Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN ISAK NO. 35 TERHADAP LAPORAN KEUANGAN MASJID NURUL HAYAT LEWOLANG Eugenia Hendrini P. Tanan; Asriyanti S. Bali
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ref.v10i2.3364

Abstract

This research is aimed to collect more empirical of ISAK No. 35 related to the Presentation of Financial Statements of Non-profit Oriented Entities at the Nurul Hayat Lewolang Mosque. Data collection techniques used descriptive qualitative methods with interviews, observations and documentation. The study used secondary and primary data. The study resulted in evidence that the financial statements of the Nurul Hayat Lewolang Mosque were not in line with ISAK No. 35. The financial report of the Nurul Hayat Lewolang Mosque which has been adjusted by ISAK No. 35 by classifying transactions, compiling general journals, transferring to ledgers, compiling trial balances. Finally resulted in an accounting process flow in the form of a Statement of Financial Position, Statement of Comprehensive Income, Statement of Changes in Net Assets, and Statement of Cash Flows, as well as Notes to Financial Statements.
Pengaruh Implementasi E-Procurement, Sistem Pengendalian Internal dan Kompetensi Sdm Terhadap Kualitas Pengadaan Barang dan Jasa: Studi Kasus pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa SETDA Provinsi NTT Tahun 2025 Eugenia Hendrini P. Tanan; Fransiscus Nicodemus Naiola
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ptezh460

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh e-procurement, sistem pengendalian internal dan kompetensi SDM terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik survei dimana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengolahan data melalui uji validitas, uji reabilitas, uji normalitas, uji multikolonearitas, uji heterokedastisitas, uji regresi linear berganda, uji f, uji t, dan koefisien determinasi .  Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa e-procurement berpengaruh positif dan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa, di lihat dari analisis t hitung3,801 > t tabel 2,010 dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Sistem pengendalian internal berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa di lihat dari hasil analisis t hitung 1,797 < t tabel 2,010 dengan nilai sig 0,079 > 0,05. Kompetensi SDM berpengaruh positif dan berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa, di lihat dari analisis t hitung 8,526 > t tabel 2,010 dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Dengan demikian dikatakan bahwa Ha diterima atau berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas pengadaan barang dan jasa. Dengan adanya penelitian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pihak instansi untuk meningkatkan kualitas pengadaan barang dan jasa.
ANALISIS ASET TERBENGKALAI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Eugenia Hendrini P. Tanan; Agnes Kidi Beda Mudamakin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1476

Abstract

Dalam pengelolaan aset daerah, keberadaan aset terbengkalai menjadi sebuah masalah yang signifikan di berbagai daerah termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Aset yang tidak dikelola dengan baik bisa menjadi dampak yang besar, terutama dalam pendapatan daerah. Seberapa pengaruh aset Terbengkalai mempengaruhi pendapatan daerah, aset yang dimaksud dalam judul ini adalah aset bangunandi Nusa Tenggara Timur yang tidak terpakai atau tidak berfungsi lagi. Faktor penyebab mengapa aset Terbengkalai seperti kurangnya perencanaan yang matang, alokasi anggaran yang tidak memadai, atau kurangnya keahlian dalam pengelolaan aset tersebut. Berdasarkan uraian diatas maka rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah “Apa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya aset terbengkalai terhadap pendapatan asli daerah?”. Dengan tujuan adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan dari aset Terbengkalai terhadap pendapatan asli daerah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan menggunakan metode penalaran berfikir secara deduktif yaitu menguraikan hal-hal yang bersifat umum kemudian menarik suatu kesimpulan yang bersifat khusus sesuai dengan permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini. Objek penelitian ini adalah pada Aset Terbengkalai milik pemerintah daerah di Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset terbengkalai, seperti Monumen Gedung Pancasila, memberikan dampak negatif terhadap PAD karena potensi penerimaan dari sektor pariwisata, sewa, maupun aktivitas ekonomi masyarakat sekitar tidak terealisasi. Selain itu, aset terbengkalai menimbulkan beban tambahan berupa biaya pemeliharaan dan pengamanan. Kondisi ini memperlihatkan adanya inefisiensi tata kelola aset daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan aset terbengkalai berimplikasi langsung maupun tidak langsung terhadap rendahnya kinerja PAD di Provinsi NTT. Optimalisasi pemanfaatan aset terbengkalai melalui perbaikan regulasi, koordinasi lintas instansi, serta strategi pemanfaatan jangka panjang, seperti kemitraan public private partnership (PPP), diperlukan agar aset dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah dan Pertumbuhan Belanja Modal Terhadap Fiscal Stress Wilsna Rupilu; Eugenia Hendrini P. Tanan; Marthini Lakusa
Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2023): Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis
Publisher : Univiversitas Dr. Djar Wattiheluw

