p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Agrotek
Hangrie Jimmy Namserna
Fakultas Pertanian Universitas Papua

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh pupuk organik dan anorganik terhadap intensitas penyakit karat daun buncis (Phaseolus vulgaris L.) di kebun percobaan Manggoapi Derek Kornelis Erari; Eko Agus Martatnto; Asti Loda Hamu Meha; Hangrie Jimmy Namserna; Yohanis Amos Mustamu
Agrotek Vol 9 No 2 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.983 KB) | DOI: 10.46549/agrotek.v9i2.173

Abstract

The purpose of this study was to determine the application effect of some organic fertilizers and inorganic fertilizers on the intensity of bean leaf rust disease. This study was designed using a Randomized Block Design (RAK), repeated 3 times, with 10 treatments, namely control (P0), Papua Nutrient (P1), POC Agrica (P2), NPK 16:16:16 (P3), POC Nasa (P4), Green Tonic (P5), Liquid Chemical Fertilizer Solution (P6), Urea + KCL + Phosphate (P7), Organic Fertilizer MX Bio Bas BWI (P8), and SP – 36 (P9). The results showed that the application of Papua Nutrient fertilizer has a better effect in suppressing the development of the intensity of bean leaf rust disease. The resistance of all treatments to the bean leaf rust disease studied was classified as moderately resistant.
Pengaruh Kalium Nitrat Pada Vermikompos Terhadap Kandungan Hara Jaringan dan Hasil Selada (Lactuca sativa L.) Hangrie Jimmy Namserna; Linda Ernawati Lindongi; Antonius Suparno; Theresia Tan; Yohanes Sriyadi Budiyanto
Agrotek Vol 10 No 2 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/agrotek.v10i2.270

Abstract

Kandungan nitrogen dan kalium dalam selada umumnya rendah, yaitu kurang dari dua persen, sehingga masih memerlukan penambahan sumber lain untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Kalium nitrat membentuk ion K+ dan NO3- setelah dilarutkan dalam air sehingga mudah tersedia bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kalium nitrat pada media tumbuh terhadap peningkatan pertumbuhan tanaman selada dan mengetahui tingkat kekritisan terhadap konsentrasi atau larutan hara listrik dengan penambahan kalium nitrat pada tanaman selada. Penelitian yang dilakukan berupa percobaan pot menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari 12 tingkat konsentrasi atau EC larutan nutrisi dengan penambahan kalium nitrat. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan KNO3 berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan bobot segar dan berat kering pucuk per tanaman. Berat segar dan kering pucuk per tanaman meningkat secara nyata secara kuadratik dengan meningkatnya konsentrasi KNO3. Konsentrasi KNO3 yang optimum untuk pertumbuhan berat pucuk tanaman adalah 12,23 g dalam 100 L air atau konduktivitas listrik setara dengan 2,01 dS.m-1. Konsentrasi P dan K dalam jaringan pucuk tanaman meningkat nyata secara linier dengan pemberian KNO3. Konsentrasi N, Ca, Mg, S, Na Fe, Mn, Cu, Zn, Al dan B pada jaringan pucuk tanaman tidak terpengaruh KNO3.