Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Anteseden Ekuitas Merek Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Samsung Di Indonesia Puspa Leni; Jumiatul Mulya; Eliza Eliza
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 17, No 2 (2023): Vol 17 No. 02 JANUARI 2023
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v17i2.4121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dimensi brand equity terhadap keputusan pembelian smartphone Samsung di Indonesia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain asosiatif. Jumlah sampel adalah 100 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non probability sampling dengan jenis purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Uji hipotesis dengan uji t dan uji f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial  brand awarenesss, brand association, dan brand loyalty berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Perceived quality berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Brand awareness,brand association, perceived quality dan brand loyalty berpengaruh positif dan signifikan secara simultan  terhadap keputusan pembelian. Nilai adjusted R2 88,1% artinya dimensi brand equity yang terdiri dari; brand awareness, brand association, perceived quality dan brand loyalty mampu mempengaruhi keputusan pembelian dengan persentase mencapai 88,1% sedangkan 11,9% dipengaruhi oleh variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk meningkatkan keputusan pembelian perlu dipertimbangkan pengaruh dari dimensi brand equity. Kata Kunci: Keputusan Pembelian, Brand Awareness, Brand Association, Perceived Quality, Brand Loyalty
Analisis Kebutuhan Dalam Penetapan Konsep Dasar Model Pelatihan Kewirausahaan Manajemen Krisis Berbasis Teknologi Dewi, Muharika; Eliza, Eliza; Leni, Puspa
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.6842

Abstract

Pandemi (COVID-19) adalah pandemi yang tidak hanya menyebabkan kerusakan kesehatan manusia, salah satu dampak lain yang dirasakan adalah buruknya kondisi sektor perekonomian, UMKM di dunia seharusnya melakukan reaksi, pembuat keputusan kebijakan untuk mengidentifikasi tren utama saat dan setelah COVID-19. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis kebutuhan sebagai dasar penetapan konsep pengembangan model pelatihan kewirausahaan manajemen krisis berbasis teknologi dan menetapkan rancangan tujuan pelaksanaan pelatihan. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk memperoleh data analisis kebutuhan, dengan sampel 15 orang perwakilan UMKM Kota Payakumbuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep dasar model pelatihan kewirausahaan manajemen bisnis berbasis teknologi pada tahapan front-end analysis menyatakan bahwa terdapat masalah pada pengurangan produktivitas usaha, akibat berkurangnya permintaan pada produk UMKM, perlu ada penyesuaian manajemen wirausaha berbasis perubahan aktivitas bisnis berbasis teknologi digital. Dibutuhkannya pelatihan yang dapat membantu pelaku UMKM memiliki kemampuan menjalankan usaha di masa krisis COVID 19. Learner analysis menunjukkan keseriusan UMKM untuk melaksanakan marketing online yang sampai saat ini terus dikembangkan, pemahaman UMKM tentang persaingan global diera disrupsi menjadi meningkat semenjak adanya wabah COVID-19. Temuan penelitian pada perancangan model pelatihan kewirausahaan manajemen krisis berbasis teknologi dengan berdasarkan task analysis (analisis tujuan pelatihan) menemukakan bahwa rancangan kebutuhan kemampuan pelatihan pada kencapaian kemampuan pada 1) transformasi perencanaana bisnis dalam fungsi perencanaan usaha, 2) revolusi organisasi usaha berbasis teknologi dalam fungsi organizing, 3) harmonisasi pelaksanaan usaha sesuai kebutuhan masyarakat yang bersifat dinamis, dan 4)  review dan revisi usaha dalam rangka merumusakan perencanaan berkala menyesuaikan keadaan, kegiatan ini dalam fungsi controlling pada manajemen usaha. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, Kewirausahaan, Model Pelatihan, UMKM, Pandemic                                    COVID-19