H.R. Utami
Universitas PGRI Semarang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif dalam Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar Herma Dwi Handayani; Asropah Asropah; H.R. Utami
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14535

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mendeskripsikan wujud tindak tutur direktif dan ekspresif dalam Novel Surat Kecil Untuk Tuhan karya Agnes Davonar.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Novel, data dalam penelitian ini adalah kalimat dalam Novel Surat Kecil Untuk Tuhan.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 76 data tindak tutur direktif dan 47 data tindak tutur ekspresif dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar diantaranya, tindak tutur direktif memaksa ada 3 data, tindak tutur direktif mengajak ada 7 data, tindak tutur direktif meminta ada 19 data, tindak tutur direktif menyuruh ada 10 data, tindak tutur direktif menagih ada 4 data, tindak tutur direktif mendesak ada 1 data, tindak tutur direktf memohon ada 13 data, tindak tutur direktif menyarankan ada 7 data, tindak tutur direktif memerintah ada 1 data, tindak tutur memberi aba-aba ada 9 data, dan tindak tutur direktif menantang ada 2 data. Dan Jenis tindak tutur ekspresif memuji ada 10 data, tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih ada 7 data, tindak tutur ekspresif mengkritik ada 2 data, tindak tutur ekspresif mengeluh ada 15 data, tindak tutur ekspresif menyalahkan ada 8 data, dan tindak tutur ekspresif mengucap selamat ada 5 data.
Kesantunan dalam Berbahasa Indonesia H.R. Utami
Sasindo Vol 7, No 1 (2019): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v7i1.15237

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa dalam masyarakat dari kacamata kebahasaan dan prinsip Pragmatik. Dalam proses penelitiannya, data berasal dari sejumlah fenomena sosial dalam penggunaan bahasa di masyarakat. Hasilnya disajikan secara kualitatif. Temuan yang kemudian diperoleh di antaranya bahwa bahasa yang santun meliputi faktor kebahasaan, yaitu dari segi diksi, strukur kalimat, modus, dan tanda baca. Dari segi Pragmatik, kesantunan bahasa dilihat dari pematuhannya pada prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan.
Tindak Tutur Direktif dan Ekspresif dalam Novel Surat Kecil untuk Tuhan Karya Agnes Davonar Herma Dwi Handayani; Asropah Asropah; H.R. Utami
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14535

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mendeskripsikan wujud tindak tutur direktif dan ekspresif dalam Novel Surat Kecil Untuk Tuhan karya Agnes Davonar.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Novel, data dalam penelitian ini adalah kalimat dalam Novel Surat Kecil Untuk Tuhan.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan 76 data tindak tutur direktif dan 47 data tindak tutur ekspresif dalam novel Surat Kecil untuk Tuhan karya Agnes Davonar diantaranya, tindak tutur direktif memaksa ada 3 data, tindak tutur direktif mengajak ada 7 data, tindak tutur direktif meminta ada 19 data, tindak tutur direktif menyuruh ada 10 data, tindak tutur direktif menagih ada 4 data, tindak tutur direktif mendesak ada 1 data, tindak tutur direktf memohon ada 13 data, tindak tutur direktif menyarankan ada 7 data, tindak tutur direktif memerintah ada 1 data, tindak tutur memberi aba-aba ada 9 data, dan tindak tutur direktif menantang ada 2 data. Dan Jenis tindak tutur ekspresif memuji ada 10 data, tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih ada 7 data, tindak tutur ekspresif mengkritik ada 2 data, tindak tutur ekspresif mengeluh ada 15 data, tindak tutur ekspresif menyalahkan ada 8 data, dan tindak tutur ekspresif mengucap selamat ada 5 data.
Kesantunan dalam Berbahasa Indonesia H.R. Utami
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2019): Sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v7i1.15237

