Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Terintegrasi Nilai-Nilai Islam pada Pembelajaran Tematik Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren delfia alaiba; Shalahuddin; Nasyariah Siregar
PRIMARY EDUCATION JOURNAL (PEJ) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/pej.v5i1.76

Abstract

Sripsiini membahas tentang Pengembangan LKPD Terintegrasi nilai-nilai Islam pada pembelajaran tematik di MI Nurul Yaqin. Dalam buku ajar tematik yang telah disediakan belum terdapat perpaduan nilai-nilai Islam pada Madrasah Ibtidaiyah melainkan hanya pengetahuan,sikap dan keterampilannya saja. Akibatnya guru sedikit sekali memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Islam serta tidak dapat mengaplikasikan Kompetensi Inti 1 yang membahas tentang spiritual anak.Pada masa covid-19 ini di MI Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren sudah menerapkan atau menggunakan LKPD, hanya saja belum mengaitkan pembelajaran tematik dengan nilai-nilai Islam didalamnya. Jenis peneliti ini adalah Research and Development(R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall ada 10 langkah yaitu meliputi,Potensi dan masalah, Pengumpulan Data,Desain Produk,Validas Desain,Revisi Desain,Uji Coba Produk, Revisi Produk,Uji Coba Pemakaian,Revisi Produk, dan Produk Masal. Hasil Uji coba dilakukan di MI Nurul Yaqin Simpang Sungai Duren kelas IVb hasil validasi ahli materi 85,71% dengan kriteria sangat layak, hasil validasi ahli bahasa 91,7% dengan kriteria sangat layak, hasil validasi ahli media 96,88% dengan kriteria sangat layak. Pada uji coba skala kecil didapatkan skor 81,56% dengan kriteria sangat menarik dan pada uji lapangan didapatkan skor 90,31% dengan kriteria sangat menarik. Maka peneliti dapat menyimpulkan bahwa LKPD Terintegrasi Nilai-nilai Islam sangat layak digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran
The Effect Of Healthy Lifestyle And Word Of Mouth On Purchase Decision Supplement Product Post Pandemic Covid 19 Shalahuddin; Supardin, Lalu; Indratno, Diana Leli; Kuncorowati, Heru; Rokhmawati, Heru Noor
Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Vol. 5 No. 3 (2022): November 2022
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Majapahit, Jawa Timur, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37112/bisman.v5i3.2297

Abstract

This study aims to examine the effect of healthy lifestyle and word of mouth on purchase decision supplement product post pandemic Covid-19. The number of respondents in this study were 100 respondents. Sampling was done by purposive sampling technique. This study uses multiple linear regression analysis technique with SPSS as an analytical tool. The results of multiple linear regression test indicate that: (1) Healthy lifestyle partially has a significant effect on purchase decision supplement product post pandemic pandemic Covid-19 at Yogyakarta. (2) Word of mouth partially has a significant effect on purchase decision supplement product post pandemic pandemic Covid-19 at Yogyakarta. (3) Healthy lifestyle and word of mouth simultaneously have a significant effect on purchase decision supplement product post pandemic pandemic Covid-19 at Yogyakarta
Manajemen Konflik, Manajemen Stress, dan Manajemen Waktu dalam Pendidikan Setiawan, Abdi; Anwar Us, Kasful; Shalahuddin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1471

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya manajemen konflik, manajemen stres, dan manajemen waktu dalam lingkungan pendidikan, khususnya pada lembaga pendidikan Islam. Fokus utama penelitian diarahkan pada dua subpembahasan, yaitu: (1) bagaimana manajemen konflik dan stres di lingkungan pendidikan Islam, dan (2) bagaimana pendekatan dalam pengelolaan konflik, stres, dan waktu dalam lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah, seperti buku referensi, artikel jurnal, dokumen kebijakan pendidikan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Melalui analisis isi terhadap literatur-literatur tersebut, artikel ini mengungkap bahwa konflik dan stres merupakan tantangan yang tidak terhindarkan dalam dunia pendidikan, namun keduanya dapat dikelola secara efektif melalui pendekatan spiritual, partisipatif, dan kepemimpinan yang adil. Selain itu, manajemen waktu yang baik menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara beban kerja, proses pembelajaran, dan pengembangan diri tenaga pendidik. Pendekatan holistik-integratif yang mencakup aspek psikologis, sosial, dan religius terbukti lebih efektif dalam menangani kompleksitas manajemen di lembaga pendidikan Islam. Artikel ini merekomendasikan pentingnya penguatan kebijakan institusional, pelatihan manajerial bagi guru dan pimpinan lembaga, serta integrasi nilai-nilai spiritual dalam strategi manajemen pendidikan secara menyeluruh.
Inovasi Manajemen Pendidikan Berbasis Keterampilan Abad 21 di Madrasah Tsanawiyah: Model Integratif 4C Berlandaskan Nilai Islam Nispi Syahbani; Kasful Anwar; Shalahuddin
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.2051

