Dewi Wahyu Utami
Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN AFIKSASI DAN EJAAN PADA ARTIKEL BERITA DI MEDIA MASSA ONLINE HARIANE.COM EDISI SEPTEMBER 2022 Dewi Wahyu Utami; Wahyu Fajar Lestari; Zanida Zulfana Kusnasari; Chafit Ulya
Jurnal Metamorfosa Vol 11 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v11i1.1945

Abstract

Salah satu kesalahan yang sering ditemukan dalam tataran morfologi adalah kesalahan afiksasi dan ketidaktepatan ejaan. Kesalahan-kesalahan bahasa tersebut seringkali membuat pembaca salah menafsirkan dan menyebabkan ungkapan penulis tidak dapat tersampaikan dengan baik. Penelitian ini menggunakan dan menerapkan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang membahas fenomena sosial, budaya, dan tingkah laku manusia. Tahapan penelitian kualitatif dimulai dengan memilih objek penelitian yaitu surat kabar online Hariane.com edisi September. Kemudian dilanjutkan dengan pengumpulan data berkaitan dengan objek penelitian. Setelah data diperoleh, tahap berikutnya adalah menyusun catatan data dan menganalisisnya. Ditemukan beberapa kesalahan pada tataran morfologi dalam media massa online Hariane.com edisi September 2022. Kesalahan yang ditemukan berupa peluluhan afiks dan penghilangan afiks. Banyak ditemukan kesalahan penulisan kata baku dan preposisi dalam tataran ejaan. Penelitian ini bertujuan mencari kesalahan pemakaian afiksasi dan ejaan yang sering ditemukan pada media massa serta memperbaikinya. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memilih topik dan mengkaji lebih dalam lagi mengenai penyebab kesalahan pada tataran morfologi (khususnya afiksasi) dan ejaan.
Kajian Aksiologi Bahasa Indonesia sebagai Nilai dan Identitas Bangsa dalam Perspektif Filsafat Ilmu Dewi Wahyu Utami; Fernanda Dafittra; Wahyu Mardaning Hardiyanti; Audrey Zhafira Salma; Sarwiji Suwandi
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i1.6741

Abstract

This study aims to examine the axiological values ​​in the Indonesian language, the function of Indonesian as a national identity, and the axiological function of language in the life of the nation and state. This study uses a qualitative method with a descriptive-analytical approach through a literature review of various literatures. The data collection technique uses a literature review (library research). The data sources of this study come from books on the philosophy of science, scientific articles indexed by Sinta, and national journals relevant to the theme of language, values, and national identity. Data analysis is carried out through several stages, including collecting relevant literature, the process of coding texts containing social, cultural, and moral values, then categorizing themes according to the types of values ​​found, followed by philosophical interpretation, and ending with drawing conclusions regarding the position of the Indonesian language as an axiological entity. The results of the study indicate that the Indonesian language has three main dimensions of value, namely social values, cultural values, and moral values. The social value of the Indonesian language is evident through its role in building togetherness, equality, and unity. Its cultural values ​​are manifested in the preservation of local wisdom, cultural richness, and diversity, while its moral values ​​are reflected through the use of polite, honest, and ethical language. Furthermore, Indonesian serves as a medium for education, the development of knowledge, and the expression of national ideology, affirming national identity.