Jurnal Agrotek
Vol 10 No 2 (2022): Desember

Pengaruh Kalium Nitrat Pada Vermikompos Terhadap Kandungan Hara Jaringan dan Hasil Selada (Lactuca sativa L.)

Hangrie Jimmy Namserna (Fakultas Pertanian Universitas Papua)
Linda Ernawati Lindongi (Fakultas Pertanian Universitas Papua)
Antonius Suparno (Fakultas Pertanian Universitas Papua)
Theresia Tan (Fakultas Pertanian Universitas Papua)
Yohanes Sriyadi Budiyanto (Fakultas Pertanian Universitas Papua)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2022

Abstract

Kandungan nitrogen dan kalium dalam selada umumnya rendah, yaitu kurang dari dua persen, sehingga masih memerlukan penambahan sumber lain untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Kalium nitrat membentuk ion K+ dan NO3- setelah dilarutkan dalam air sehingga mudah tersedia bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kalium nitrat pada media tumbuh terhadap peningkatan pertumbuhan tanaman selada dan mengetahui tingkat kekritisan terhadap konsentrasi atau larutan hara listrik dengan penambahan kalium nitrat pada tanaman selada. Penelitian yang dilakukan berupa percobaan pot menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Perlakuan terdiri dari 12 tingkat konsentrasi atau EC larutan nutrisi dengan penambahan kalium nitrat. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penambahan KNO3 berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan bobot segar dan berat kering pucuk per tanaman. Berat segar dan kering pucuk per tanaman meningkat secara nyata secara kuadratik dengan meningkatnya konsentrasi KNO3. Konsentrasi KNO3 yang optimum untuk pertumbuhan berat pucuk tanaman adalah 12,23 g dalam 100 L air atau konduktivitas listrik setara dengan 2,01 dS.m-1. Konsentrasi P dan K dalam jaringan pucuk tanaman meningkat nyata secara linier dengan pemberian KNO3. Konsentrasi N, Ca, Mg, S, Na Fe, Mn, Cu, Zn, Al dan B pada jaringan pucuk tanaman tidak terpengaruh KNO3.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

agrotek

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Cakupan jurnal ini meliputi disiplin-disiplin ilmu pada bidang pertanian dan teknologi pertanian antara lain: budidaya pertanian, sosial ekonomi pertanian, ilmu tanah, ilmu hama dan penyakit tanaman, hortikultura, teknologi pengolahan hasil pertanian dan keteknikan ...