Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Terintegrasi Nilai-Nilai Islam pada Pembelajaran Tematik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren delfia alaiba; Shalahuddin; Nasyariah Siregar
PRIMARY EDUCATION JOURNAL (PEJ) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/pej.v5i1.76

Abstract

Sripsiini membahas tentang Pengembangan LKPD Terintegrasi nilai-nilai Islam pada pembelajaran tematik di MI Nurul Yaqin. Dalam buku ajar tematik yang telah disediakan belum terdapat perpaduan nilai-nilai Islam pada Madrasah Ibtidaiyah melainkan hanya pengetahuan,sikap dan keterampilannya saja. Akibatnya guru sedikit sekali memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Islam serta tidak dapat mengaplikasikan Kompetensi Inti 1 yang membahas tentang spiritual anak.Pada masa covid-19 ini di MI Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren sudah menerapkan atau menggunakan LKPD, hanya saja belum mengaitkan pembelajaran tematik dengan nilai-nilai Islam didalamnya. Jenis peneliti ini adalah Research and Development(R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall ada 10 langkah yaitu meliputi,Potensi dan masalah, Pengumpulan Data,Desain Produk,Validas Desain,Revisi Desain,Uji Coba Produk, Revisi Produk,Uji Coba Pemakaian,Revisi Produk, dan Produk Masal. Hasil Uji coba dilakukan di MI Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren kelas IVb hasil validasi ahli materi 85,71% dengan kriteria sangat layak, hasil validasi ahli bahasa 91,7% dengan kriteria sangat layak, hasil validasi ahli media 96,88% dengan kriteria sangat layak. Pada uji coba skala kecil didapatkan skor 81,56% dengan kriteria sangat menarik dan pada uji lapangan didapatkan skor 90,31% dengan kriteria sangat menarik. Maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa LKPD Terintegrasi Nilai-nilai Islam sangat layak digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran
ANCAMAN DAN PELUANG AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) DALAM DUNIA PENDIDIKAN Vioni Saputri; Prawira, Ilham Abdi; Nasyariah Siregar
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v5i1.406

Abstract

Practical technological developments that have occurred in the last few decades have given rise to a technological innovation that is currently booming, namely the presence of Artificial Intelligence (AI). The performance and intelligence are made to almost resemble humans. The interactions carried out can take place without involving humans, due to the help of AI itself. AI intelligence in Indonesia has been widely used in various sectors, namely the education sector. This research aims to determine the threats and opportunities of AI in the world of education. Using phenomenological qualitative research methods. The results of this research are 1) The threat presented by AI itself creates dependency, thereby reducing thinking power, increasing levels of plagiarism, and the risk of errors in obtaining knowledge. 2) Opportunities presented by utilizing learning resources, fulfilling assignments help in terms of flexibility, and providing feedback. 3) The role of academics is to accompany students in the stages of writing and assignments, if they need to be given guidance to know that each piece of writing is not only guided by AI, but can be studied from other aspects, as well as optimizing the relationship between AI and the role of academics.
Analisis Prosedur Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik Berbasis Liverworksheet di Kelas V MI Ziyadatul Iman Dara Julita; Nasyariah Siregar
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus : JURRIPEN : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v4i2.6152

Abstract

The rapid development of technology requires education to adapt to more interactive learning innovations. One manifestation of this is the availability of various digital learning tools, including electronic learner worksheets (E-LKPD) based on Liveworksheet. However, many teachers have not optimized this interactive media, resulting in a lack of interactivity in learning. This study takes a research and development approach with the 4D development model: defining, designing, developing and disseminating. The aim is to identify the development procedure, feasibility, and practicality of electronic LKPD based on Liveworksheet. Research data were obtained through validation sheets from experts, as well as teacher and student response questionnaires in small and large group trials. The validation results showed a very high level of feasibility. Material validation reached 97%, media validation 97%, and language validation 93%, all in the “very feasible” category. Meanwhile, the level of practicality was also very satisfactory. Teacher responses reached 93.3%, indicating that they considered this media to be very practical. Similarly, students' responses; the small group trial obtained 96.3%, and the large group trial obtained 94.2%. Based on the results of the teacher and student response questionnaires, it can be concluded that the Liveworksheet-based electronic LKPD is very practical to be implemented in the learning process.
Upaya Meningkatakan Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Melalui Penggunaan Media konkret pada Siswa Kelas III di SDN 110/1 Tenam Hilda Afrina; Nasyariah Siregar
JURNAL RISET RUMPUN ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurripen.v4i1.6288

