Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi Pada UMKM Desa Lengkong Bandung Suryatiningsih Suryatiningsih; Luthfi Ramadani; Aprianti Putri Sujana; Yahdi Siradj; Sari Dewi Budiwati; Ahmad Almaarif
Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022 - Abdiformatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Informatika
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/abdiformatika.v2i2.161

Abstract

Smart Village di Desa Lengkong merupakan upaya terintegrasi untuk memfasilitasi agenda pembangunan daerah mulai di level paling bawah yaitu desa. Salah satu sub-program dari upaya ini adalah digitalisasi aktivitas usaha melalui peningkatan kompetensi perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menuju online commerce di wilayah Desa Lengkong. Persaingan usaha saat ini membutuhkan keterampilan baik dalam pemasaran produk, manajemen usaha, pengemasan produk yang menarik, pelayanan yang terbaik sehingga membuat konsumen setia melakukan transaksi kembali. Kegiatan ini merupakan usulan tahap pertama dari total tiga tahap dalam upaya pembangunan kapabilitas digital pemangku kepentingan di Desa Lengkong melalui akuisisi sumber daya TI dan peningkatan kemampuan organisasi dan manajemen teknologi informasi di level desa. Secara umum, pada tahap pertama ini telah diidentifikasi permasalahan yang ada di Desa Lengkong, dan dirumuskan solusi awal berupa peningkatan kompetensi perempuan pelaku UMKM di wilayah Desa Lengkong. Pemberdayaan perempuan diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara keseluruhan karena perempuan merupakan pilar penting dalam masyarakat desa secara umum dan keluarga secara khusus. Perempuan yang maju akan menginspirasi keluarga dan masyarakat desa untuk turut maju. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk workshop Fotografi Produk dan workshop pengelolaan Online Shop UMKM di marketplace yang sudah tersedia.
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB PEMETAAN KOMODITAS HASIL TANI PADA BALAI PENYULUH PERTANIAN SELAAWI Suryatiningsih Suryatiningsih; Wardani Muhamad; Sari Dewi Budiwati; Paramitha Mayadewi; Guntur Prabawa Kusuma; Wahyu Hidayat
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 7, No 3 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i3.7766

Abstract

Penyuluhan pertanian sebagai sebuah sistem pendidikan non-formal melibatkan 3 (tiga) entitas utama, yaitu: penyuluh, petani, dan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai organisasi yang menaungi penyuluh pertanian. Efektivitas program kegiatan penyuluhan pertanian diyakini mampu mewujudkan keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan pertanian. Berbagai metode komunikasi dan pemanfaatan TIK dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan penyuluhan pertanian. Pada kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di BPP Selaawi, Program Studi D3 Sistem Informasi Universitas Telkom membuat solusi berupa sebuah aplikasi web sebagai media untuk menyebarluaskan program kerja BPP sekaligus menjadi pusat pengetahuan bagi penyuluh dan petani. Solusi ini mampu memenuhi tujuan BPP, yaitu program kerja penyuluhan. Selain itu, aplikasi web yang dibangun juga menjadi media elektronik untuk memperkenalkan dan memetakan komoditas hasil tani di wilayah kerja BPP Seelawi. Aplikasi web yang dihasilkan telah disosialisasikan kepada 20 penyuluh yang hadir sebagai peserta pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Lebih dari 90% peserta menyatakan bahwa fitur yang disediakan pada aplikasi web sudah sesuai dengan kebutuhan penyuluh pertanian dan BPP serta bermanfaat bagi penyuluh, petani, dan masyarakat umum.
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB PEMETAAN KOMODITAS HASIL TANI PADA BALAI PENYULUH PERTANIAN SELAAWI Suryatiningsih, Suryatiningsih; Muhamad, Wardani; Budiwati, Sari Dewi; Mayadewi, Paramitha; Kusuma, Guntur Prabawa; Hidayat, Wahyu
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 3 (2023): DECEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i3.7766

