjai
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4529

Abstract

Abstrak. Penelitian ini untuk perancangan dan mengembangkan perangkat pemberi pakan kucing otomatis terjadwal berbasis Arduino Uno yang menggunakan modul RTC untuk mengatur waktu. Alat ini dilengkapi dengan motor servo sebagai mekanisme penggerak, LCD I2C untuk menampilkan informasi,  LED sebagai lampu indikator, dan enam tombol push button yang masing-masing berfungsi untuk mengoperasikan alat secara manual, mengatur jam dan menit, serta mengatur dan menyetel waktu pemberian pakan secara terjadwal. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, integrasi komponen, serta pengujian fungsionalitas alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini mampu memberikan pakan kucing dengan otomatis dalam tiga jadwal yang sudah ditetapkan dengan akurasi yang tinggi. Penggunaan modul RTC memastikan ketepatan waktu, sementara Arduino Uno memudahkan proses pemrograman dan kontrol alat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa alat pemberi pakan kucing otomatis ini dapat membantu pemilik hewan peliharaan dalam mengatur pemberian pakan secara tepat waktu dan efisien, serta dapat menjadi solusi praktis bagi pemilik yang memiliki keterbatasan waktu untuk memberi makan secara manual. Pentingnya hasil penelitian ini terletak pada peningkatan kenyamanan dan kesejahteraan hewan peliharaan melalui otomatisasi proses pemberian pakan.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL LAMPU BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR SUARA LM393, ELECTRET MICROPHONE Nabawi, I'sham Sajid; Badarudin, Rohjai
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4536

Abstract

Pada Penelitian ini kami merancang system kendali pencahayaan dengan mikrokontroler Arduino R3 dan sensor suara. Dengan demikian, alat ini terhubung ke program pada aplikasi Arduino IDE yang sudah terisntal pada system. Setelah terhubung ke program maka alat dapat dijalankan dengan cara menyambungkan komponen ke laptop lalu menjalankan programnya dan unggah program ke Arduino R3. Maka system control lampu akan berjalan dengan perintah yang ada pada program. Namun jika relay tidak di atur sensitifitasnya atau sensitifitas program tidak diatur maka akan susah untuk merespon relaynya. Sistem ini bertujuan untuk memudahkan pengguna supaya menghidupkan lampu untuk belajar di sekitar meja belajar tanpa menekan saklar. Hasil pengujian system bahwa tekanan suara dari sensor suara itu sendiri yaitu 500hz, ketika kurang dari itu maka sensor mungkin tidak akan merespon. 
Feasibility Test of A Testing Station Trainer Situated in Virtual Reality Integrates Computational Thinking Concepts Didik Hariyanto; Nurhening Yuniarti; Ilmawan Mustaqim; Amelia Fauziah Husna; Andik Asmara; Rohjai Badarudin; Liu Wei-Te
JETL (Journal of Education, Teaching and Learning) Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Number 2 September 2024
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jetl.v9i2.5405

Abstract

This research focuses on integrating the Computational Thinking (CT) concept of automation system in vocational education to address the high costs and scarcity of educational resources in practical learning. The rapid industrial expansion of automation, particularly in Modular Production Systems (MPS), necessitates that students grasp both the components' functionalities and operational principles. Another point that needs to be considered is the integrated CT concept in the learning process. The CT for 21st-century skills, this research aims to facilitate knowledge absorption through systematic problem-solving strategies. To reduce cost and scarcity, this research developed an Interactive Virtual Reality Testing Station (IVRTS) employing a CT methodology to replicate MPS functions effectively in a Flexible Manufacturing System (FMS) Laboratory setting. Developing an Interactive Virtual Reality Testing Station (IVRTS) with a CT approach to simulate the working process is expected to overcome this problem in the Flexible Manufacturing System (FMS) Laboratory. The research procedure adopted from Lee Owens' ADDIE development procedure aims to create a CT-based IVRTS as an innovative educational tool. Experimental validation will compare the efficacy of CT-enhanced IVRTS against traditional methods among 36 students from higher schools. Based on the results of research on the IVRTS indicates its significant potential, receiving mainly "Good/Worth It" feedback. Despite the overall positive reception, users reported issues regarding its complex nature and the necessity for ongoing technical support. Refinements to make the system more intuitive and autonomous by streamlining the interface and clarifying functions are essential for broader user adoption.