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/PublicPolicy.v4.i1.p47-63

Abstract

This study aims to find out how the growth of PAD and capital expenditure of the regional government on the mainland of TimorIsland are affected by budget pressure (fiscal stress). Quantitative research methods and statistical analysis were used in this study. The data used is secondary data in the form of document data as the main means of data collection. Some common methods used to analyze data are linear regression analysis, hypothesis testing, and the use of classical assumptions. The results showed that the growth of PAD PEMDA mainland island of Timor had a positive effect on fiscal stress, besides that the results also showed that capital expenditure had a negatif effect on fiscal stress and simultaneously or simultaneously PAD and capital expenditure had an effect on fiscal stress.
Determinants of Sharia Bank Firm Value with Financial Performance as a Moderating Variable Wilsna Rupilu; Eugenia Hendrini P. Tanan; Agnes Kidi Beda Mudamakian
Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis Vol. 6 No. 1 (2025): Public Policy : Jurnal Aplikasi Kebijakan Publik dan Bisnis
Publisher : Univiversitas Dr. Djar Wattiheluw

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the impact of Islamic Good Corporate Governance, Islamic Corporate Social Responsibility, Intellectual Capital, and Firm Size on Firm Value. Using a causal quantitative approach, the study analyzed 13 Islamic banking companies registered with the Indonesian Financial Services Authority (OJK) from 2019 to 2023. A purposive sampling technique resulted in a sample of 45 companies. Hypothesis testing was conducted using multiple linear regression and moderated regression analysis (MRA). The findings show that all independent variables influence Firm Value. Additionally, ROA moderates the relationship between Islamic Good Corporate Governance, Islamic Corporate Social Responsibility, and Firm Size with Firm Value but does not moderate the relationship between Intellectual Capital and Firm Value.
ANALISIS ASET TERBENGKALAI TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Eugenia Hendrini P. Tanan; Agnes Kidi Beda Mudamakin
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1476

Abstract

Dalam pengelolaan aset daerah, keberadaan aset terbengkalai menjadi sebuah masalah yang signifikan di berbagai daerah termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Aset yang tidak dikelola dengan baik bisa menjadi dampak yang besar, terutama dalam pendapatan daerah. Seberapa pengaruh aset Terbengkalai mempengaruhi pendapatan daerah, aset yang dimaksud dalam judul ini adalah aset bangunandi Nusa Tenggara Timur yang tidak terpakai atau tidak berfungsi lagi. Faktor penyebab mengapa aset Terbengkalai seperti kurangnya perencanaan yang matang, alokasi anggaran yang tidak memadai, atau kurangnya keahlian dalam pengelolaan aset tersebut. Berdasarkan uraian diatas maka rumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah “Apa faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya aset terbengkalai terhadap pendapatan asli daerah?”. Dengan tujuan adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan dari aset Terbengkalai terhadap pendapatan asli daerah. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan menggunakan metode penalaran berfikir secara deduktif yaitu menguraikan hal-hal yang bersifat umum kemudian menarik suatu kesimpulan yang bersifat khusus sesuai dengan permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini. Objek penelitian ini adalah pada Aset Terbengkalai milik pemerintah daerah di Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aset terbengkalai, seperti Monumen Gedung Pancasila, memberikan dampak negatif terhadap PAD karena potensi penerimaan dari sektor pariwisata, sewa, maupun aktivitas ekonomi masyarakat sekitar tidak terealisasi. Selain itu, aset terbengkalai menimbulkan beban tambahan berupa biaya pemeliharaan dan pengamanan. Kondisi ini memperlihatkan adanya inefisiensi tata kelola aset daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan aset terbengkalai berimplikasi langsung maupun tidak langsung terhadap rendahnya kinerja PAD di Provinsi NTT. Optimalisasi pemanfaatan aset terbengkalai melalui perbaikan regulasi, koordinasi lintas instansi, serta strategi pemanfaatan jangka panjang, seperti kemitraan public private partnership (PPP), diperlukan agar aset dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.