Rahma Febriyanti
Universitas Islam Lamongan, Indonesia

Published : 9 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Efektivitas LKS Berbasis Etnomatematika dengan Pendekatan STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Novitasari Novitasari; Rahma Febriyanti; Ika Aprillia Wulandari
Vygotsky : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 1 (2022): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.014 KB) | DOI: 10.30736/voj.v4i1.521

Abstract

Penelitian lebih lanjut terkait LKS yang telah dikembangkan dilakukan dalam upaya melihat keefektifan LKS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian yang melibatkan siswa kelas IX sebagai subjek penelitian kelas kontrol maupun eksperimen ini merupakan penelitian quasi-experimental. Berdasarkan uji ANCOVA (Analysis of Covariance) dan regresi, penggunaan LKS berbasis etnomatematika dengan pendekatan STEM memiliki perbandingan hasil Critical Thinking Ability Test (CTAT) yang lebih tinggi daripada pembelajaran tanpa menggunakan LKS berbasis etnomatematika dengan pendekatan STEM. Sehingga, simpulan yang diperoleh adalah penggunaan LKS berbasis etnomatematika dengan pendekatan STEM efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pola Pemecahan Masalah Matematika Pada Siswa yang Berkemampuan Setara Rahma Febriyanti; Novitasari Novitasari
Vygotsky : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 2 (2019): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.579 KB) | DOI: 10.30736/vj.v1i2.126

Abstract

Pemecahan masalah merupakan hal penting yang harus dimiliki semua orang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pola pemecahan masalah matematika berkemampuan setara. Subjek penelitian ini yaitu dua siswa yang memiliki kemampuan matematika sedang dengan selisih maksimal 5. Dalam memahami masalah, kedua siswa menggunakan pola sama yaitu terlebih dahulu membaca kembali masalah yang diberikan dan menyebutkan apa yang diketahui dan ditanyakan; dalam merencanakan penyelesaian masalah kedua siswa menggunakan pola sama yaitu mencoba-coba tetapi strategi yang digunakan dalam mencoba berbeda; dalam melaksanakan rencana penyelesaian kedua siswa menggunakan cara coba-coba untuk memperoleh bilangan yang sesuai, menuliskan jawaban secara langsung tanpa menyertakan perhitungan; dalam memeriksa kedua siswa menghitung ulang jawaban dan mengungkapkan tafsiran dari jawaban yang diperoleh.
Kemampuan Bernalar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Pada Soal Cerita Perbandingan Bilangan Bulat Rahma Febriyanti
Vygotsky : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 1, No 1 (2019): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.601 KB) | DOI: 10.30736/vj.v1i1.90

Abstract

Penalaran siswa merupakan aspek penting dalam mempelajari matematika. Penelitian ini bertujuan mengetahui penalaran siswa kelas V sekolah dasar pada soal cerita perbandingan bilangan bulat. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V yang terdiri dari 20 siswa. Berdasarkan tes matematika dan tes penalaran, selanjutnya dipilih 2 siswa (1 laki-laki dan 1 perempuan) yang memiliki nilai setara sebagai subjek penelitian. Wawancara dilakukan berdasarkan tes penalaran soal cerita perbandingan bilangan bulat. Subjek perempuan memiliki kemampuan bernalar yang baik dengan menggunakan urutan bilangan. Sedangkan subjek laki-laki memiliki kemampuan bernalar yang cukup dengan menggunakan gambar dalam membandingkan bilangan bulat pada soal cerita. Hasil tersebut menyarankan sebaiknya guru melatih siswa untuk lebih mengeksplor penalarannya pada soal cerita.
Analisis Kesalahan Siswa Sekolah Menengah Atas dalam Memecahkan Masalah Geometri Rahma Febriyanti; Novitasari Novitasari; Nabila Syarifah Zakiyah
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 15, No 1 (2022): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v15i1.34221