Abstract

Penelitian ini berangkat dari urgensi integrasi keterampilan abad ke-21 dalam pendidikan Islam untuk menjawab tantangan global sekaligus menjaga identitas moral dan spiritual madrasah. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengevaluasi Model Integratif 4C Berbasis Nilai Islam yang berfokus pada penguatan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif studi kasus instrumental di Madrasah Tsanawiyah Laboratorium Kota Jambi dengan melibatkan kepala madrasah, guru, siswa, dan koordinator TIK. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, diskusi kelompok, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles-Huberman-Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ini secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, kolaborasi aktif, kompetensi komunikasi, dan kreativitas siswa, sekaligus mentransformasi praktik guru menuju pembelajaran aktif dengan integrasi teknologi. Penelitian ini berimplikasi pada kontribusi teoretis bagi pengembangan inovasi pendidikan Islam dan pedoman praktis penerapan pembelajaran abad ke-21 di madrasah
DESAIN SUMBER PEMBELAJARAN PAI DENGAN MODEL PROJECT BASED LEARNING Kusnadi, Edy; Shalahuddin; Amalia, Firda Ulfa
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v2i3.872

Abstract

Penulisan Artikel ini membahas tentang sebuah inovasi dalam mendesain sumber pembelajaran PAI untuk meningkatkan suatu pemahaman para peserta didik dengan model pembelajaran Project Based Learning (PBL), selain itu juga bertujuan untuk menggambarkan bagaimana cara mendesain sumber pembelajaran khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan model pembelajaran PJBL pada pembelajaran agama Islam. PJBL diharapkan mampu mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran dalam memecahkan masalah, berkolaborasi hingga menghasilkan karya nyata yang relevan dengan materi agama Islam. Adapun cara yang dapat dilakukan dalam mendesain sumber pembelajaran PAI dapat menggunakan pendekatan ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) pendekatan ini merupakan salah satu pendekatan yang inovatif dan cukup relevan dalam mendesain sumber pembelajaran agama Islam. Adapun hasil dari penulisan artikel dengan model Project Based Learning ini yakni dapat mengenalkan keunggulan dari pembelajaran PBL ini yang bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi keterlibatan siswa secara langsung dalam pembuatan proyek pembelajaran hingga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan juga kolaboratif dalam kelompok hingga membentuk sikap tanggung jawab peserta didik dalam menyelesaikan tugas proyek yang diberikan. ada beberapa langkah juga yang perlu diperhatikan dalam mendesain sumber pembelajaran yakni: Menganalisis kebutuhan, mendesain media pembelajaran yang akan digunakan, mengembangkan sumber pembelajaran, implementasi sumber pembelajaran, dan yang terakhir evaluasi sumber pembelajaran. The writing of this Article discusses an innovation in designing PAI learning resources to improve the understanding of students with the Project Based Learning (PBL) learning model, and also aims to describe how to design learning resources, especially Islamic Religious Education with the PJBL learning model in Islamic religion learning. PJBL is expected to encourage students to be more active in the learning process in solving problems, collaborating to produce real work relevant to Islamic religious material. The way that can be done in designing PAI learning resources can use the ADDIE approach (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) this approach is one of the innovative and quite relevant approaches in designing Islamic learning resources. As for the results of writing articles with this Project Based Learning model, it can introduce the advantages of PBL learning which aims to increase the collaboration of direct student involvement in making learning projects to develop critical thinking skills and also collaborative in groups to form an attitude of responsibility of students in completing the project tasks given. There are also several steps that need to be considered in designing learning resources, namely: Analyzing needs, designing learning media to be used, developing learning resources, implementing learning resources, and finally evaluating learning resources.
MENELAAH MODEL DESAIN PEMBELAJARAN: PERSPEKTIF BANATHY, DICK & CAREY, SERTA PPSI DALAM KONTEKS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR Shalahuddin; Kusnadi, Edy; Bilhaq, Mhd Zulfa
Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi Vol. 2 No. 3 (2025): Jurnal Buana Kata: Pendidikan, Bahasa, dan Ilmu Komunikasi
Publisher : Laboratorium Pembelajaran Bahasa, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buanakata.v2i3.873