Abstract

Penyuluhan pertanian sebagai sebuah sistem pendidikan non-formal melibatkan 3 (tiga) entitas utama, yaitu: penyuluh, petani, dan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai organisasi yang menaungi penyuluh pertanian. Efektivitas program kegiatan penyuluhan pertanian diyakini mampu mewujudkan keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan pertanian. Berbagai metode komunikasi dan pemanfaatan TIK dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan penyuluhan pertanian. Pada kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di BPP Selaawi, Program Studi D3 Sistem Informasi Universitas Telkom membuat solusi berupa sebuah aplikasi web sebagai media untuk menyebarluaskan program kerja BPP sekaligus menjadi pusat pengetahuan bagi penyuluh dan petani. Solusi ini mampu memenuhi tujuan BPP, yaitu program kerja penyuluhan. Selain itu, aplikasi web yang dibangun juga menjadi media elektronik untuk memperkenalkan dan memetakan komoditas hasil tani di wilayah kerja BPP Seelawi. Aplikasi web yang dihasilkan telah disosialisasikan kepada 20 penyuluh yang hadir sebagai peserta pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Lebih dari 90% peserta menyatakan bahwa fitur yang disediakan pada aplikasi web sudah sesuai dengan kebutuhan penyuluh pertanian dan BPP serta bermanfaat bagi penyuluh, petani, dan masyarakat umum.
IMPLEMENTASI MEDIA EDUKASI PENANGANAN SAMPAH PLASTIK BERBASIS WEB UNTUK ANAK USIA DINI DI LINGKUNGAN KABUPATEN BANDUNG (EDUWASTE) Sari Dewi Budiwati; Suryatiningsih Suryatiningsih; Ratna Lindawati Lubis; Siska Komalasari; Maulida Mazaya
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7105

Abstract

Permasalahan sampah yang menumpuk di area sekolah menimbulkan bau yang sangat menyengat, sehingga mengganggu suasana belajar, dan berpotensi menjadi sumber penyebaran penyakit. Untuk menjaga lingkungan, pengelolaan sampah khususnya sampah plastik sangatlah penting. Sayangnya, sejauh ini belum ada media berbasis teknologi yang dapat dijadikan sebagai sumber edukasi penanganan sampah, terutama untuk wilayah di sekitar kampus Universitas Telkom. Padahal, program edukasi online tentang cara menghilangkan sampah plastik, terutama untuk anak-anak prasekolah, merupakan salah satu cara dalam penanganan sampah. Program ini akan memberikan informasi tentang bahaya sampah plastik, cara mendaur ulang, dan cara mengurangi sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari melalui pendekatan interaktif dan ramah anak. Mereka akan didorong untuk memahami dan menyerap ide-ide tersebut dengan cara yang menyenangkan melalui penerapan pembelajaran edukatif, seperti permainan dan animasi. Oleh karena itu, pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Telkom menargetkan ke lingkungan sekitar dengan fokus pada pemberdayaan guru, siswa, dan orangtua siswa sekolah tingkat anak usia dini (PAUD) di wilayah Desa Lengkong, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Dengan adanya pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat membantu generasi muda belajar tentang lingkungan sejak kecil, yang tentunya akan berdampak positif pada perilaku berkelanjutan di masa depan.
PEMBANGUNAN BANK SAMPAH UNIT BERBASIS EKONOMI SIRKULAR DAN IMPLEMENTASI DIGITALISASI PENGELOLAAN SAMPAH DESA LENGKONG (BSU EKSID) Suryatiningsih; Sari Dewi Budiwati; Maulida Mazaya
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7885

