Hani Adi Wijono
STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

POLA ASUH ORANG TUA PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Ulin Nafiah; Hani Adi Wijono
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : LP3M STIT Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.814 KB)

Abstract

Pola asuh menjadi pendidikan awal yang diterima anak dalam lingkungannya. Melalui pola asuh inilah anak dapat tumbuh dan berkembang. Dan pola asuh inilah yang menjadi nilai utama bagi orang tua, terutama ibu dalam membentuk kepribadian anak. Apabila anak diasuh, dibesarkan dan dididik dengan hal-hal yang bersifat kebaikan, maka anak akan tumbuh pada kebaikan itu dan akan mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat. Sebaliknya, bilamana anak diasuh dengan kekerasan dan kejelekan, maka anak akan tumbuh dengan kekerasan tersebut. Konsep pola asuh dalam perspektif Islam adalah pola asuh yang dapat memberikan keteladanan, nasehat, perhatian atau pengawasan, kebiasaan baik dan juga perhatian terhadap moral anak. Sedangkan konsep pola asuh secara psikologi dapat dibedakan menjadi empat, yakni pola asuh demokratis, otoriter, permisif, serta yang bersifat ancaman.
POLA ASUH ORANG TUA PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Hani Adi Wijono; Ulin Nafiah; Nurul Lailiyah
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 1 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : LP3M IAI Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v1i2.296

Abstract

Pola asuh menjadi pendidikan awal yang diterima anak dalam lingkungannya. Melalui pola asuh inilah anak dapat tumbuh dan berkembang. Dan pola asuh inilah yang menjadi nilai utama bagi orang tua, terutama ibu dalam membentuk kepribadian anak. Apabila anak diasuh, dibesarkan dan dididik dengan hal-hal yang bersifat kebaikan, maka anak akan tumbuh pada kebaikan itu dan akan mendapatkan kebahagiaan dunia akhirat. Sebaliknya, bilamana anak diasuh dengan kekerasan dan kejelekan, maka anak akan tumbuh dengan kekerasan tersebut. Konsep pola asuh dalam perspektif Islam adalah pola asuh yang dapat memberikan keteladanan, nasehat, perhatian atau pengawasan, kebiasaan baik dan juga perhatian terhadap moral anak. Sedangkan konsep pola asuh secara psikologi dapat dibedakan menjadi empat, yakni pola asuh demokratis, otoriter, permisif, serta yang bersifat ancaman.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Mahasiswa Prodi BPI STIT Al-Urwatul Wutsqo Melalui Pelatihan Penulisan Artikel Ali Mustofa; Ahmad Budiyono; Ikfi Khoulita; Arif Rahman Hakim; Hani Adi Wijono
An Naf'ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan pengabdian kepada masyarakat (LP3M) STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/annafah.v3i2.2392

Abstract

Writing skills are one of the most important basic skills that students must possess, both in academic and professional contexts. Writing is not just about expressing ideas, but also a means of critical thinking, logical argumentation, and systematic communication of ideas in accordance with the rules of good and correct language. Unfortunately, the reality on the ground shows that many students still struggle to produce well-structured, coherent writing with depth of analysis. This situation certainly poses a challenge for universities in preparing graduates who are not only theoretically competent but also able to communicate their ideas through writing. To address these issues, the Student Creativity Programme (PKM) was established with the aim of improving students' writing skills through a range of integrated activities. The main activities include academic writing training, creative writing workshops, and intensive mentoring by experienced mentors. The programme's implementation method emphasises a participatory approach, hands-on practice, and continuous evaluation that focuses on the participants' writing outcomes. Program outcomes demonstrate significant improvements in writing structure, idea development, and language accuracy. Students also appear more confident in producing written works, both scientific and non-scientific. Thus, this programme can serve as a strategic model for the sustainable and practical development of students' writing skills in higher education.