Abstract

Penyelesaian masalah di kehidupan sehari-hari erat kaitannya dengan matematika. Namun, masih banyak siswa yang belum dapat menyelesaikan masalah tersebut secara matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengkaji kesalahan yang dilakukan siswa sekolah menengah atas dalam menyelesaikan masalah pada pokok bahasan geometri berdasarkan langkah pemecahan masalah Polya. Subyek penelitian ini yaitu 19 siswa SMA kelas 12 yang telah menyelesaikan masa belajar dan dalam masa mengikuti seleksi perguruan tinggi. Data penelitian diperoleh dari tes pemecahan masalah dan wawancara pada subyek. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, Kesalahan yang banyak dilakukan oleh siswa yaitu dalam merencanakan penyelesaian masalah dan melaksanakan rencana penyelesaian masalah. Kesalahan yang dilakukan siswa disebabkan karena kurangnya pemahaman siswa dalam menguasai materi dan mengaitkan berbagai materi sehingga tidak dapat memecahkan masalah secara logis dan benar. Hasil penelitian ini merekomendasikan guru-guru untuk memberikan contoh masalah dan melatihkan pemecahan masalah yang lebih kompleks sehingga siswa dapat meminimalisir kesalahan dalam menyelesaikan masalah.
EKSPLORASI PENGETAHUAN CALON GURU MATEMATIKA TENTANG PROSES PENALARAN MATEMATIS SISWA Rahma Febriyanti; Novitasari Novitasari; Nur Ilmayasinta; Dita Fitria Wati
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 5, No 6 (2022): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v5i6.12950

Abstract

The development of mathematical reasoning is part of an important process that needs to be taught to students, as reflected in teacher education. This study focuses on the education of prospective teachers of mathematics which aims to describe the knowledge of prospective teachers about students' mathematical reasoning processes. The subjects of this study were prospective mathematics teacher students who were selected by purposive sampling. The instruments used include math assignments and interview guidelines. Data analysis techniques with data reduction, data presentation, data interpretation, and making conclusions. The results of this study indicate that the knowledge of the reasoning process carried out by prospective mathematics teachers is organized into 3 levels of knowledge in each reasoning process that appears, namely generalizing, justifying, classifying, and exemplifying. At the level of knowledge of the reasoning process, student teacher candidates still have difficulty in analyzing students' reasoning processes, using the meaning of terms in everyday life, and only considering the correct reasoning process. An important aspect of the reasoning process is developing knowledge by completing the means as a medium to understand the reasoning process in each student's learning.
Prediksi Deret Waktu Manajemen Lalu Lintas M Ulul Albab; Elly Anjarsari; Rahma Febriyanti; Marissa Dewi Fatimah
Jurnal Axioma : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/axi.v8i1.1988

Abstract

Optimizing customer service for the number of drivers in an area through real-time transportation service industry online to scale up. In this paper, the dataset used is traffic management accompanied by attributes such as level 6 geohash, day, timestamp, and demand. The dataset used is a sample from geohash6 coded qp0991, containing online transportation demands from 01/04/2018 until 31/05/2018 (61 days). The training datasets are from the qp0991 code sample, starting from 01/04/2018 until 10/05/2018 and the remaining datasets are used as the testing datasets. The percentages for training and testing are respectively 67% and 33%. The methods applied to construct the objective function are three different forecasting methods, namely the Naïve approach, auto-regressive integrated moving average (ARIMA), and simple exponential smoothing. The results of this study indicate that the simple exponential smoothing method is better than the naïve approach and auto-regressive integrated moving average based on the root mean square error (RMSE), mean absolute error (MAE), and mean absolute percentage error (MAPE). The simple exponential smoothing has an accuracy rate of 98.7% for the RMSE value, 98.9% for the MAE value, and 88.81% for the MAPE value. Keywords: time series, traffic management
PENDEKATAN INKUIRI BERBASIS ETNOMATEMATIKA: ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATERI BANGUN DATAR Novitasari Novitasari; Rahma Febriyanti; Elly Anjarsari; Rayinda Aseti Prafianti; Erra Noer Rohmania Aishwaray
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol 6, No 2 (2023): Maret
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v6i1.14383

