Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN DAN KERJASAMA UNHCR DENGAN PEMERINTAH KOTA PEKANBARU DALAM MENANGANI PENGUNGSI AFGHANISTAN Kenepri Kenepri; Fatmawati Fatmawati; Dinda Nurul Izha
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 2 No. 6: Februari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dan kerjasama antara UNHCR dengan pemerintah daerah setempat dalam penanganan pengungsi Afghanistan di Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif melalui teknik pengumpulan data primer yang didapatkan melalui wawancara semi-structured, dan pengumpulan data sekunder dari hasil studi kepustakaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebagai organisasi internasional, UNHCR berperan cukup baik sebagai instrumen, arena, dan aktor independen dalam penanganan pengungsi. Selain itu, UNHCR dapat bekerjasama dengan baik bersama SATGAS Penanganan Pengungsi yang dibentuk oleh Walikota Pekanbaru, terutama dalam bidang keamanan, ketertiban dan pendataan; bidang kerjasama; dan sekretariat bersama
SOSIALIASI KESADARAN LINGKUNGAN DI SMAN 11 PEKANBARU TERHADAP ANCAMAN BENCANA KABUT ASAP M Fajar Anugerah; Mhd Rafi Yahya; Amir Syamsuadi; Kenepri Kenepri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.34820

Abstract

Kabut asap merupakan masalah serius yang sering melanda wilayah Pekanbaru dan sekitarnya, terutama pada musim kemarau. Dampak dari kabut asap tidak hanya merugikan kesehatan masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas pendidikan dan ekonomi. kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan dampak negatif dari kabut asap. Permasalahan prioritas dalam pengabdian ini adalah kurangnya pengetahuan dan kesadaran, kurangnya kesiapsiagaan dan masih tingginya praktik merokok dikalangan siswa. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah berupa penyuluhan dan sosialisasi tentang penjelasan peraturan pemerintah tentang regulasi terkait dengan ancaman kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan serta kebijakan pemerintah lokal yang yang salah satunya adalah ceramah atau penyampaian materi. Hasilnya adalah peningkatan pemahaman siswa tentang pentingnya kesadaran lingkungan hidup dalam upaya mitigasi terhadap ancaman kabut asap dan Kegiatan pengabdian ini tidak hanya meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam perilaku sehari-hari yang lebih peduli terhadap lingkungan.
EDUKASI TEKNOLOGI INFORMASI DALAM KONSEP SMART VILLAGE DI DESA SEI LEMBU MAKMUR KABUPATEN KAMPAR Sukri Sukri; May Valzon; Salamun Salamun; Muhammad Yazid; Kenepri Kenepri; Siti Juariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 5 No 3 (2022): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v5i3.2492

Abstract

The village area is a location far from the city which has many shortcomings, especially information technology communication. The best development and the fastest and most efficient way of developing information communication is to build from the bottom up at the village level. Every village in Indonesia must be independent and be able to develop themselves to obtain and share information. For this reason, the government has begun to implement a system of development and development from the outskirts or the lowest level, which is called the village and then to the urban area. To support this development, the government created the Smart Village information technology concept. The Smart Village concept has an agenda to strengthen rural management through the use of information and communication technology. In this regard, the Government continues to innovate and be creative to support the Smart Village program. Sei Lembu Makmur Village, Kampar Regency, Riau Province is a village located approximately 45 kilometers from the provincial capital. For this reason, information technology education and data communication through Smart Villages are needed so that village governments can develop Smart Villages independently and community leaders and agencies in the local village area can accept Smart Village development directly in the village.