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kesantunan berbahasa dalam masyarakat dari kacamata kebahasaan dan prinsip Pragmatik. Dalam proses penelitiannya, data berasal dari sejumlah fenomena sosial dalam penggunaan bahasa di masyarakat. Hasilnya disajikan secara kualitatif. Temuan yang kemudian diperoleh di antaranya bahwa bahasa yang santun meliputi faktor kebahasaan, yaitu dari segi diksi, strukur kalimat, modus, dan tanda baca. Dari segi Pragmatik, kesantunan bahasa dilihat dari pematuhannya pada prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan.
Pola Interaksi antara Pendidik dan Peserta Didik Kelas VIII dalam Pembelajaran Menulis Puisi di SMP Negeri 1 Kendal Tahun Pelajaran 2022/2023 Kiki Anisa Amalia; Ngatmini; H.R. Utami
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pola interaksi antara pendidik dan peserta didik kelas VIII dalam pembelajaran menulis puisi di SMP Negeri 1 Kendal tahun pelajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, rekam, simak dan catat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan Teknik analisis interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan konklusi/verifikasi. Hasil dari penelitian ini terdapat tiga pola interaksi dengan 10 data pola interaksi satu arah, 75 data pola interaksi dua arah, dan 1 data pola interaksi multi arah. Pola interaksi yang paling banyak ditemukan dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VIII SMP Negeri 1 Kendal yaitu pola interaksi satu arah dan pola interaksi dua arah. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, pada pembelajaran menulis puisi kelas VIII di SMP Negeri 1 Kendal belum berjalan secara optimal karena kurangnya interaksi yang dibangun antara pendidik dan peserta didik. Pola interaksi satu arah masih sering digunakan oleh pendidik sebagai pemberi pesan kepada peserta didik tanpa adanya respon yang aktif dari peserta didik. Peserta didik cenderung hanya diam ketika diajak berinteraksi dengan pendidik dan kurang memperhatikan. Pola interaksi dua arah yang terjadi juga masih kurang maksimal dikarenakan respon peserta didik yang kurang mengembangkan pemikirannya dalam kegiatan belajar-mengajar bersama di dalam kelas, sedangkan pola interaksi multi arah jarang terjadi di dalam pembelajaran menulis puisi di kelas VIII ini karena banyaknya respon peserta didik yang hanya diberikan kepada pendidik saja dan tidak adanya respon atau tanggapan antar peserta didik lain.
Gaya Bahasa Retorispada Novel Gagal Move On Karya Eriska Helmisebagai Alternatif Materi Sastra di SMA Indah Lestari; Nanik Setyawati; H.R. Utami
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa retoris serta fungsi gaya bahasa dalam novel Gagal Move On karya Eriska Helmi sebagai alternatif materi sastra di SMA. Metode penelitian ini menggunakan metode padan dan agih. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak catat. Data yang ada pada penelitian terdiri dari satuan lingual yang terdapat gaya bahasa retoris. Hasil Penelitian adalah terdapat dua belas gaya bahasa retoris yaitu aliterasi, asonansi, asindenton, elipsis, eufumisme, tautologi, prolepsis atau antisipasi, perifrasis, eroteris atau pertanyaan retoris, zeugma, koreksio atau epanortosis, hiperbol, oksimoron. Gaya bahasa retoris pada novel Gagal Move On karya Eriska Helmi digunakan untuk menjelaskan sesuatu secara rinci, menekankan suatu hal, memperkuat gagasan atau pernyataan, dan menimbulkan gelak tawa.
Dialek Banyumas pada Tuturan Film Bocah Ngapak Karya Redra Palopike dalam Kanal Youtube Trans7 Eka Nur Amalia; Asropah; H.R. Utami
Sasindo Vol. 13 No. 2 (2025): Juli (2025)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v13i2.154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dialek Banyumas pada tuturan film Bocah Ngapak karya Rendra Palopike dalam kanal YouTube Trans7. Penelitian ini difokuskan mengenai unsur-unsur kebahasaan morfologi dan semantik. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan kajian dialektologi. Sumber data adalah film Bocah Ngapak karya Rendra Polapike dalam kanal YouTube Trans7 yang diduga menggunakan dialek Banyumasan. Wujud data dalam penelitian ini adalah tuturan dialog pada film Bocah Ngapak karya Rendra Polapike dalam kanal YouTube Trans7 yang diduga menggunakan tuturan dialek Banyumasan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan deskriptif. Hasil analisis data dapat diketahui bahwa terdapat wujud morfologi dialek Banyumas dengan bahasa Indonesia, yaitu terdapat unsur morfologi, meliputi: afiksasi prefiks, afiksasi sufiks, afiksasi konfiks, dan reduplikasi dwilingga. Penggunaan wujud semantik dapat diambil salah satu bentuk yaitu sinonim atau persamaan makna, contohnya pada tuturan dialog Banyumas kata kepriwe dan kepriben kedua kata tersebut memiliki bentuk kebahasaan yang sama maknanya atau sinonim, dan kata kepriwe dan kepriben berarti bagaimana merupakan kalimat tanya. Dapat simpulkan bahwa wujud morfologi dan semantik tuturan dialog pada film Bocah Ngapak karya Rendra Polapike dalam kanal YouTube Trans7 ditunjukkan melalui kutipan dialog Banyumas. Unsur morfologi, meliputi: afiksasi prefiks, afiksasi sufiks, afiksasi konfiks, reduplikasi dwilingga, dan reduplikasi dwiwasana, sedangkan unsur semantik, yaitu sinonim,antonim homonim, hiponim, poliselim, dan metonomi.