Abstract

Kurangnya fasilitas pengelolaan dan pemrosesan sampah yang memadai khususnya di Desa Lengkong, Kabupaten Bandung, menjadi tantangan utama. Kondisi ini mengakibatkan kesulitan pengelolaan sampah secara efektif, sehingga terjadi penumpukan sampah yang tidak terkendali dan berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan. Selain itu, mekanisme pengurangan sampah dari sumbernya dengan prinsip 3-R (Reduce, Recycle, dan Reuse) masih belum optimal dilakukan. Kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat menyebabkan jumlah sampah yang dihasilkan tetap tinggi, sehingga memperburuk kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Untuk mengatasi masalah ini, kami mengusulkan sebuah program Pembentukan Bank Sampah Unit dan Digitalisasi pengelolaan sampah dengan pendekatan Ekonomi Sirkular (BSU EKSID). Langkah pertama adalah mendirikan satu titik pengumpulan sampah yang dikelola oleh sekelompok swadaya masyarakat agar dapat meningkatkan efisiensi pengumpulan dan pengolahan sampah serta mengurangi dampak negatifnya terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Selain itu, perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya praktik-praktik prinsip 3-R dalam pengelolaan sampah. Harapannya, masyarakat akan lebih aktif dalam mengurangi, mendaur ulang, dan memanfaatkan kembali sampah, sehingga dapat mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Dengan demikian, program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam mengatasi tantangan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di masa depan.
PENGEMBANGAN APLIKASI WEB PEMETAAN KOMODITAS HASIL TANI PADA BALAI PENYULUH PERTANIAN SELAAWI Suryatiningsih Suryatiningsih; Wardani Muhamad; Sari Dewi Budiwati; Paramitha Mayadewi; Guntur Prabawa Kusuma; Wahyu Hidayat
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 7 No. 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v7i3.7766

Abstract

Penyuluhan pertanian sebagai sebuah sistem pendidikan non-formal melibatkan 3 (tiga) entitas utama, yaitu: penyuluh, petani, dan Badan Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai organisasi yang menaungi penyuluh pertanian. Efektivitas program kegiatan penyuluhan pertanian diyakini mampu mewujudkan keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan pertanian. Berbagai metode komunikasi dan pemanfaatan TIK dapat digunakan untuk meningkatkan efektivitas kegiatan penyuluhan pertanian. Pada kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di BPP Selaawi, Program Studi D3 Sistem Informasi Universitas Telkom membuat solusi berupa sebuah aplikasi web sebagai media untuk menyebarluaskan program kerja BPP sekaligus menjadi pusat pengetahuan bagi penyuluh dan petani. Solusi ini mampu memenuhi tujuan BPP, yaitu program kerja penyuluhan. Selain itu, aplikasi web yang dibangun juga menjadi media elektronik untuk memperkenalkan dan memetakan komoditas hasil tani di wilayah kerja BPP Seelawi. Aplikasi web yang dihasilkan telah disosialisasikan kepada 20 penyuluh yang hadir sebagai peserta pada pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Lebih dari 90% peserta menyatakan bahwa fitur yang disediakan pada aplikasi web sudah sesuai dengan kebutuhan penyuluh pertanian dan BPP serta bermanfaat bagi penyuluh, petani, dan masyarakat umum.
Comparative Evaluation of Deep Learning Models for Real-Time Waste Classification Sari Dewi Budiwati; Guntur Prabawa Kusuma; Nishanth Shanmugam; Sujai Samraj; Bagas Catur Santoso; Ova Syahdira Pramondari; Fakhira Nur Aini
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10 No 4 (2026): August 2026
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v10i4.7455