Abstract

Creative thinking is one of the most important aspects of learning, with creative thinking students can develop their abilities in every material being taught. This study aims to describe students' creative thinking skills in learning using an ethnomathematical-based inquiry learning model on two-dimensional figure. This research is a qualitative descriptive study. The subjects of this study were 9th grade students of junior high school, which amounted to 15 people. Data collection techniques used in the form of test-based interviews and questionnaires. The data obtained were then analyzed using data analysis techniques with the stages of condensing data, data display, and conclusions drawing. The results showed that each group had different levels of creative thinking ability. The results of this study indicate that each group has a different level of creative thinking ability. There are two groups that have the ability to think creatively at level 3 (creative) which is indicated by the fulfillment of two components of creative thinking ability, namely fluency and flexibility. Meanwhile, one other group has a level of creative thinking ability in the quite creative category (level 2) which only fulfills one component of creative thinking ability, namely flexibility.
The Effect of the Problem-Based Learning Model on The Numeracy Ability of Grade X Students in Solving AKM Problems on Opportunity Material Nur Ilmayasinta; Rahma Febriyanti; Wifadah Kurniyawati
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted on grade X students of a public senior high school in Karangbinangun, Lamongan, Indonesia, on opportunity material by applying Problem-Based Learning (PBL) model. This study aims to determine the effect of the PBL model on students' numeracy ability in solving Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) problems on opportunity material. This research is quantitative research using a nonequivalent control group design. The sampling technique used in this study was purposive sampling. Data collection techniques in this study used test instruments, whereas the validity, reliability, differentiating power, and difficulty index have been explained. The data analysis techniques used independent sample t-test and N-gain test. The results showed that applying the PBL model could improve the numeracy ability of students in solving AKM problems on opportunity material. This is evidenced by the difference in the average post-test score obtained by students in the experimental class (88) and in the control class (84). Based on the calculation of the average pretest and post-test in both classes, the percentage of numeracy ability of students in the experimental class was 55.62%, while the percentage of numeracy ability of students in the control class was 51.73%. The calculation of the independent sample t-test also shows significance in the value of sig. (2-tailed) less than 0.05 (0.000 < 0.05). Therefore, the PBL model affects students' numeracy abilities.
Peningkatan Minat Belajar Matematika Secara Daring Pada Masa Pandemi di Desa Garung Lamongan Rahma Febriyanti; Nur Ilmayasinta; Kiftiyatus Sholikah; Rahmi Catur Kartika Sari
TAAWUN Vol. 2 No. 01 (2022): TA'AWUN FEBRUARY 2022
Publisher : Pusat Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Fattah Siman Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/taawun.v2i01.233

Abstract

Pandemi covid telah mengubah pola belajar siswa sehingga menyebabkan menurunnya minat belajar siswa. SDN 1 Garung merupakan salah satu sekolah yang terdampak. Banyak siswa yang mengalami penurunan minat belajar secara daring di masa pandemi. Oleh karena itu diperlukan kegiatan pembimbingan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa secara daring. Metode yang dilakukan yaitu dengan melakukan pembimbingan belajar dengan aplikasi yang menarik secara online yang diberikan melalui WhatsApp. Pemberian kuisioner dilakukan sebelum dan setelah pembimbingan untuk mengetahui sejauh mana minat belajar siswa. Hasil dari kegiatan ini yaitu siswa SDN 1 Garung mengalami peningkatan minat yang baik yaitu 11% dalam mengikuti pembelajaran matematika secara daring. Hal ini ditunjukkan dengan antusias siswa saat pembelajaran daring berlangsung yaitu dengan aktif bertanya dan menanggapi materi yang disampaikan.