Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DINAMIKA PSIKOLOGIS WANITA DEWASA AWAL DENGAN GANGGUAN COMPULSIVE HOARDING: SEBUAH STUDI KASUS Natasya, Grace
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan dinamika psikologis perilaku compulsive hoarding dengan mengungkapkan variasi masalah hoarding yang dimiliki oleh setiap subjek penelitian, problem-problem yang terjadi sebagai dampak dari perilaku hoarding disertai upaya untuk mengatasi masalah hoarding dan keberhasilannya, dan juga penyebab munculnya gangguan dari perspektif pospositivistik. Dengan menggunakan perspektif ini, kerangka berpikir peneliti tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memunculkan variasi atau kekhasan masing-maisng individu. Penelitian ini menunjukkan bahwa onset gejala-gejala perilaku hoarding dimulai sejak pertengahan masa Sekolah Dasar, ditengarai muncul bersamaan dengan pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan yang dialami oleh individu penderita compulsive hoarding. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kerentanan yang menimbulkan gangguan hoarding adalah pola asuh yang otoriter, permissive indulgent, dan adanya bullying di sekolah.
Partisipasi Komunitas dalam Gerakan Bersih Pantai di Desa Pengudang, Bintan Gustika, Winda; Arieta, Siti; Kaloko, Ilhamda Fattah; Natasya, Grace; Prakarsa, Taruna
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret IN PROGRESS
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kebersihan pesisir di Desa Pengudang, Kabupaten Bintan, berkaitan dengan akumulasi sampah kiriman lintas negara yang berdampak pada ekosistem pesisir dan aktivitas wisata bahari lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat pesisir melalui pelaksanaan Gerakan Bersih Pantai dengan melibatkan masyarakat dan mahasiswa serta menggandeng Pokdarwis Bintan sebagai mitra utama. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif, yang diawali dengan kegiatan sosialisasi dan dilanjutkan dengan aksi bersih pantai sepanjang satu kilometer garis pesisir. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan pantai serta perubahan sikap terhadap tanggung jawab lingkungan. Selain menghasilkan lingkungan pesisir yang lebih bersih, kegiatan ini juga memperkuat peran Pokdarwis Bintan sebagai lembaga lokal penggerak ekowisata berbasis komunitas. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan komunitas lokal mendukung terbentuknya kesadaran ekologis masyarakat pesisir sebagai dasar pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan