Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

VIRTUAL DISTRIBUTING STATION SEBAGAI SARANA MEDIA PEMROGRAMAN PLC Badarudin, Rohjai
Jurnal Edukasi Elektro Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Edukasi Elektro, Volume 6, Nomor 2, 2022
Publisher : DPTE FT UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jee.v6i2.54152

Abstract

ABSTRACTThis study aims to develop learning media Virtual Distributing Station for PLC programming. The development model adopts the water-fall procedure from Presman. The waterfall procedure includes 1) communication, 2) planning, 3) modeling, 4) construction, and 5) system delivery. Product validation is carried out by material experts, media experts, and early adopters. The research instrument used a questionnaire with a 4-point Likert scale. The results showed that the performance of the virtual distributing station was included in the Very Eligible category, the feasibility of the virtual distributing station was included in the Very Appropriate category according to material experts, media experts, and early user responses. Thus, the virtual distributing station is very feasible to be used as a PLC programming medium because (1) it has met the eligibility test criteria, (2) it is flexible, it can be installed on a large number of computers, (3) it can be operated based on PLC programming, (4) more economical, limited to PLC programming to operate distributing station.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Virtual Distributing Station untuk pemrograman PLC. Model pengembangan mengadopsi dari prosedur water-fall dari Presman. Prosedur water-fall meliputi 1) komunikasi, 2) perencanaan, 3) pemodelan, 4) konstruksi, dan 5) penyerahan sistem. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi, ahli media, dan pengguna awal. Instrumen penelitian menggunakan angket dengan skala likert 4 poin. Hasil penelitian diketahui bahwa unjuk kerja virtual distributing station termasuk dalam kategori Sangat Layak, kelayakan virtual distributing station termasuk dalam kategori Sangat Layak menurut ahli materi, ahli media, dan respon pengguna awal. Dengan demikian virtual distributing station Sangat Layak  untuk digunakan sebagai sarana media pemrograman PLC karena (1) telah memenuhi kriteria uji kelayakan, (2) fleksibel, bisa dipasang pada komputer dalam jumlah banyak, (3) dapat dioperasikan berbasis pemrograman PLC, (4) lebih ekonomis, sebatas pada pemrograman PLC untuk mengoperasikan distributing station.
PROTOTYPE SISTEM PRESENSI MAHASISWA MENGGUNAKAN SENSOR RFID BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN PROGRAM PLX-DAQ Zidan, Fauzan; Badarudin, Rohjai
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4500

Abstract

Presensi adalah kegiatan pengumpulan data untuk mencatat jumlah kehadiran mahasiswa di kampus. Setiap aktivitas yang berkaitan dengan informasi tentang jumlah peserta pasti akan melibatkan presensi. Merancang prototipe sistem presensi mahasiswa menggunakan sensor Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Arduino Uno. Sistem RFID ini mencakup elemen tag dan pembaca. Tag digunakan sebagai alternatif kartu ID, sementara pembaca berfungsi untuk mengambil informasi tentang kehadiran mahasiswa. Alat yang dikembangkan terhubung dengan basis data kehadiran mahasiswa dan bertindak sebagai pengganti sistem absensi manual. Basis data kehadiran diintegrasikan dengan perangkat lunak PLX-DAQ. Integrasi dengan basis data memungkinkan penyimpanan data secara otomatis, memudahkan administrasi dalam merekam kehadiran mahasiswa. Alat dapat memberikan informasi kehadiran berdasarkan data masuk dan pulang mahasiswa. Penggunaan Real Time Clock DS3231 memastikan akurasi penghitungan waktu dari detik hingga tahun, dengan kemampuan penyimpanan data secara real-time.
RANCANG BANGUN ALAT PEMBERI MAKAN KUCING TERJADWAL MENGGUNAKAN MODUL RTC BERBASIS ARDUINO Ramadhan, Nova; Badarudin, Rohjai
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4529

Abstract

Abstrak. Penelitian ini untuk perancangan dan mengembangkan perangkat pemberi pakan kucing otomatis terjadwal berbasis Arduino Uno yang menggunakan modul RTC untuk mengatur waktu. Alat ini dilengkapi dengan motor servo sebagai mekanisme penggerak, LCD I2C untuk menampilkan informasi,  LED sebagai lampu indikator, dan enam tombol push button yang masing-masing berfungsi untuk mengoperasikan alat secara manual, mengatur jam dan menit, serta mengatur dan menyetel waktu pemberian pakan secara terjadwal. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak, integrasi komponen, serta pengujian fungsionalitas alat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ini mampu memberikan pakan kucing dengan otomatis dalam tiga jadwal yang sudah ditetapkan dengan akurasi yang tinggi. Penggunaan modul RTC memastikan ketepatan waktu, sementara Arduino Uno memudahkan proses pemrograman dan kontrol alat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa alat pemberi pakan kucing otomatis ini dapat membantu pemilik hewan peliharaan dalam mengatur pemberian pakan secara tepat waktu dan efisien, serta dapat menjadi solusi praktis bagi pemilik yang memiliki keterbatasan waktu untuk memberi makan secara manual. Pentingnya hasil penelitian ini terletak pada peningkatan kenyamanan dan kesejahteraan hewan peliharaan melalui otomatisasi proses pemberian pakan.
PERANCANGAN SISTEM KONTROL LAMPU BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO R3 DENGAN SENSOR SUARA LM393, ELECTRET MICROPHONE Nabawi, I'sham Sajid; Badarudin, Rohjai
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i3.4536

Abstract

Pada Penelitian ini kami merancang system kendali pencahayaan dengan mikrokontroler Arduino R3 dan sensor suara. Dengan demikian, alat ini terhubung ke program pada aplikasi Arduino IDE yang sudah terisntal pada system. Setelah terhubung ke program maka alat dapat dijalankan dengan cara menyambungkan komponen ke laptop lalu menjalankan programnya dan unggah program ke Arduino R3. Maka system control lampu akan berjalan dengan perintah yang ada pada program. Namun jika relay tidak di atur sensitifitasnya atau sensitifitas program tidak diatur maka akan susah untuk merespon relaynya. Sistem ini bertujuan untuk memudahkan pengguna supaya menghidupkan lampu untuk belajar di sekitar meja belajar tanpa menekan saklar. Hasil pengujian system bahwa tekanan suara dari sensor suara itu sendiri yaitu 500hz, ketika kurang dari itu maka sensor mungkin tidak akan merespon.