Abstract

This thesis discusses efforts to increase students’ interest in learning Mathematics through the use of concrete media among third-grade students at SDN 110/1 Tenam. The purpose of the study is to improve students’ interest in learning Mathematics by using concrete media with these third-grade students. The results of the study show an increase in learning activities that indicate student interest during Cycle I and Cycle II. In Cycle I, all student learning activities were still at percentages below 70%, with ratings categorized as poor and adequate. Meanwhile, in Cycle II, the increase in student learning activities was shown by all activities reaching percentages above 74%, which means they exceeded the predetermined Learning Objectives Achievement Criteria (KKTP) and were rated good and very good. In addition, improved learning outcomes, as evidence of increased student interest, also showed a significant rise. In Cycle I, students’ learning outcomes did not meet the Learning Objectives Achievement Criteria (KKTP), with a class average of 68.9%, whereas in Cycle II, overall class mastery reached 82.3%. This improvement in learning outcomes indicates that students showed fairly good interest when learning with concrete media.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN JURNAL BELAJAR DALAM MENINGKATKAN KESADARAN METAKOGNITIF SISWA DI KELAS III SEKOLAH DASAR Dela Puspita; Nasyariah Siregar; Tika Sari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026): Walada: Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i1.481

Abstract

Rendahnya kesadaran metakognitif siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas III SDN 212/IV Kota Jambi. Siswa belum terbiasa merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan jurnal belajar dalam melatih serta meningkatkan kesadaran metakognitif siswa pada pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jurnal belajar dapat meningkatkan kesadaran metakognitif dan hasil belajar siswa. Kesadaran metakognitif siswa pada siklus I mencapai 71% dan meningkat pada siklus II menjadi 83%. Selain itu, aktivitas guru dalam pembelajaran juga mengalami peningkatan dari 72% pada siklus I menjadi 95% pada siklus II. Melalui penggunaan jurnal belajar, siswa mampu merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya. Dengan demikian, penggunaan jurnal belajar efektif dalam meningkatkan kesadaran metakognitif siswa pada pembelajaran IPAS di kelas III SDN 212/IV Kota Jambi.
Implementing Reflection in In-Depth Learning in Social Studies in Elementary Schools: Analysis of the Process and Supporting Factors Wardatun Nariah; Nasyariah Siregar; Vioni Saputri
Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Hasil Penelitian
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/community.v5i1.187

Abstract

This study aims to analyze the implementation of reflection in deep learning within the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) at SD Negeri 206/IV Kota Jambi, Indonesia, focusing on the implementation process and supporting factors. The study employed a descriptive qualitative approach involving a teacher and fourth-grade students. Data were collected through observations, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that reflective practices were carried out through five stages: awareness of learning experiences, conceptual understanding, connecting materials to real-life contexts, awareness of learning strategies, and self-evaluation. The implementation of reflection was supported by active teacher involvement, the use of varied instructional methods, and a conducive learning environment. However, several challenges were identified, including limited instructional time, differences in students’ abilities, and students’ initial lack of understanding of reflective activities. The study concludes that reflection plays an important role in enhancing students’ understanding and engagement in deep learning and supports effective IPAS instruction at the elementary school level.
ARTIFICIAL INTELLIGENCE SEBAGAI SCAFFOLDING KOGNITIF BAGI KEMAMPUAN ELABORASI MAHASISWA PGMI SEBUAH TINJAUAN LITERATUR Abrori, Nurazizah; Nasyariah Siregar; Fia Alifah Putri
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): PENDALAS
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v6i1.716

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang pada cepatnya perkembangan Artificial Intelligence dalam dunia pendidikan yang berpotensi mendukung kemampuan berpikir tingkat tinggi, khususnya kemampuan elaborasi mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis peran AI dalam konteks pembelajaran serta implikasinya terhadap kemampuan elaborasi mahasiswa PGMI. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan literatur mencakup 8 artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2016 hingga 2026. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI mampu meningkatkan efisiensi pembelajaran, mempercepat akses informasi, serta mendukung pemahaman konsep yang lebih kompleks. Secara kuantitatif, salah satu penelitian menunjukkan tingkat pemahaman AI mahasiswa mencapai 85,2%, sedangkan capaian kemampuan elaborasi mereka berada pada kategori cukup dengan persentase sekitar 75%. Penemuan lain menunjukkan bahwa model pembelajaran aktif seperti inkuiri dan pembelajaran berbasis proyek mampu meningkatkan elaborasi, namun saat ini belum terintegrasi dengan AI. Penelitian ini menemukan adanya kesenjangan antara kajian AI dan kemampuan elaborasi, khususnya pada konteks mahasiswa PGMI. Kesimpulannya, AI memiliki potensi sebagai scaffolding kognitif yang mendukung pengembangan kemampuan elaborasi, namun penggunaanya perlu dirancang secara lebih terarah agar tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mengoptimalkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.