Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DI SMA NEGERI 1 DONGGO Makarau Makarau
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v5i2.1021

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran guru akan ketahui jika sekolah melakukan supervis akademik yang simultan. Salah satu tugas kepala sekolah adalah melakukan inspeksi akademik. Kemampuan melakukan supervisi merupakan modal dasar yang harus dipahami oleh kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja, kompetensi guru-gur dalam proses pembelajaran. Jadi menjadi tujuan dalam penelitian ini ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh supervisi akademik yang dilakukan dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SMAN 1 Donggo. Adapun yang menjadi metode penelitian adalah kuantitatif dengan melihat pengaruh supervise akademik kepala sekolah terhadap peningkatan mutu pembelajaran di SMAN 1 Donggo. Jenis dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi dengan menggunakan 2 siklus. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dengan sampel 8 orang guru SMAN 1 Donggo. Tehnik anaisis data menggunakan uji persamaan regresi linear sederhana, dan uji produk moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh supervise akademik terhadap peningkatan mutu pembelajaran, hal terlihat peningkatan mutu pembelajaran dari mulai pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Dimana pada pra siklus mutu pembelajaran berada pada nilai rata-rata sebesar 77,31, kemudian meningkat menjadi 81,38 pada siklus 1, dan menjadi 85,18 pada siklus 2
PERANAN SUPERVISOR PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN FUNGSI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 DONGGO Muslimin Muslimin; Makarau Makarau
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v5i2.1022

Abstract

Peranan Supervisor Pendidikan Dalam Meningkatkan Fungsi Kepemimpinan Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Donggo. Metode penelitian ini adalah kualitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pengelolaan data secara kualitatif dengan menggunakan jenis pendekatan deskriftif, yakni penelitian yang berupaya memberikan gambaran tentang obyek yang diteliti secara mendetail dan mendalam. Dalam penelitian ini yang dijadikan subyek penelitian adalah guru, Sedangkan obyek penelitian adalah Pengawas dan kepala Sekolah. Hasil akhir dari penelitian ini adalah bahwa Pelaksanaan Tugas Supervisor Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Donggo yaitu supervisor edukatif dan supervisi administrasi. Yang menyangkut program umum sekolah, kurikulumm kegiatan evaluasi, supervisi kesiswaan, kemasyarakatan dan supervisi sdministrasi sekolah, Seorang supervisor hendaknya mempunyai visi yang lebih luas dibandingkan dengan bawahannya agar peranan dan misi yang diembangnya sebagai supervesor dapat berjalan lancar. Dengan demikian kepada pengawas kirannya laporan tertulis dari kepala Sekolah yang melaksanakan fungsi-fungsi supervisi di sekolahnya masing-masing, betul-betul diperhatikan sehingga oleh pengawas laporan tersebut dapat ditindaklanjuti untuk pembinaan lebih lanjut
UPAYA GURU SMA NEGERI 1 DONGGO DALAM MEWUJUDKAN SEKOLAH BERKARAKTER MAJA LABO DAHU Makarau Makarau
Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi Vol 5 No 2 (2022): Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v5i2.1031

Abstract

Guru merupakan sosok yang menjadi teladan, baik dari segi pengetahuan maupun kepribadian bagi peserta didiknya. Maka dari itu, guru tidak hanya dituntut untuk menguasai ilmu yang akan diajarkan, memiliki pengetahuan dan keterampilan mengajar, tetapi guru juga dituntut untuk memiliki akhlak, karakter dan kepribadian yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya sekolah dan guru Dalam Mewujudkan Sekolah Berkarakter Maja Labo Dahu. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru dalam pendidikan karakter siswa di SMA Negeri 1 Donggo yaitu; (a) sebagi pendidik guru peran untuk membagun karakter yang baik dan memberikan bantuan dan dorongan terhadap aturan-aturan sekolah yang saling menghormati, (b) sebagai teladan yaitu, guru menjadikan dirinya sebagai panutan dan contoh bagi siswanya, (c) sebagai motivator yaitu, guru harus memiliki kemampuan dalam membangkitkan semagat, kehuhuran, etos kerja, dan potensi yang luar biasa dalam diri siswa; (d) sebagai pengajar yaitu, guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan pada siswa yang ada di sekolah. Selain itu, peran sekolah dalam pendidikan karakter maja labo dahu pada siswa: (a) sebagai manajer yaitu penentu kebijakan yang mampu mengakomodir seluruh kebutuhan siswa terkait pendidikan karakter; (b) pemimpin yaitu,memberikan petunjuk dan pengawasan, kemampuan mengambil keputusan, dan kemampuan berkomunikasi; (c) mendorong semua guru dan karyawan untuk menjadi model karakter yang baik bagi semua siswa
Efektifitas Pelaksanaan Gerakan Jamu Jati Kendi Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Di SMA Negeri 1 Donggo Nurul Kusumawardana; Sri Suryani; Makarau Makarau
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v12i2.857

Abstract

Profil pelajar pancasila merupakan gagasan yang dibuat untuk membentuk karakater pelajar yang dilandasi oleh nilai-nilai pancasila. Oleh karena itu, pelajar pancasila adalah peserta didik yang mampu menunjukkan kompetensi dan karakter sesuai nilai-nilai Pancasila. Itu artinya peserta didik di SMA Negeri 1 Donggo diharapkan mampu untuk mengembangkan keenam dimensi profil pelajar pancasila yang diantaranya Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; kemandirian; kerjasama; keragaman global; penalaran kritis; dan kreativitas melalui gerakan jamu jati kendi. Pelaksanaan Gerakan Jamu Jati Kendi dalam mewujudkan profil pelajar pancasila di SMA Negeri 1 Donggo dinilai sudah efektif. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil pantauan bapak/ibu guru di SMA Negeri 1 Donggo melalui buku kasus, buku monitoring dan pelaksanaan tata tertib sekolah yaitu peserta didik SMA Negeri 1 Donggo berkomunikasi dengan teman sejawat maupun rekan guru menggunakan bahasa yang sopan dan santun, peserta didik mengerjakan sholat dzuhur bersama, mengikuti kegiatan jum’at ta’lim, selalu bertadarus Al Qur’an lima menit setiap pergantian jam pelajaran, mengikuti kegiatan rohanis islam, berdzikir dan mengikuti rangkaian kegiatan sabtu budaya ceria.