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, nilai moral, dan spiritual peserta didik sejak dini. Untuk mencapai tujuan tersebut secara efektif, diperlukan pendekatan desain pembelajaran yang tepat dan sistematis. Artikel ini mengkaji tiga model desain pembelajaran Banathy, Dick & Carey, serta Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI) dalam konteks pembelajaran PAI di SD. Masing-masing model dianalisis dari segi karakteristik, struktur pengembangan, dan relevansinya terhadap kebutuhan pendidikan dasar. Model Banathy menekankan pendekatan sistem terbuka yang kontekstual, Dick & Carey menghadirkan desain yang terstruktur dan berbasis tujuan, sementara PPSI lebih dekat dengan praktik operasional di Indonesia. Kajian ini memberikan panduan bagi guru PAI dalam memilih atau mengadaptasi model yang paling sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan tujuan kurikulum. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi pendekatan dari ketiga model dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI yang bersifat holistik dan bermakna. Islamic Religious Education (PAI) in Elementary Schools has a strategic role in shaping the character, moral values, and spirituality of students from an early age. To achieve these goals effectively, an appropriate and systematic learning design approach is needed. This article examines three learning design models, Banathy, Dick & Carey, and the Instructional System Development Procedure (PPSI) in the context of PAI learning in elementary schools. Each model is analyzed in terms of its characteristics, development structure, and relevance to the needs of elementary education. The Banathy model emphasizes a contextual open system approach, Dick & Carey presents a structured and goal-based design, while PPSI is closer to operational practices in Indonesia. This study provides guidance for PAI teachers in choosing or adapting the model that best suits the needs of students and curriculum objectives. The results of the analysis show that the integration of approaches from the three models can increase the effectiveness of holistic and meaningful PAI learning.
Makna Filosofis Musyawarah Sebagai Bagian Dari Sistem Konstitusi Di Indonesia Shalahuddin
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.2.133-140

Abstract

The purpose of this study is to determine the philosophical meaning of deliberation as part of the government system as stated in Article 18 of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia (UUD Negara Republik Indonesia) before the amendment. This research was conducted using a normative juridical research method, with a historical approach and a conceptual approach. With the results of the study, it is explained that Deliberation is a religious command as explained in 3 (three) verses in the Qur'an that contain the command to deliberate, namely: First, Q.S. Al-Baqoroh / 2: 233. Second, Q.S. Ali Imron / 3: 159. Third, Q.S. asy - Syûro/42: 38. Regarding its position in Indonesia from the perspective of a state of law, the command to deliberate has been stated as the basis of the state, namely in Pancasila, namely the fourth principle which reads "The People are Led by the Wisdom of Deliberation/Representation" and in the body of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia it has also been stated in article 18 before the amendment.
HUBUNGAN GERAKAN WUDHU DAN GERAKAN SHOLAT TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK ISLAM KHAIRUNNISA KOTA JAMBI Azzahra, Nazila Rizky; Shalahuddin; Jamilah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42863

Abstract

Gross motor skills involve the coordination of large muscle movements that emphasize physical strength, balance, and body control in early childhood. Body movement activities serve as effective stimulation to optimize children’s physical development. This study aims to determine the relationship between ablution (wudhu) movements and prayer (shalat) movements on the gross motor development of children aged 5–6 years at Khairunnisa Islamic Kindergarten, Jambi City. The research employed a quantitative correlational approach using the product-moment formula. The sampling technique applied was random sampling, involving 30 children for pilot testing and 52 children as the main research sample. Data were collected through questionnaires and documentation, and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 25. The findings reveal a positive and significant relationship between ablution movements and prayer movements simultaneously on children’s gross motor development. The significance value for ablution movements was 0.023 and for prayer movements was 0.009, both indicating statistical significance. These results suggest that structured religious movement activities such as wudhu and shalat can contribute effectively to the improvement of gross motor skills in early childhood education. Therefore, integrating religious physical practices into daily learning activities may support both motor development and spiritual formation of young children.