Abstract

Waste management has become a pressing global challenge due to rapid urbanization and population growth, leading to increased environmental pollution and resource depletion. Automating waste segregation using deep learning can significantly improve recycling efficiency and reduce manual labor. In this study, five deep learning models: YOLOv8, YOLOv5, MobileNetV2, Single Shot Multibox Detector (SSD), and Google’s pre-trained EfficientNet, were evaluated for real-time waste detection and classification. A dataset consisting of 15,150 images across 12 waste categories was used for training and testing, representing common household waste materials and evaluated using real-world objects such as water bottles, glass bottles, cans, and used face masks. Testing was conducted on both a high-performance workstation and a Raspberry Pi 4 edge device to assess detection accuracy, inference speed, and practical deployment feasibility. The results indicate that YOLOv8 achieved the highest average accuracy of 83% with reliable performance across diverse object types, whereas EfficientNet achieved moderate accuracy of approximately 60% with higher inference latency. Lightweight models such as MobileNetV2 and SSD were computationally efficient but exhibited lower accuracy, at 42% and 41%, respectively, particularly when handling irregular or overlapping objects. These findings demonstrate that YOLOv8 provides the most effective balance between accuracy and real-time performance, making it well suited for intelligent waste sorting systems.
Implementation of Digitalization and Technology-Driven Waste Management Education Suryatiningsih -; Sari Dewi Budiwati; Inne Gartina Husein; Sugondo Hadiyoso; Vany Octaviany
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i1.10596

Abstract

Waste management remains a major challenge in Lengkong Village, Bandung Regency, due to the limited capacity of existing waste processing facilities and low community participation in source level waste reduction. The current TPS 3R is unable to accommodate waste generated by 13 neighborhood units, resulting in uncontrolled accumulation that poses environmental and public health risks, while community-based waste management practices based on the 3R principles have not been optimally implemented. As an initial effort, the Mekar Arum Mewangi Waste Bank Unit (BSU MAMMA), established in February 2024, has encouraged household level waste sorting among residents of RW 11; however, its impact remains limited. Therefore, this community service program focuses on education on segregated waste management and deposit procedures, training in the development of waste management educational content, and the development of a digital application to support waste bank operations, aiming to improve data management, transaction recording, and reporting. The initiative is implemented in collaboration with the Coimbatore Institute of Technology, which contributes expertise in decentralized and technology-based waste management, and targets BSU MAMMA members and residents of RW 11 with potential expansion to other areas. Through this approach, the program is expected to foster a more participatory, effective, and sustainable waste management system, ultimately enhancing environmental quality and public health in Lengkong Village. Keywords : waste, sorting, waste management, application
Integrasi Edukasi Kesetaraan Gender, Kecerdasan Buatan, dan Kepemimpinan dalam Pengabdian Masyarakat Internasional untuk Pendidikan Berkelanjutan Indrarini Dyah Irawati; Sari Dewi Budiwati; Runik Machfiroh; Augustina Asih Rumanti; Zuhanis Mansor; Izanoordina Ahmad
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Agustus
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i3.793

Abstract

Sustainable development in the digital age requires women’s participation in technology, innovation, and leadership. However, a gender gap exists in access to technology education and the development of digital competencies, particularly for young women. Therefore, Telkom University and Universiti Kuala Lumpur (UniKL) are implementing a community engagement-based community service program to support women’s empowerment through gender education, technology literacy—particularly in Artificial Intelligence (AI)—and leadership development. The program will take place from May 5 to 11, 2026, targeting university students, young women, as well as female students and teachers at SMK Al-Amah Sindulang. Activities included a Studium Generale on gender policy and technology, an AI introduction workshop and hands-on practice with AI tools, as well as the Youth Leadership Academy. Program evaluation was conducted using a Likert-scale questionnaire and open-ended questions. The evaluation results show that the majority of participants responded positively, with 93% stating that the material was relevant to the event’s theme, 87% rating the timing as appropriate, 70.2% strongly agreeing that similar events should continue, and 76% strongly agreeing that AI literacy programs should be held again. In addition, participants also demonstrated an increased understanding of gender equality, technology literacy, and leadership, and showed a high level of interest in the development of digital technology particularly AI and future-ready skills. This program supports SDG 4, SDG 5, SDG 8, and SDG 17 by promoting digital literacy, empowering women, developing future-ready skills, and fostering international collaboration in education- and technology-based community engagement